Andi adalah seorang editor video pemula yang ingin membuat vlog perjalanan me...
✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.
Andi adalah seorang editor video pemula yang ingin membuat vlog perjalanan menggunakan Adobe Premiere Pro. Setelah merekam video dengan kamera DSLR, ia mulai mengimpor file ke dalam Project Panel. Namun, saat memutar videonya di Source Monitor, ia merasa beberapa klip terlalu panjang dan perlu dipotong sebelum ditambahkan ke timeline.Untuk mengatasi hal ini, Andi menggunakan Mark In (I) dan Mark Out (O) untuk menandai bagian video yang ingin digunakan. Setelah itu, ia menyeret klip yang telah ditandai ke Timeline Panel. Namun, setelah beberapa saat, ia menyadari bahwa transisi antar klip terasa kaku dan kurang halus.Untuk memperbaiki hal tersebut, Andi ingin menambahkan efek transisi antar klip agar perpindahan lebih menarik. Ia membuka Effects Panel dan menemukan berbagai pilihan transisi seperti Cross Dissolve dan Dip to Black. Setelah mencoba beberapa transisi, Andi merasa hasilnya lebih profesional dan nyaman untuk ditonton.Setelah menyelesaikan proses editing, Andi ingin mengekspor videonya dalam kualitas tinggi agar dapat diunggah ke YouTube. Ia membuka Export Settings dan memilih format H.264 dengan preset YouTube 1080p Full HD sebelum menekan tombol Export.Pertanyaan:Berdasarkan kasus di atas, fitur atau teknik mana yang digunakan Andi untuk memotong dan menyeleksi bagian video yang diperlukan?