✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.
Seorang kepala ruangan memiliki 18 pasien yang dirawat oleh timnya. Beberapa pasien memiliki gambaran sebagai berikut:
Pasien A, laki-laki berusia 19 tahun dirawat karena marah tanpa sebab, merusak perabotan di rumah dan mengganggu warga. Saat ini pasien sering menolak bicara banyak, bicara perlahan tapi ketus, kontak mata tidak ada, tangan dilipat.
Pasien B, perempuan berusia 34 tahun dirawat karena bicara dan tertawa sendiri, sering menyendiri, makan berantakan. Hasil operan mengatakan bahwa pasien memukul pasien lain tanpa sebab. Pasien terlihat mondar-mandir, merebut makanan pasien lain sambil berteriak-teriak.
Pasien C, perempuan berusia 40 tahun dirawat karena sering mengurung diri di kamar, bicara dan tertawa sendiri, serta marah tanpa sebab. Saat pengkajian pasien mengatakan kesal dengan pasien B yang merebut makanannya sambil berteriak.
Pasien D, laki-laki berusia 22 tahun dirawat karena mengurung diri, tidak mau mandi dan menganggap dirinya panglima perang kerajaan Majapahit. Saat ini pasien bicara sendiri, wajah tegang, berjalan mondar-mandir. Pasien memaki pasien lain apabila tidak dituruti keinginannya.
Pasien E, perempuan berusia 30 tahun dirawat karena curiga dengan suaminya. Hasil pengkajian didapati bahwa pasien melihat suaminya berselingkuh walaupun pasien berada di rumah sakit. Pasien tampak kesal, berbicara terus menerus menyalahkan suaminya karena tidak mengunjunginya selama perawatan di rumah sakit sambil mencibirkan bibirnya.
Manakah dari antara pasien di atas yang menunjukkan perilaku marah pasif?