logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

BAHASA INDONESIA KELAS 11 - AMELIA EPADILA RIZKY, S.PD.

Looking for BAHASA INDONESIA KELAS 11 - AMELIA EPADILA RIZKY, S.PD. test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for BAHASA INDONESIA KELAS 11 - AMELIA EPADILA RIZKY, S.PD. at moodle.igs.my.id.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Perhatikan gambar di bawah ini!

mc010-1.jpg

Berdasarkan jenisnya, bentuk cuplikan informasi resensi film di atas termasuk ke dalam...
0%
0%
0%
100%
0%
View this question
Perhatikan gambar di bawah ini!

mc010-1.jpg

Berdasarkan jenisnya, bentuk cuplikan informasi resensi film di atas termasuk ke dalam...
0%
0%
0%
100%
0%
View this question
Bacalah teks resensi di bawah ini dengan cermat!

Resensi Buku "Cantik Itu Luka"

Judul Buku: Cantik Itu Luka

Penulis: Eka Kurniawan

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2002

(1) Novel Cantik Itu Luka dibuka dengan kemunculan kembali Dewi Ayu dari kubur setelah dua puluh satu tahun kematiannya. Peristiwa tak masuk akal ini menjadi pintu gerbang bagi pembaca untuk memasuki sejarah panjang dan kelam sebuah kota fiktif di Jawa Barat, Halimunda, yang sarat dengan kekerasan, kolonialisme, seksualitas, dan mitologi. Eka Kurniawan berhasil meramu realisme magis ala Gabriel García Márquez dengan kearifan lokal Nusantara.

(2) Dewi Ayu, sang protagonis, adalah seorang pelacur legendaris yang memiliki empat anak perempuan dari ayah yang berbeda. Tiga anak pertamanya cantik jelita, sedangkan anak bungsunya yang lahir setelah Dewi Ayu kembali dikurung militer berwajah buruk rupa. Sejak awal cerita, nasib Dewi Ayu dan keturunannya telah dikutuk oleh sejarah dan tragedi masa lalu.

(3) Narasi novel ini meloncat-loncat secara kronologis, bergeser dari masa penjajahan Belanda ke pendudukan Jepang, masa kemerdekaan, hingga masa Orde Baru. Struktur ini menuntut fokus tinggi dari pembaca, tetapi justru menjadi kekuatan utama yang menawan. Dengan cara ini, Eka Kurniawan tidak hanya menceritakan kisah individu, tetapi juga sejarah Indonesia yang penuh trauma dan kepalsuan.

(4) Salah satu keunggulan terbesar novel ini adalah penggambaran karakter. Mulai dari Ma Iyang yang tabah, Kliwon yang muram dan berdaya magis, hingga Rengganis yang cantik namun terkutuk. Setiap tokoh digambarkan dengan kedalaman psikologis yang memuaskan, membuat kisah mereka seburuk apa pun nasibnya selalu terasa otentik dan memilukan. Novel ini bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang cara manusia bertahan dalam krisis moral dan sejarah.

(5) Dalam konteks kesusastraan Indonesia, Cantik Itu Luka merupakan sebuah anomali. Eka Kurniawan berani mendobrak batas antara sastra tinggi dan sastra populer, mencampurkan hantu, legenda, komedi gelap, dan kekejaman. Melalui novel ini, ia seolah menyatakan bahwa semua tema, sekotor atau sejelik apa pun, sah untuk diangkat, asalkan digarap dengan serius. Novel ini adalah sebuah karya monumental yang telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dan diakui secara internasional.

(6) Namun, di balik pujian, beberapa kritikus menilai bahwa novel ini terlalu padat dengan unsur magis yang berlebihan di beberapa bagian, sehingga terkadang mengaburkan garis antara fantasi dan kritik sosial yang coba disampaikan. Selain itu, eksplorasi isu kekerasan seksual yang dilakukan secara eksplisit oleh penulis mungkin membuat sebagian pembaca merasa tidak nyaman atau terganggu.

(7) Secara keseluruhan, Cantik Itu Luka adalah mahakarya yang wajib dibaca oleh siapa pun yang ingin memahami kompleksitas sejarah dan psikologi bangsa Indonesia dalam balutan realisme magis yang memukau. Novel ini layak mendapat predikat sebagai salah satu novel terbaik yang pernah dihasilkan sastra kontemporer Indonesia.

Meskipun kembalinya Dewi Ayu dari kubur menjadi pintu gerbang novel, esensi kutukan dan tragedi yang menimpa dirinya dan keturunannya dihubungkan oleh penulis resensi dengan...
0%
0%
0%
0%
100%
View this question
Novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, menarik untuk dibaca. Karena menceritakan kisah percintaan remaja SMA pada tahun 1990. Banyak kisah romantis yang digambarkan dalam novel tersebut untuk para remaja SMA, sesuai dengan temanya yang mengangkat kisah percintaan remaja SMA. Terutama bagi para remaja yang sedang mengalami kasmaran atau remaja yang ingin mencari pasangan yang karakternya seperti Dilan dan Milea. Di dalam novel ini juga menceritakan bagaimana cara mendapatkan pasangan yang baik, menjaga hubungan agar langgeng, saling terbuka sesama pasangan. Novel ini sebaiknya dibaca pada waktu senggang, sedang bersantai atau di hari libur. Supaya tidak mengganggu aktivitas belajar terutama bagi seorang siswa.                                                                                                                                                                                    

Penggalan resensi tersebut berisi ….
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Bacalah penggalan berita di bawah ini!

Menurut dr Tan, dari segi rasa yang diterima dari ikan kaleng umumnya berbeda dengan ikan segar. Ia juga mewanti-wanti risiko kesehatan yang bisa muncul jika pengemasan ikan kaleng yang tak benar atau kadaluwarsa.

"Perlu dipikirkan juga risiko botulinum toksin," katanya lagi.

Selanjutnya, dokter spesialis gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, mengatakan ikan kaleng umumnya dikemas dalam kaleng kedap udara dan diproses dengan pemanasan. Pengalengan adalah metode pengawetan makanan yang mampu menjaga kualitas makanan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Kaidah kebahasaan berita yang paling menonjol  pada penggalan di atas adalah...
0%
0%
0%
100%
0%
View this question

Resensi Buku "Selamat Tinggal"

Judul Buku      : Selamat Tinggal

Penulis            : Tere Liye

Penerbit      : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit       : 2020

(1) Selamat Tinggal, sebuah novel yang bercerita tentang pemuda yang bernama Sintong Tinggal, seorang mahasiswa sastra Indonesia yang tak kunjung lulus kendati sudah enam tahun bercokol di fakultas sastra. Kariernya meredup ketika cintanya kandas di tangan Mawar Terang Bintang, yang membuatnya patah hati berkepanjangan hingga berdampak pada skripsinya yang akhirnya mandek selama 2 tahun.

(2) Sintong mulai menemukan dirinya kembali ketika ia menemukan sebuah buku yang di tulis oleh Sutan Pane, penulis yang menghilang di era 1965, yang akhirnya ia jadikkan sebagai topik skripsinya. Penelusuran jejak Sutan Pane, kenapa ia bisa menghilang dari nama-nama besar penulis cemerlang tanah air, dan pencarian empat bukunya yang tidak diketahui keberadaannya membangkitkan kembali jiwa penulis yang ada dalam diri Sintong.

(3) Pertemuannya dengan mahasiswi ekonomi bernama Jess, yang diikuti oleh perasaan sukanya terhadap gadis itu, yang kemudian dilanjutkan dengan pendekatan di hari-hari berikutnya membuat Sintong dapat melupakan sejenak soal patah hati dan hubungannya dengan Mawar Terang Bintang yang sudah kandas secara mengenaskan. Sintong melanjutkan kembali skripsinya yang tertunda, dan menikmati euphoria kedekatannya dengan Jess.

(4) Masalah muncul kembali ketika Mawar Terang Bintang kembali datang dalam hidupnya dan membawa kabar yang tak pernah Sintong duga akan terjadi pada perempuan itu. Apa yang menimpa Mawar membuat Sintong kembali dibenturkan dengan idealismenya dan kenyataan yang ia hadapi sebagai penjaga toko buku bajakkan, serta seberapa besar kerugian yang ditanggung oleh penulis dan pelaku penerbitan di luar sana karena bisnis yang dijalani oleh Pakliknya, dan dia turut serta dalam bisnis itu selama enam tahun.

(5) Kemampuan Tere Liye dalam membuat bangunan cerita, membawakan narasi, dan keberhasilannya melibatkan pembaca dalam arus cerita yang ia buat mungkin sudah tak perlu diperdebatkan lagi. Tere Liye adalah salah satu penulis kenamaan tanah air yang sudah punya banyak jam terbang, sehingga kualitas tulisannya pun sudah tak perlu diragukan.

(6) Pencarian Sintong akan penulis hebat yang menghilang ditahun 1965 betul-betul membuat para pembaca penasaran. Rasa penasaran itulah yang mengikat para pembaca sampai ke halaman terakhir. Gagasan yang dibawa Sutan Pane, keempat buku yang belum diketahui keberadaannya, serta alasan mengapa ia berhenti menulis menjadi inti kekuatan dalam cerita ini. Konflik yang dibawa dari tulisan-tulisan Sutan Pane juga mampu menghanyutkan pembaca pada sosok sang penulis. Kita juga akan dibawa sejenak ke masa-masa lampau demi mengetahui kisah hidup Sutan Pane dan tahun-tahun gemilangnya sebagai seorang penulis. Tere Liye mampu meracik itu semua sehingga pembaca tidak merasa di kecewakan ketika menutup halaman terakhir dari buku ini.

(7) Di dalam buku ini, Tere Liye menampilkan kualitas kepenulisan yang sama seperti buku-bukunya sebelumnya. Sama sekali tidak ada masalah dengan hal itu. Sayangnnya, dalam buku ini, Tere Liye seperti ingin meluapkan segenap kejengkelannya terhadap maraknya penyebaran dan penjualan buku bajakkan di Indonesia, sehingga hal tersebut di singgung nyaris di segala kesempatan. Bukan hanya menyoal buku bajakkan saja, tapi juga berbagai barang-barang palsu dan produk bajakkan lainnya. Buku ini seperti di buat untuk menjadi tempat menumpahkan unek-unek penulisnya.

(8) Alih-alih membangun tokoh-tokoh yang berdiri di alas berbeda dengan pikiran yang berbeda, Tere Liye menempatkan nyaris semua tokoh dalam buku ini dalam satu garis yang sama, sehingga jika menemukan topik yang sama di bahas lagi dan lagi, pembaca bisa di bikin jengkel karena terlalu banyak narasi serupa yang bertebaran di sepanjang novel ini.

(9) Sintong adalah penjaga toko buku bajakkan yang di miliki oleh Paklik dan Bulik-nya. Mawar Terang Bintang ditangkap polisi karena menjual obat-obatan palsu. Jess memiliki keluarga yang juga menjual barang-barang branded palsu. Orang tua Bunga adalah pemilik bisnis besar buku-buku bajakkan. Adam, teman Sintong, memiliki bisnis streaming film ilegal.

(10) Rasa-rasanya berbagai hal tersebut di buat dan ditampilkan satu sama lain demi mengusung satu gagasan yang sama, yakni maraknya penjualan dan penyebaran barang-barang palsu dan karya-karya kreatif yang dibajak. Setiap narasi yang di bangun Tere Liye, kentara benar kalau dia sangat amat jengkel dengan semua hal itu.

(11) Kalau saja Tere Liye bisa mengemas semua pembahasan itu dengan tidak begitu frontal, novel ini bisa menjadi lebih elegan. Apa yang disampaikan penulis memang benar, tetapi menjejalkan semua hal tersebut kedalam novel, dan menyinggungnya pada setiap kesempatan, bukanlah sesuatu yang disenangi pembaca. Itu bukan hal yang salah, tetapi menjadi mengesalkan apabila terus menerus di ulang-ulang, dalam waktu yang tidak tepat, pula.

(12) Kemegahan yang Tere Liye sampaikan lewat penelusuran Sintong Tinggal akan seorang penulis yang menghilang di tahun 1965 menjadi agak tersingkir karena perpaduan pembahasan yang tidak dikemas dengan begitu apik. Jika saja permasalahan menghilangnya Sutan Pane dan kelima buku yang telah ditulisnya dibuat dalam satu garis, novel ini boleh jadi lebih baik.

(13) Ada banyak hal yang dapat saya pelajari dalam novel ini. Tentu saja, salah satunya, tidak mengonsumsi barang-barang bajakan, apapun itu bentuknya. Baik itu berupa barang maupun karya-karya kreatif. Saya bisa mengerti keresahan Tere Liye sebagai orang yang berkecimpung dalam dunia kreatif, meskipun saya kurang setuju dengan bagaimana cara Tere Liye memaparkan semua kekesalannya kedalam sebuah buku dan menjabarkannya dari A sampai Z.

(14) Semangat yang dibawa oleh Sutan Pane juga turut serta saya bawa ketika menutup buku ini. Bagaimana seseorang yang begitu getol dan idealis, tanpa takut dengan apapun juga, terus melakukan sesuatu yang ia yakini kebenarannya.

(15) Dan ya, selalu ada kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik. Seperti saya yang dulu menikmati buku-buku bajakkan, seperti Sintong yang menjual buku-buku bajakan, seperti Mawar Terang Bintang yang terjerumus dalam sindikat obat palsu hingga masuk penjara. Kita, saya, dan kalian semua, berkesempatan menjadi orang yang lebih baik, dan akan menemukan jalan untuk menjadi yang terbaik. Selalu ada kesempatan untuk berubah, bukan? Maka, mulailah perubahan itu dari sekarang. Seperti saya yang akan berubah dari seseorang yang mengonsumsi barang-barang dan karya-karya kreatif bajakan, mulai membayar dan membeli buku asli, berhenti dan tidak mengonsumsi barang bajakan lagi.

Ni Komang Yuni Lestari

Juara I Lomba Resensi Buku dalam rangka Mitra Netra Year End Festival 2021

Informasi berikut yang tidak sesuai dengan isi buku tersebut adalah …

0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Bacalah teks berita di bawah ini!

Temui Bos Perusahaan Raksasa di AS, Prabowo: Mereka Percaya dengan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan The United States Indonesia Society (USINDO) di hari kedua lawatannya di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada Senin (11/11/2024) sore waktu setempat.

Kegiatan yang Prabowo hadiri tersebut dihadiri oleh para pimpinan perusahaan besar di AS.

Berdasarkan keterangan tertulisnya, Selasa (12/11/2024), pertemuan yang digelar ini berlangsung secara santai dengan dihadiri oleh 25 pihak, baik dari AS maupun Indonesia.

Dalam pertemuan itu, hadir beberapa pimpinan perusahaan besar AS seperti Freeport-McMoRan, S&P Global, Boeing, BP America, Exxonmobil, Citi, Caterpillar, dan lain-lain.

"Ya saya sangat gembira, pertemuan-pertemuan tadi dengan perusahaan-perusahaan terbesar di Amerika dan di dunia. Amerika sangat terlibat di perekonomian Indonesia, dalam pembangunan Indonesia. Sudah lama mereka di Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo turut mendorong perusahaan-perusahaan besar di AS tersebut agar terus berinvestasi dan turut serta dalam pembangunan Indonesia.

Dia menyebut para pimpinan perusahaan besar di AS percaya dengan ekonomi di Indonesia.

"Mereka terus percaya dengan Indonesia, dengan ekonomi Indonesia. Dan saya juga dorong mereka untuk terus melakukan investasi, ikut serta dalam rencana pembangunan kita," jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Stella Christie, KBRI Washington DC Ida Bagus Made Bimantara, dan Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, 25 pihak dari AS dan Indonesia turut hadir dalam pertemuan USINDO ini, yakni:

1. President of USINDO David Merril

2. Chairman of The Board Freeport-McMoRan Richard Arkeson

3. CEO Freeport Mcmoran Kathleen Quirk

4. CEO Freeport Indonesia Tony Wenas

5. Vice President for Federal Government Relations & International Affairs Freeport M6. Vice Chairman S&P Global Dr Daniel Yergin

7. CEO Ge Healthcare Peter Arduini

8. Executive Vice President Government Operations Boeing Ziad Ojakli

9. President Boeing Southeast Asia Penny Burt

10. Retired Partner Capital Group F Chapman Taylor

11. VP and Head of International Affairs BP America The Honorable Robert Schercmoran J.J. Ong

12. Senior Director International Government Relations Exxonmobil Peter Lavoy

13. Vice President of International Government Relations Exxonmobil Kurt Stuckwisch

14. Managing Director and Global Head of Strategic Development Partnership Former Interim CEO and COO International Finance Corporation (IFC) Citi Stephanie Von Friedeburg

15. Vice President of Asia Pasific, Middle East & Africa Global Government & Corprorate Affairs Caterpillar Murali M Krishnan

16. Senior Director Government Affairs Asia-Pasific And Eurasia Chevron Craig Hall

17. Dean of Georgetown's School of Foreign Service Dean Joel Hellman

18. Incoming Rector of Georgetown Asia Pasific in Jakarta Georgetown University Professor Yuhki Tajima

19. Senior Vice President for Partnership and Online of Purdue University Dimitrios Peroulis

20. Vice President for Global Partnerships and Director of Semiconductor Education Purdue University

21. Treasure of USINDO Edward Wanandi

22. Lucian Despoio

23. Ted O Sius

24. Budi Djiwandono

25. John Schaefler.

Unsur yang tidak terdapat pada kepala berita tersebut adalah...
0%
0%
0%
0%
100%
View this question
Bacalah teks resensi di bawah ini!

Resensi Buku "Cantik Itu Luka"

Judul Buku: Cantik Itu Luka

Penulis: Eka Kurniawan

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2002

(1) Novel Cantik Itu Luka dibuka dengan kemunculan kembali Dewi Ayu dari kubur setelah dua puluh satu tahun kematiannya. Peristiwa tak masuk akal ini menjadi pintu gerbang bagi pembaca untuk memasuki sejarah panjang dan kelam sebuah kota fiktif di Jawa Barat, Halimunda, yang sarat dengan kekerasan, kolonialisme, seksualitas, dan mitologi. Eka Kurniawan berhasil meramu realisme magis ala Gabriel García Márquez dengan kearifan lokal Nusantara.

(2) Dewi Ayu, sang protagonis, adalah seorang pelacur legendaris yang memiliki empat anak perempuan dari ayah yang berbeda. Tiga anak pertamanya cantik jelita, sedangkan anak bungsunya yang lahir setelah Dewi Ayu kembali dikurung militer berwajah buruk rupa. Sejak awal cerita, nasib Dewi Ayu dan keturunannya telah dikutuk oleh sejarah dan tragedi masa lalu.

(3) Narasi novel ini meloncat-loncat secara kronologis, bergeser dari masa penjajahan Belanda ke pendudukan Jepang, masa kemerdekaan, hingga masa Orde Baru. Struktur ini menuntut fokus tinggi dari pembaca, tetapi justru menjadi kekuatan utama yang menawan. Dengan cara ini, Eka Kurniawan tidak hanya menceritakan kisah individu, tetapi juga sejarah Indonesia yang penuh trauma dan kepalsuan.

(4) Salah satu keunggulan terbesar novel ini adalah penggambaran karakter. Mulai dari Ma Iyang yang tabah, Kliwon yang muram dan berdaya magis, hingga Rengganis yang cantik namun terkutuk. Setiap tokoh digambarkan dengan kedalaman psikologis yang memuaskan, membuat kisah mereka seburuk apa pun nasibnya selalu terasa otentik dan memilukan. Novel ini bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang cara manusia bertahan dalam krisis moral dan sejarah.

(5) Dalam konteks kesusastraan Indonesia, Cantik Itu Luka merupakan sebuah anomali. Eka Kurniawan berani mendobrak batas antara sastra tinggi dan sastra populer, mencampurkan hantu, legenda, komedi gelap, dan kekejaman. Melalui novel ini, ia seolah menyatakan bahwa semua tema, sekotor atau sejelik apa pun, sah untuk diangkat, asalkan digarap dengan serius. Novel ini adalah sebuah karya monumental yang telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dan diakui secara internasional.

(6) Namun, di balik pujian, beberapa kritikus menilai bahwa novel ini terlalu padat dengan unsur magis yang berlebihan di beberapa bagian, sehingga terkadang mengaburkan garis antara fantasi dan kritik sosial yang coba disampaikan. Selain itu, eksplorasi isu kekerasan seksual yang dilakukan secara eksplisit oleh penulis mungkin membuat sebagian pembaca merasa tidak nyaman atau terganggu.

(7) Secara keseluruhan, Cantik Itu Luka adalah mahakarya yang wajib dibaca oleh siapa pun yang ingin memahami kompleksitas sejarah dan psikologi bangsa Indonesia dalam balutan realisme magis yang memukau. Novel ini layak mendapat predikat sebagai salah satu novel terbaik yang pernah dihasilkan sastra kontemporer Indonesia.

Berdasarkan Resensi "Cantik Itu Luka" Paragraf kelima pada resensi tersebut menjelaskan tentang….
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Bacalah penggalan teks berita di bawah ini!

Sebelumnya, sebanyak delapan atau keseluruhan fraksi menyepakati usulan tersebut setelah rapat yang dikebut dalam sehari pada Senin (11/11).

Rapat menyepakati penambahan empat pasal pada RUU DKJ. Pasal-pasal tersebut terutama mengatur soal perubahan nomenklatur DKI Jakarta menjadi DKJ pada anggota DPR, DPRD, dan DPD yang terpilih dan dilantik hasil Pemilu 2024 lalu.

Sedangkan, satu pasal sisanya akan mengubah nomenklatur Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang terpilih pada Pilkada serentak 27 November mendatang.

"Hasil penyusunan RUU tentang perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta akan diputuskan tentunya sebagai usulan dari DPR pada Rapat Paripurna besok tanggal 12 November 2024," kata Ketua Baleg Bob Hasan.

Berdasarkan pola penulisannya, penggalan teks berita tersebut termuat dalam...
0%
0%
100%
0%
0%
View this question
Perhatikan penggalan teks berita di bawah ini!

Angka kelahiran di India telah menurun drastis selama seabad terakhir. Angka tersebut tetap konsisten dari tahun 1880 hingga 1970, dengan statistik yang menunjukkan bahwa perempuan di India memiliki rata-rata 5,7 hingga 6 anak selama hidup mereka. Sedangkan, pada tahun 2022, angka reproduksi ini telah turun menjadi sekitar 2,01 anak per perempuan, di bawah apa yang disebut tingkat penggantian - angka yang dibutuhkan untuk menstabilkan populasi.

"Negara-negara Eropa seperti Prancis dan Inggris membutuhkan waktu lebih dari 200 tahun untuk menurunkan angka kelahiran mereka, sementara AS membutuhkan waktu sekitar 145 tahun," kata Srinivas Goli, seorang profesor demografi di Institut Internasional untuk Ilmu Kependudukan, kepada DW.

"Namun, di India, perubahan ini terjadi hanya dalam waktu 45 tahun. Kecepatan transisi ini menjadi perhatian terbesar," sambungnya.

Kalimat majemuk terdapat pada kalimat nomor...
0%
0%
0%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on moodle.igs.my.id?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome