Di era digital saat ini, hampir semua perusahaan membutuhkan website sebagai med...
✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.
Di era digital saat ini, hampir semua perusahaan membutuhkan website sebagai media komunikasi resmi dengan pelanggan. Pengelolaan website biasanya dilakukan melalui control panel hosting seperti cPanel, Plesk, atau DirectAdmin, yang memudahkan administrator dalam mengatur domain, email, database, hingga file website.Pada perusahaan kecil atau individu, penggunaan shared hosting menjadi pilihan populer karena harganya terjangkau. Namun, sumber daya (RAM, CPU, bandwidth) digunakan secara bersama-sama dengan pengguna lain. Hal ini dapat menimbulkan keterbatasan performa jika ada salah satu pengguna yang memakai sumber daya terlalu besar.Untuk kebutuhan yang lebih tinggi, organisasi sering beralih ke Virtual Private Server (VPS). VPS memberikan fleksibilitas dan kontrol penuh terhadap konfigurasi server, meskipun secara fisik tetap berbagi dengan pengguna lain. Administrator memiliki akses root dan bisa menyesuaikan instalasi software sesuai kebutuhan.Sementara itu, dedicated hosting server diperuntukkan bagi perusahaan besar atau aplikasi dengan trafik tinggi. Semua sumber daya server hanya digunakan oleh satu penyewa, sehingga performa lebih stabil, namun biaya lebih tinggi.Tabel Perbandingan Jenis Hosting
Jenis Hosting
Akses Kontrol
Sumber Daya
Biaya
Pengguna Ideal
Shared Hosting
Terbatas
Berbagi
Murah
Personal / UMKM
VPS Hosting
Penuh (root)
Semi-dedicated
Sedang
Startup / Developer
Dedicated Hosting
Penuh
Eksklusif
Mahal
Enterprise / E-commerce
Cloud Hosting
Fleksibel
Skalabel
Bervariasi
Aplikasi dinamis
Berdasarkan bacaan dan tabel di atas, mengapa banyak UMKM lebih memilih shared hosting dibandingkan jenis hosting lainnya?