logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Course 1533

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Course 1533? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Course 1533 в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

mr023-1.jpg

Di sekolah, terdapat siswa dari berbagai daerah dengan bahasa dan kebiasaan yang berbeda. Awalnya, sebagian siswa sering mengejek temannya yang menggunakan logat daerah. Hal ini menimbulkan perasaan tersinggung dan membuat suasana belajar tidak nyaman.

Guru kemudian memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga martabat manusia. Ia menekankan bahwa Islam mengajarkan penghormatan terhadap perbedaan, termasuk bahasa dan budaya. Menghina orang lain dilarang karena dapat melukai hati dan merusak hubungan.

Setelah diberikan arahan, siswa mulai memahami pentingnya toleransi. Mereka belajar untuk saling menghargai perbedaan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai bahan ejekan. Akhirnya, suasana sekolah menjadi lebih rukun dan nyaman untuk belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tentang toleransi sangat penting dalam menjaga keharmonisan serta mencegah terjadinya konflik di lingkungan sekolah.

Berdasarkan cerita di atas, sikap yang sebaiknya ditumbuhkan pada siswa tersebut adalah…
0%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mr022-1.jpg

Perhatikan kisah berikut ini!

Seorang siswa bernama Arif belajar tentang konsep iman, Islam, dan ihsan di kelas. Ia memahami bahwa iman adalah keyakinan, Islam adalah amal lahiriah, dan ihsan adalah kualitas tertinggi dalam beribadah.

Setelah itu, Arif berusaha menerapkannya dalam kehidupan. Ia menjaga shalat lima waktu tepat waktu (Islam), memperbanyak doa dan yakin kepada takdir Allah (iman), serta membantu temannya belajar tanpa mengharapkan balasan (ihsan).

Guru pun menilai bahwa Arif sudah mulai memahami bahwa agama Islam tidak hanya sebatas ritual, tetapi juga menyangkut sikap hidup sehari-hari. Dengan penerapan iman, Islam, dan ihsan, seseorang dapat menjadi Muslim yang paripurna.

Hal ini menunjukkan keterpaduan antara keyakinan, ibadah lahiriah, dan akhlak mulia dalam kehidupan seorang Muslim.

Dari kisah di atas, Penerapan Iman, Islam, dan Ihsan oleh Arif tercermin dalam sikap…
100%
0%
100%
100%
0%
Переглянути це питання

tf002-1.jpg

Artinya : "Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Allah menyesatkan orang-orang yang zalim, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

QS. Ibrahim ayat 27 menjelaskan bahwa Allah meneguhkan (menguatkan) hati orang beriman dengan perkataan yang teguh baik di dunia maupun di akhirat. Ayat ini menunjukkan bahwa keimanan yang kuat tidak hanya bergantung pada ilmu, tetapi juga pada keteguhan hati dalam berpegang pada kebenaran. Perkataan yang teguh dalam tafsir ulama dimaknai sebagai kalimat tauhid "La ilaha illallah", yang menjadi inti akidah Islam.

Dalam kehidupan modern khususnya di lingkungan pelajar SMK, keteguhan akidah tampak ketika seseorang tidak mudah terpengaruh oleh ajakan buruk, seperti menyontek, tawuran, memakai jimat untuk ujian, atau percaya ramalan nasib. Ketika niat dan keyakinan seseorang bersih hanya karena Allah, maka setiap perbuatannya menjadi bentuk cabang iman dari hati.

Oleh karena itu, iman yang benar bukan hanya tampak dalam ucapan atau penampilan religius, tetapi dalam niat yang lurus, akidah yang benar, dan hati yang yakin kepada Allah. Ketika hati kuat, ucapan dan tindakan pun akan terarah. Ayat ini menegaskan bahwa Allah-lah yang menguatkan hati orang beriman, bukan sekadar usaha manusia semata.

QS. Ibrahim ayat 27 menegaskan bahwa Allah menguatkan hati orang beriman dengan kalimat tauhid.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання
Perhatikan QS. Al - Imran ayat 190-191 di bawah ini :

mr027-1.jpgTerdapat hukum tajwid apakah pada penggalan kata mr027-2.jpg dan mr027-3.jpg adalah .....
0%
0%
100%
100%
100%
Переглянути це питання

mr028-1.jpg

Dalam ilmu faraidh, atau hukum waris Islam, penentuan ahli waris didasarkan pada hubungan kekerabatan dengan pewaris, baik melalui garis keturunan (nasab), pernikahan, maupun sebab lainnya. Salah satu aspek terpenting dari faraidh adalah memahami pembagian warisan yang adil antara ahli waris laki-laki dan perempuan. Islam telah menetapkan aturan yang spesifik dan rinci, tidak semata-mata mengutamakan salah satu gender, melainkan memberikan hak sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam keluarga.

Dalil-dalil Al-Qur'an secara eksplisit mengatur pembagian ini. Salah satunya adalah Surah An-Nisa' ayat 11 yang berbunyi :

mr028-2.jpg

Artinya: "Allah mensyariatkan (mewajibkan) kepadamu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu, yaitu: bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan; dan jika anak perempuan itu lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; dan jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separuh (harta)."

Ayat ini menjelaskan prinsip dasar yang dikenal sebagai "lil-dzakari mitslu hazhzhil untsyyain" (bagian laki-laki sama dengan bagian dua orang perempuan). Prinsip ini seringkali disalahpahami sebagai bentuk ketidakadilan. Padahal, para ulama menjelaskan bahwa laki-laki memiliki tanggung jawab nafkah yang lebih besar. Ia harus menafkahi istri, anak-anak, bahkan terkadang kerabat perempuan. Sementara itu, bagian yang diterima perempuan sepenuhnya menjadi miliknya tanpa kewajiban nafkah, karena nafkahnya ditanggung oleh suami atau ahli waris laki-laki lainnya.

Dengan demikian, pembagian warisan dalam Islam tidak dapat dilihat secara parsial. Ia adalah bagian dari sistem sosial dan ekonomi yang utuh dan saling terhubung. Mempelajari hal ini sangat relevan bagi siswa SMK, karena mereka dapat melihat bagaimana syariat Islam berfungsi secara praktis dan logis, serta mampu menjawab isu-isu kesetaraan gender dalam konteks Islam dengan pemahaman yang benar.

Mengapa dalam banyak kasus, bagian ahli waris laki-laki lebih besar dari perempuan, meskipun keduanya memiliki derajat kekerabatan yang sama?
100%
100%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

mc019-1.jpg

Pernikahan, atau dalam Islam disebut an-nikah, adalah sebuah ikatan suci yang diatur secara rinci oleh syariat. Ia bukan sekadar tradisi sosial, melainkan ibadah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW. Dalam Al-Qur'an dan Hadis, pernikahan dijelaskan sebagai cara untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah-tenteram, penuh cinta, dan kasih sayang. Ini merupakan fondasi bagi umat Islam untuk menjaga keturunan, menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, dan menyempurnakan separuh agama.

Dalam Al-Qur'an, salah satu dalil yang paling sering dikutip adalah Surah Ar-Rum ayat 21, yang berbunyi::

mc019-2.jpg

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Ayat ini secara jelas menegaskan tujuan pernikahan, yaitu untuk menciptakan ketenangan dan menumbuhkan rasa kasih sayang antar pasangan. Dengan demikian, pernikahan yang ideal tidak hanya didasarkan pada cinta semata, melainkan juga pada prinsip-prinsip syariat dan akal yang sehat. Pemahaman yang komprehensif ini sangat penting bagi siswa, terutama yang berada di jenjang akhir sekolah, karena mereka akan menghadapi realitas kehidupan yang sesungguhnya dalam waktu dekat.

Mempelajari pernikahan dalam Islam bukan hanya tentang rukun dan syarat sahnya akad. Ini juga tentang memahami tanggung jawab suami dan istri, hak dan kewajiban masing-masing, serta hikmah di balik setiap aturan. Hal ini akan membekali siswa dengan fondasi moral dan etika yang kuat untuk membangun keluarga yang harmonis dan menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pernikahan, seorang suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istri dan anak-anaknya. Mengapa kewajiban ini sangat ditekankan dalam Islam?
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

mc013-1.jpg

Syukur merupakan bentuk keridhaan atau pengakuan terhadap rahmat Allah Swt. dengan setulus hati. Makna lainnya adalah pujian atau pengakuan terhadap segala nikmat Allah Swt. yang dibuktikan dengan kerendahan hati dan ketulusan menerimanya yang diwujudkan melalui ucapan, sikap, dan perilaku.

Mensyukuri nikmat adalah berterima kasih kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita. Caranya adalah  menggunakan segala nikmat tersebut, sesuai dengan tujuan nikmat itu diberikan. Misalnya nikmat tangan, mata, dan kaki, semuanya digunakan untuk hal-hal yang benar menurut Allah Swt, bukan keinginan nafsu, syahwat, apalagi perbuatan maksiat.

Hanya sayangnya, seringkali kita memahami nikmat itu hanya berupa harta benda, uang, dan fasilitas mewah lainnnya, padahal yang termasuk nikmat adalah hidup sehat, keluarga bahagia, menjalankan shalat secara istiqamah, terhindar dari segala cobaan, terhalang melakukan dosa dan kemaksiatan.

Dari penjelasan mengenai mensyukuri Nikmat terdiri dari 2 kata dasar yakni: Syukur dan Nikmat. Arti 2 suku kata dasar tersebut menurut bahasa adalah...     
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

tf010-1.jpg

Pernikahan dalam Islam merupakan salah satu bentuk ibadah yang bertujuan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Pernikahan tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga membentuk tanggung jawab bersama dalam membina kehidupan rumah tangga yang harmonis. Oleh karena itu, Islam menetapkan syarat dan rukun pernikahan, seperti adanya calon suami, calon istri, wali, dua orang saksi, serta ijab kabul yang sah.

Dalam kehidupan rumah tangga, suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Suami berkewajiban memberikan nafkah lahir dan batin serta melindungi keluarganya, sedangkan istri memiliki kewajiban menjaga kehormatan diri dan mengelola rumah tangga dengan baik. Hubungan yang dilandasi sikap saling menghormati dan komunikasi yang baik akan membantu menjaga keharmonisan keluarga.

Namun, dalam kondisi tertentu, konflik dalam rumah tangga dapat terjadi. Islam memberikan jalan terakhir berupa perceraian apabila kehidupan rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan. Perceraian diperbolehkan tetapi sangat tidak dianjurkan jika masih ada peluang untuk memperbaiki hubungan melalui musyawarah, nasihat keluarga, atau mediasi.

Di masyarakat, perceraian terkadang terjadi karena kurangnya pemahaman tentang hak dan kewajiban dalam pernikahan atau karena keputusan yang diambil secara emosional. Oleh karena itu, umat Islam perlu memahami prinsip-prinsip pernikahan dan perceraian secara bijak serta berpikir kritis dalam menghadapi masalah rumah tangga agar keputusan yang diambil tidak merugikan semua pihak, terutama anak-anak.

Berdasarkan stimulus, kurangnya pemahaman tentang hak dan kewajiban dalam pernikahan dapat menjadi salah satu penyebab perceraian.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

es035-1.jpg

Khutbah, dakwah, dan tabligh merupakan bagian penting dari penyampaian ajaran Islam kepada masyarakat. Ketiganya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengajak manusia kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan. Khutbah biasanya disampaikan dalam ibadah tertentu seperti khutbah Jumat atau khutbah Id, sedangkan dakwah memiliki cakupan yang lebih luas dan dapat dilakukan dalam berbagai cara serta situasi.

Seiring perkembangan zaman, metode dakwah juga mengalami perubahan. Jika dahulu dakwah lebih sering dilakukan melalui ceramah langsung di masjid atau majelis taklim, saat ini dakwah juga banyak dilakukan melalui media sosial, video, podcast, dan berbagai platform digital lainnya. Hal ini membuka peluang lebih besar untuk menyebarkan pesan Islam kepada masyarakat yang lebih luas.

Namun, perkembangan media juga membawa tantangan baru. Tidak semua pesan yang disampaikan di media digital mengandung nilai dakwah yang benar atau disampaikan dengan cara yang bijak. Ada kalanya dakwah dilakukan dengan bahasa yang provokatif, menimbulkan perpecahan, atau tanpa didukung oleh pemahaman yang benar terhadap ajaran Islam.

Oleh karena itu, seorang dai atau khatib perlu memiliki pemahaman agama yang baik, kemampuan komunikasi yang bijak, serta sikap yang santun dalam menyampaikan pesan. Dakwah yang efektif bukan hanya menyampaikan kebenaran, tetapi juga memperhatikan cara penyampaian agar pesan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Berdasarkan stimulus, jelaskan kriteria seorang dai atau khatib yang baik dalam menyampaikan khutbah atau dakwah!
Переглянути це питання

Berpikir kritis dan semangat mencintai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) adalah dua hal yang sangat relevan dan saling berkaitan dalam ajaran Islam. Al-Qur'an secara berulang kali mendorong manusia untuk menggunakan akal, merenung, dan meneliti alam semesta. Ini bukanlah semata anjuran, melainkan perintah yang menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang rasional dan progresif.  Melalui IPTEK, manusia dapat menyingkap rahasia alam, memahami kebesaran Sang Pencipta, dan pada akhirnya, semakin mengukuhkan keimanannya.

Salah satu dalil terpenting yang mendorong semangat ini adalah QS. Ali 'Imran ayat 190-191, yang berbunyi:

es032-1.jpg

Artinya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'"

Ayat ini menegaskan bahwa berpikir tentang alam semesta adalah ibadah yang setara dengan zikir. Ia membimbing manusia untuk memahami bahwa alam raya ini tidak diciptakan tanpa tujuan. Sebaliknya, setiap detailnya adalah tanda kebesaran Allah. Hal ini mendorong seorang Muslim untuk terus meneliti dan mengembangkan IPTEK, karena setiap penemuan akan mengantarkannya pada kekaguman yang lebih besar terhadap Sang Pencipta.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 juga memberikan dorongan kuat untuk menguasai ilmu pengetahuan. Ayat ini berbunyi:

es032-2.jpg

Artinya: "Wahai golongan jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah! Kalian tidak akan mampu menembusnya melainkan dengan kekuatan (ilmu)."

Ayat ini secara implisit menyatakan bahwa IPTEK adalah "kekuatan" (sultan) yang memungkinkan manusia untuk menembus batas-batas yang tidak terbayangkan. Ini adalah tantangan dan motivasi bagi umat Islam untuk menjadi garda terdepan dalam penguasaan IPTEK, bukan sebagai alat untuk kesombongan, melainkan sebagai sarana untuk membuktikan kebenaran Al-Qur'an dan berkhidmat kepada umat manusia.

Jelaskan hubungan antara berpikir kritis dengan mencintai IPTEK. Mengapa seorang Muslim harus memiliki keduanya secara seimbang untuk menghindari dampak negatif dari kemajuan teknologi?
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome