Perusahaan startup lokal bernama "SmartAgro" mengembangkan sistem perangkat luna...
✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.
Perusahaan startup lokal bernama "SmartAgro" mengembangkan sistem perangkat lunak berbasis AI yang dapat mengukur kebutuhan air dan nutrisi tanaman secara otomatis melalui sensor tanah dan cuaca. Sistem ini diberi nama "AgriBotX" dan dikembangkan secara internal oleh tim R&D mereka selama 2 tahun. Perusahaan tidak mendaftarkan paten atau hak cipta atas perangkat lunak ini, namun menerapkan sistem keamanan dan hanya memberikan akses pada tim terbatas dengan perjanjian Non-Disclosure Agreement (NDA).Beberapa bulan setelah salah satu anggota tim keluar dari perusahaan, muncul produk dari perusahaan pesaing bernama "FarmAI" yang menawarkan fitur serupa, bahkan dengan tampilan antarmuka yang hampir identik dengan AgriBotX. SmartAgro mencurigai bahwa ada kebocoran data dan pengambilalihan algoritma mereka.Berdasarkan simulasi di atas, strategi hukum paling tepat dan efektif yang dapat ditempuh oleh SmartAgro untuk melindungi hak kekayaan intelektualnya dan menuntut pesaing adalah: