✅ The verified answer to this question is available below. Our community-reviewed solutions help you understand the material better.
Penyakit tropika memengaruhi setengah milyar orang dan mematikan sekitar 20 juta orang setiap tahunnya. Sebagian besar penyakit ini memengaruhi penduduk yang tinggal di hutan. Keberadaan penyakit ini seringkali dipengaruhi oleh kegiatan penebangan hutan, pertambangan, pembangunan bendungan, dan kegiatan lainnya.
Terdapat beberapa penyakit tropika yang berbahaya, misalnya malaria. Malaria adalah salah satu penyakit yang berbahaya di negara tropis. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk. Penyebaran penyakit ini dapat dikaitkan dengan eksploitasi hutan. Kegiatan penebangan kayu, misalnya, dapat menimbulkan genangan-genangan air tempat nyamuk berkembang biak sehingga terjadi peningkatan penyakit malaria. Penyakit lain yang berkaitan erat dengan penurunan kualitas ekologi dan hilangnya hutan adalah Ebola. Penyakit Ebola disebabkan virus Ebola yang ditularkan dari luar hutan kepada penduduk yang tinggal di hutan, yang tidak memiliki ketahanan terhadap penyakit tersebut. Akan tetapi, sebaliknya, pendatang yang tinggal di hutan juga dapat terjangkit penyakit yang bersumber dari hutan. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko kesehatan bagi kedua populasi tersebut. Bukti-bukti menunjukkan bahwa pada saat hutan ditebang untuk pertanian dan peternakan, kesehatan penduduk yang hidup di hutan pada umumnya mengalami gangguan, setidaknya dalam jangka pendek.
Sebuah survei terhadap 150 jenis obat beresep yang umum digunakan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 57 persen obat-obat tersebut mengandung sedikitnya satu senyawa aktif yang didapat dari alam. Sebagian besar senyawa aktif tersebut di antaranya bisa didapatkan di hutan tropis. Obat-obatan tersebut antara lain digunakan untuk mengobati gagal jantung, malaria, kanker, dan penyakit lainnya.
Penduduk asli di hutan tropis memiliki pengetahuan yang luar biasa tentang tumbuhan obat-obatan. Selain itu, di sejumlah besar wilayah, penyembuh tradisional merupakan jasa pelayanan kesehatan yang utama. Hal ini dapat dibuktikan dari kemampuan pengobatan tradisional yang makin berkembang dan tumbuhan obat-obatan dari wilayah tropis yang sering digunakan di berbagai negara di dunia. Akibatnya, permintaan terhadap tumbuhan obat-obatan terus meningkat. Hal ini menyebabkan sekitar setengah dari 20.000 jenis tumbuhan yang digunakan terancam punah.
Di lain pihak, para praktisi pelayanan kesehatan dapat belajar lebih banyak tentang kebutuhan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di hutan dan memperluas pelayanan kesehatan ke dalam wilayah hutan. Sistem kesehatan tradisional yang dipraktikkan oleh penyembuh tradisional dapat digunakan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat. Hal ini dapat terlaksana jika para penyembuh tradisional dan profesional kesehatan bersama-sama menggabungkan sistem pelayanan kesehatan tradisional dan modern.
Sumber: https://www.cifor.org/publications/pdf_files/infobrief/011-Infobrief-I.pdf
Hal yang dibahas pada bacaan tersebut adalah …