logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Course 1533

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Course 1533? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Course 1533 в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

mc012-1.jpg

Dalam QS. Al-A‘raf ayat 172 Allah menjelaskan bahwa seluruh manusia pernah bersaksi di hadapan-Nya sebelum dilahirkan ke dunia. Saat itu manusia memberikan pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya. Perjanjian ini dikenal sebagai misaq atau perjanjian primordial, yang menjadi landasan bahwa setiap manusia memiliki potensi iman sejak lahir.

Pengakuan tersebut menegaskan bahwa iman bukan hanya sekadar keyakinan yang muncul akibat lingkungan, pendidikan, atau pengalaman, tetapi merupakan fitrah yang Allah tanamkan dalam hati manusia. Tugas manusia bukan menciptakan iman, tetapi memelihara dan menghidupkan iman yang telah ditanamkan ke dalam jiwanya.

Ketika fitrah iman tersebut dipelihara, maka ia akan berkembang dalam bentuk amal yang tampak pada perbuatan nyata. Inilah yang disebut cabang-cabang iman (Syu‘abul Iman), yaitu wujud dari pengakuan kepada Allah melalui tindakan anggota tubuh, ucapan lisan, serta sikap batin yang selaras dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Sebaliknya, ketika manusia mengabaikan fitrah tersebut dan tidak diwujudkan melalui amal yang baik, maka keimanannya akan melemah. Oleh karena itu, cabang iman menjadi indikator apakah manusia menjaga perjanjian ruhani dengan Allah atau justru melupakannya. Dengan demikian, amal dan perilaku menjadi tolok ukur yang menghubungkan fitrah iman dengan kehidupan nyata.

QS. Al-A‘raf:172 menjelaskan fitrah iman. Jika fitrah belum diwujudkan melalui amal anggota tubuh, maka status iman seseorang menurut stimulus menjadi…
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

tf005-1.jpg

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mendorong manusia untuk terus mengamati, meneliti, dan memahami berbagai fenomena alam. Dalam kehidupan modern, manusia memanfaatkan teknologi untuk mempelajari tata surya, perubahan iklim, hingga eksplorasi ruang angkasa. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia.

Al-Qur'an juga mendorong manusia untuk berpikir dan merenungkan ciptaan Allah. Dalam QS. Ali Imran ayat 190-191, dijelaskan bahwa pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. Ayat ini mengajarkan manusia untuk menggunakan akal, melakukan perenungan, dan berpikir kritis terhadap fenomena alam sebagai bentuk keimanan kepada Allah.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 memberikan dorongan kepada manusia dan jin untuk menjelajahi penjuru langit dan bumi jika mampu melakukannya dengan kekuatan atau ilmu. Ayat ini sering dipahami sebagai motivasi bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memahami alam semesta secara lebih luas.

Dengan demikian, Islam tidak memisahkan antara keimanan dan ilmu pengetahuan. Sikap berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta semangat mengembangkan IPTEK dapat menjadi sarana untuk semakin mengenal kebesaran Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Perkembangan IPTEK dalam stimulus menunjukkan bahwa rasa ingin tahu manusia dapat menjadi sarana untuk memahami tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

mr023-1.jpg

Di sekolah, terdapat siswa dari berbagai daerah dengan bahasa dan kebiasaan yang berbeda. Awalnya, sebagian siswa sering mengejek temannya yang menggunakan logat daerah. Hal ini menimbulkan perasaan tersinggung dan membuat suasana belajar tidak nyaman.

Guru kemudian memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga martabat manusia. Ia menekankan bahwa Islam mengajarkan penghormatan terhadap perbedaan, termasuk bahasa dan budaya. Menghina orang lain dilarang karena dapat melukai hati dan merusak hubungan.

Setelah diberikan arahan, siswa mulai memahami pentingnya toleransi. Mereka belajar untuk saling menghargai perbedaan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai bahan ejekan. Akhirnya, suasana sekolah menjadi lebih rukun dan nyaman untuk belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tentang toleransi sangat penting dalam menjaga keharmonisan serta mencegah terjadinya konflik di lingkungan sekolah.

