logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

Bacalah teks drama berikut ini! (Penyair bangkit, menuju pintu. Henti di amban...

✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.

Bacalah teks drama berikut ini!

(Penyair bangkit, menuju pintu. Henti di ambang, dan bersandar dengan memasukkan kedua tangan pada saku celana.)

Penyair: Apa sebab tuan-tuan itu bikin sendat Saudari?

Perempuan: Coba pikir! Sekarang ini, sekaligusaku harus jadi tukang masak, pelayan mereka. Satu hal yang sama sekali belum pernah kualami sepanjang aku membuka perusahaan losmen. Coba pikir lagi! Itu mereka bukannya berterima kasih, tapi malah selalu menggerutu. Istimewa Tuan Pemimpin, katanya memberi makan "orang besar" kok seperti memberi makan tawanan. Tuan Pedagang kalau makan selalu minta tambah nasi, jatah untuk tiga orang dihabiskannya begitu saja. Ditambah lagi, sekarang persediaan beras dan lauk pauk sudah hampir habis. Dalam keadaan begini, di mana bisa didapatkan beras.

Penyair: Bagaimana dengan aku?

Perempuan: Bung di luar garis bicara.

Penyair: Kenapa begitu?

Perempuan: Sudahlah Bung, jangan tanya-tanya lagi. Aku sendiri tidak tahu kenapa.

Penyair: Luar biasa.

Perempuan: Apa yang luar biasa?

Penyair: Bahwa Saudari sendiri sampai tidak tahu

(Penyair tertawa dengan suara tertelah; ia membuka kunci pintu.)

Perempuan :Bung mau ke mana lagi?

Penyair: Keluar. Aku perlu tahu perkembangan keadaan terakhir di luar, sebelum pergi dari sini.

Perempuan: Begitu penting Bung keluar lagi sekarang?

(Penyair mengangguk. Membuka pintu.)

Konflik dalam teks drama tersebut adalah ...
0%
0%
0%
100%
0%
More questions like this

Want instant access to all verified answers on 157.66.34.62?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome