Looking for Metodologi Penelitian B test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Metodologi Penelitian B at eldiru.unsoed.ac.id.
Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!
Saat Anda menyiapkan naskah yang direvisi, ikuti dengan cermat saran dari reviewers. Dalam naskah yang direvisi, Anda harus menyorot semua bagian yang direvisi, yang memudahkan editor dan reviewer untuk melihat bagaimana Anda merespons. Naskah revisi Anda juga perlu disertai dengan dokumen rinci (bantahan/rebuttal) di mana Anda mencantumkan perubahan dan memberikan penjelasan Anda untuk revisi.
Sebagian besar jurnal menawarkan publikasi 'informasi pendukung' (atau 'bahan pelengkap'): suplemen ini bukan bagian dari makalah utama, tetapi biasanya merupakan tempat penyimpanan data, gambar, tabel, turunan matematika, dll. yang mungkin disukai pembaca untuk berkonsultasi dalam rangka pemahaman yang lebih dalam, berisi data tambahan untuk pemahaman umum tentang makalah ini
Tugas menulis karya ilmiah dan mengirimkannya ke sebuah penerbit jurnal untuk publikasi membutuhkan waktu yang singkat dan seringkali merupakan tugas yang relatif mudah.
Menulis bagian Hasil dan Pembahasan adalah salah satu bagian yang lebih sulit dari naskah artikel ilmiah. Studi masa lalu digunakan untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai perlunya topik penelitian dilakukan. Bagian ini juga akan memberikan pembaca harus merasa bahwa pertanyaan penelitian jelas, ringkas, dan layak untuk dipelajari.
Banyak penulis yang berpengalaman menulis sebuah artikel ilmiah dari hasil mereka terlebih dahulu, diikuti dengan diskusi, dalam upaya untuk "tetap sesuai jalur" pada hasil mereka dan tidak menyimpang ke area tambahan. Biasanya dua bagian terakhir yang akan ditulis adalah kesimpulan dan abstrak.
Biasanya, artikel ilmiah disusun dalam subbagian berikut ketika disubmit dalam suatu jurnal ilmiah: (1) judul, (2) nama penulis dan afiliasinya, (3) kata kunci, (4) abstrak grafis, (5) abstrak, (6) pendahuluan, (7) bagian eksperimen, (8) hasil dan diskusi, (9) kesimpulan, (10) pengakuan dan ucapan terimakasih, (11) referensi, (12) daftar keterangan gambar, (13) gambar.
Abstrak perlu memuat informasi kuantitatif sebanyak mungkin. Jika Anda memiliki data baru dan signifikan, berikan dan tuangkan dalam bagian abstrak.
Jika kontribusi seseorang tidak cukup untuk membenarkan kontribusinya sebagai penulis, dukungan individu dapat benar diakui dalam catatan kaki, kata pengantar atau pengakuan. Penulisn kehormatan di mana tidak ada kontribusi seperti itu tidak diperbolehkan.
Melakukan penelitian ilmiah dan klinis hanya awal dari sebuah penemuan. agar hasil penelitian dapat diakses oleh profesional lain dan memiliki efek potensial pada komunitas ilmiah yang lebih besar, itu harus ditulis dan dipublikasikan
Berikut ini adalah lima alasan utama untuk menolak suatu artikel untuk dipublikasikan oleh Jurnal ilmiah: 1) analisis statistik yang tidak sesuai, tidak lengkap, atau tidak cukup dijelaskan; 2) interpretasi hasil yang berlebihan; 3) penggunaan populasi atau instrumen yang tidak tepat, suboptimal, atau kurang terdeskripsikan; 4) sampel kecil atau bias; dan 5) teks dan bahasa yang ditulis dengan buruk atau sulit untuk diikuti.