Berdasarkan cerita di atas, sikap yang sebaiknya ditumbuhkan pada siswa tersebut adalah…
0%
100%
100%
100%
0%
Переглянути це питання

mr029-1.jpg

Hukum waris Islam, atau faraidh, adalah salah satu ajaran yang paling rinci dan terperinci. Aturan ini tidak dibuat tanpa alasan. Tujuannya adalah untuk memastikan keadilan bagi setiap ahli waris, menjaga silaturahmi, dan mencegah perselisihan yang sering terjadi di antara keluarga. Allah SWT telah menetapkan aturan yang jelas mengenai siapa saja yang berhak menerima warisan dan seberapa besar bagiannya. Dengan demikian, pembagian harta tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan dalam syariat.

Untuk dapat menerima warisan, seorang calon ahli waris harus memenuhi beberapa syarat. Pertama, ia harus hidup saat pewaris meninggal dunia. Ini adalah syarat mutlak, karena orang yang telah meninggal tidak dapat mewarisi. Kedua, harus ada hubungan kekerabatan yang sah, baik melalui nasab (garis keturunan), pernikahan (suami atau istri), maupun perbudakan (walaupun tidak relevan lagi di era modern). Ketiga, tidak ada penghalang yang menggugurkan haknya. Syarat-syarat ini menjadi filter penting untuk memastikan hanya pihak yang berhaklah yang menerima warisan.

Di sisi lain, terdapat beberapa penghalang (mawani') yang dapat menggugurkan hak seseorang untuk menerima warisan, meskipun ia memiliki hubungan kekerabatan dengan pewaris. Penghalang utama yang disepakati oleh mayoritas ulama adalah pembunuhan, di mana ahli waris membunuh pewarisnya dengan sengaja dan tanpa alasan yang dibenarkan. Hal ini untuk mencegah orang-orang yang berbuat jahat demi mendapatkan harta. Penghalang lainnya adalah perbedaan agama, di mana seorang Muslim tidak dapat mewarisi harta dari non-Muslim, begitu juga sebaliknya.

Materi ini sangat relevan bagi siswa SMK, terutama yang mengambil jurusan yang berkaitan dengan hukum atau keuangan. Dengan memahami syarat-syarat dan penghalang waris, mereka tidak hanya akan menguasai teori, tetapi juga dapat menerapkan ilmu ini dalam kehidupan nyata. Pemahaman ini akan membantu mereka menjadi individu yang bertanggung jawab dan mampu menyelesaikan masalah waris di masyarakat dengan berlandaskan pada syariat Islam.

Seorang laki-laki meninggal dunia. Ahli warisnya adalah seorang anak laki-laki dan seorang cucu laki-laki dari anak laki-lakinya yang telah meninggal. Mengapa cucu laki-laki tersebut tidak berhak menerima warisan? (Pilih 2 jawaban yang benar)
0%
100%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

mc011-1.jpg

Iman tidak hanya diwujudkan dalam perbuatan yang terlihat oleh manusia, tetapi berakar pada niat dan keyakinan dalam hati. Niat menjadi dasar penilaian amal, karena dua perbuatan yang sama secara lahiriah dapat bernilai berbeda jika didasari niat yang berbeda. Oleh sebab itu, Islam memberikan perhatian besar kepada pembinaan hati sebelum membina perilaku.

Akidah yang kuat akan melahirkan niat yang lurus. Seseorang yang yakin bahwa Allah Maha Melihat akan terdorong melakukan kebaikan meskipun tidak ada yang mengawasinya. Keyakinan ini menjadi pondasi penting dalam menjalankan cabang-cabang iman, seperti berlaku jujur, bersikap ikhlas, dan tidak sombong terhadap amal yang dilakukan.

Banyak orang melakukan ibadah, tetapi sebagian dari mereka tidak mendapatkan nilai ibadah yang sempurna karena niat yang tidak tulus. Misalnya, seseorang bersedekah untuk dipuji orang lain hanya memperoleh sanjungan manusia, bukan pahala di sisi Allah. Hal ini menunjukkan bahwa amal tidak selalu bernilai iman jika tidak disertai niat yang benar.

Dalam kehidupan sehari-hari, hati menjadi pusat pengendali keimanan. Ketika hati baik, maka semua tindakan menjurus kepada kebaikan, dan ketika hati rusak, tindakan juga ikut rusak. Oleh sebab itu, seorang muslim harus memelihara akidah dan niat agar cabang-cabang iman yang terlihat dalam perilaku benar-benar mencerminkan iman sejati.

Dalam stimulus disebut "amal tidak selalu bernilai iman jika tidak disertai niat yang benar." Makna tersirat dari pernyataan tersebut adalah…
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mr022-1.jpg

Perhatikan kisah berikut ini!

Seorang siswa bernama Arif belajar tentang konsep iman, Islam, dan ihsan di kelas. Ia memahami bahwa iman adalah keyakinan, Islam adalah amal lahiriah, dan ihsan adalah kualitas tertinggi dalam beribadah.

Setelah itu, Arif berusaha menerapkannya dalam kehidupan. Ia menjaga shalat lima waktu tepat waktu (Islam), memperbanyak doa dan yakin kepada takdir Allah (iman), serta membantu temannya belajar tanpa mengharapkan balasan (ihsan).

Guru pun menilai bahwa Arif sudah mulai memahami bahwa agama Islam tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga menyangkut sikap hidup sehari-hari. Dengan penerapan iman, Islam, dan ihsan, seseorang dapat menjadi Muslim yang paripurna.

Hal ini menunjukkan keterpaduan antara keyakinan, ibadah lahiriah, dan akhlak mulia dalam kehidupan seorang Muslim.

Dari kisah di atas, Penerapan Iman, Islam, dan Ihsan oleh Arif tercermin dalam sikap…
0%
100%
100%
100%
0%
Переглянути це питання

es035-1.jpg

Khutbah, dakwah, dan tabligh merupakan bagian penting dari penyampaian ajaran Islam kepada masyarakat. Ketiganya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengajak manusia kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan. Khutbah biasanya disampaikan dalam ibadah tertentu seperti khutbah Jumat atau khutbah Id, sedangkan dakwah memiliki cakupan yang lebih luas dan dapat dilakukan dalam berbagai cara serta situasi.

Seiring perkembangan zaman, metode dakwah juga mengalami perubahan. Jika dahulu dakwah lebih sering dilakukan melalui ceramah langsung di masjid atau majelis taklim, saat ini dakwah juga banyak dilakukan melalui media sosial, video, podcast, dan berbagai platform digital lainnya. Hal ini membuka peluang lebih besar untuk menyebarkan pesan Islam kepada masyarakat yang lebih luas.

Namun, perkembangan media juga membawa tantangan baru. Tidak semua pesan yang disampaikan di media digital mengandung nilai dakwah yang benar atau disampaikan dengan cara yang bijak. Ada kalanya dakwah dilakukan dengan bahasa yang provokatif, menimbulkan perpecahan, atau tanpa didukung oleh pemahaman yang benar terhadap ajaran Islam.

Oleh karena itu, seorang dai atau khatib perlu memiliki pemahaman agama yang baik, kemampuan komunikasi yang bijak, serta sikap yang santun dalam menyampaikan pesan. Dakwah yang efektif bukan hanya menyampaikan kebenaran, tetapi juga memperhatikan cara penyampaian agar pesan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Berdasarkan stimulus, jelaskan kriteria seorang dai atau khatib yang baik dalam menyampaikan khutbah atau dakwah!
Переглянути це питання

mr026-1.jpg

Memasuki era revolusi industri 4.0, siswa SMK dituntut untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki pola pikir yang maju, salah satunya adalah berpikir kritis. Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk tidak menerima informasi mentah-mentah, melainkan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi. Dalam Islam, berpikir kritis bukanlah hal baru. Al-Qur'an dan hadis justru mendorong umatnya untuk menjadi individu yang memiliki akal sehat, selalu merenungi ciptaan Allah, dan terus mencari ilmu.

Semangat untuk mencintai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) juga merupakan bagian integral dari ajaran Islam. Allah SWT secara eksplisit mendorong manusia untuk menembus batas-batas alam semesta dengan kekuatan ilmu dan pengetahuan. Dalil yang paling sering dikutip adalah firman Allah dalam Surah Ar-Rahman ayat 33:

mr026-2.jpg

Artinya: "Wahai golongan jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah! Kalian tidak akan mampu menembusnya melainkan dengan kekuatan (ilmu)."

Ayat ini secara gamblang menegaskan bahwa IPTEK adalah alat yang diberikan Allah untuk membuka tabir alam semesta dan menyingkap rahasia-rahasia-Nya. Ayat ini tidak hanya memotivasi, tetapi juga menunjukkan bahwa kemajuan peradaban yang didasarkan pada ilmu pengetahuan adalah bagian dari perintah Ilahi.

Dengan demikian, semangat mencintai IPTEK dan berpikir kritis bukanlah sekadar anjuran, melainkan perintah agama yang sangat esensial. Keduanya merupakan kunci untuk mencapai kemajuan peradaban, baik secara material maupun spiritual. Bagi siswa SMK, hal ini sangat relevan. Mereka tidak hanya didorong untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki landasan spiritual dan mental yang kuat untuk terus berinovasi dan berkontribusi.

Menurut QS. Ar-Rahman ayat 33, manusia tidak akan mampu menembus batas-batas langit dan bumi tanpa... (Pilih 2 jawaban yang benar)
0%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mc015-1.jpg

Mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) adalah bagian dari ajaran Islam. Al-Qur'an dan hadis mendorong umatnya untuk berpikir kritis, merenungkan alam semesta, dan terus belajar. Proses berpikir kritis ini bukan hanya soal mengumpulkan informasi, tetapi juga kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Inilah yang menjadi fondasi bagi kemajuan peradaban. Tanpa semangat ini, umat Islam akan tertinggal dan tidak mampu bersaing.

QS. Ali Imran ayat 190-191 menjadi dalil utama yang menginspirasi. Ayat ini menggambarkan orang-orang yang berakal, yaitu mereka yang senantiasa memikirkan penciptaan langit dan bumi, serta silih bergantinya malam dan siang. Mereka tidak hanya melihat, tetapi merenungi setiap tanda kebesaran Allah.  Perenungan ini membawa mereka pada kesadaran akan keagungan Sang Pencipta, yang kemudian memotivasi mereka untuk berzikir (mengingat Allah) dan beribadah. Dengan kata lain, ilmu pengetahuan dan spiritualitas saling melengkapi, tidak bertentangan.

Sementara itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 secara spesifik menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan kekuasaan sebagai syarat untuk menembus batas-batas langit dan bumi. Ayat ini berbunyi, "Wahai golongan jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah! Kalian tidak akan mampu menembusnya melainkan dengan kekuatan (ilmu)." Dalil ini secara gamblang menunjukkan bahwa IPTEK adalah alat yang diberikan Allah untuk membuka tabir alam semesta, menyingkap rahasia-rahasia-Nya, dan pada akhirnya, semakin mengukuhkan keimanan.

Dengan demikian, semangat mencintai IPTEK dan berpikir kritis bukan sekadar anjuran, melainkan perintah agama yang sangat esensial. Keduanya merupakan kunci untuk mencapai kemajuan peradaban, baik secara material maupun spiritual. Bagi siswa SMK, hal ini sangat relevan. Mereka tidak hanya didorong untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus memiliki landasan spiritual dan mental yang kuat untuk terus berinovasi dan berkontribusi.

Apa hikmah yang bisa diambil dari perintah untuk menembus penjuru langit dan bumi dengan kekuatan (ilmu) pada QS. Ar-Rahman ayat 33 ?
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

tf006-1.jpg

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mendorong manusia untuk terus mengamati, meneliti, dan memahami berbagai fenomena alam. Dalam kehidupan modern, manusia memanfaatkan teknologi untuk mempelajari tata surya, perubahan iklim, hingga eksplorasi ruang angkasa. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia.

Al-Qur'an juga mendorong manusia untuk berpikir dan merenungkan ciptaan Allah. Dalam QS. Ali Imran ayat 190-191, dijelaskan bahwa pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. Ayat ini mengajarkan manusia untuk menggunakan akal, melakukan perenungan, dan berpikir kritis terhadap fenomena alam sebagai bentuk keimanan kepada Allah.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 memberikan dorongan kepada manusia dan jin untuk menjelajahi penjuru langit dan bumi jika mampu melakukannya dengan kekuatan atau ilmu. Ayat ini sering dipahami sebagai motivasi bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memahami alam semesta secara lebih luas.

Dengan demikian, Islam tidak memisahkan antara keimanan dan ilmu pengetahuan. Sikap berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta semangat mengembangkan IPTEK dapat menjadi sarana untuk semakin mengenal kebesaran Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Aktivitas penelitian terhadap fenomena alam dapat menjadi bentuk implementasi dari perintah berpikir dalam QS. Ali Imran ayat 190-191.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome