logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Course 1533

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Course 1533? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Course 1533 в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

tf005-1.jpg

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mendorong manusia untuk terus mengamati, meneliti, dan memahami berbagai fenomena alam. Dalam kehidupan modern, manusia memanfaatkan teknologi untuk mempelajari tata surya, perubahan iklim, hingga eksplorasi ruang angkasa. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia.

Al-Qur'an juga mendorong manusia untuk berpikir dan merenungkan ciptaan Allah. Dalam QS. Ali Imran ayat 190-191, dijelaskan bahwa pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. Ayat ini mengajarkan manusia untuk menggunakan akal, melakukan perenungan, dan berpikir kritis terhadap fenomena alam sebagai bentuk keimanan kepada Allah.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 memberikan dorongan kepada manusia dan jin untuk menjelajahi penjuru langit dan bumi jika mampu melakukannya dengan kekuatan atau ilmu. Ayat ini sering dipahami sebagai motivasi bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memahami alam semesta secara lebih luas.

Dengan demikian, Islam tidak memisahkan antara keimanan dan ilmu pengetahuan. Sikap berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta semangat mengembangkan IPTEK dapat menjadi sarana untuk semakin mengenal kebesaran Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Perkembangan IPTEK dalam stimulus menunjukkan bahwa rasa ingin tahu manusia dapat menjadi sarana untuk memahami tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

mc013-1.jpg

Syukur merupakan bentuk keridhaan atau pengakuan terhadap rahmat Allah Swt. dengan setulus hati. Makna lainnya adalah pujian atau pengakuan terhadap segala nikmat Allah Swt. yang dibuktikan dengan kerendahan hati dan ketulusan menerimanya yang diwujudkan melalui ucapan, sikap, dan perilaku.

Mensyukuri nikmat adalah berterima kasih kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita. Caranya adalah  menggunakan segala nikmat tersebut, sesuai dengan tujuan nikmat itu diberikan. Misalnya nikmat tangan, mata, dan kaki, semuanya digunakan untuk hal-hal yang benar menurut Allah Swt, bukan keinginan nafsu, syahwat, apalagi perbuatan maksiat.

Hanya sayangnya, seringkali kita memahami nikmat itu hanya berupa harta benda, uang, dan fasilitas mewah lainnnya, padahal yang termasuk nikmat adalah hidup sehat, keluarga bahagia, menjalankan shalat secara istiqamah, terhindar dari segala cobaan, terhalang melakukan dosa dan kemaksiatan.

Dari penjelasan mengenai mensyukuri Nikmat terdiri dari 2 kata dasar yakni: Syukur dan Nikmat. Arti 2 suku kata dasar tersebut menurut bahasa adalah...     
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

mr025-1.jpg

Perceraian, atau talak, dalam Islam adalah jalan terakhir yang dibolehkan untuk mengakhiri ikatan pernikahan. Meskipun dibolehkan, Islam memandang perceraian sebagai perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT.  Hal ini menunjukkan bahwa keharmonisan rumah tangga adalah tujuan utama, dan perceraian hanya boleh terjadi ketika semua upaya untuk memperbaiki hubungan telah gagal. Perceraian memiliki konsekuensi serius, baik bagi pasangan itu sendiri maupun bagi anak-anak yang terlibat.

Salah satu dalil yang paling sering dijadikan rujukan tentang perceraian adalah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

mr025-2.jpg

Artinya: "Perbuatan halal yang paling dibenci oleh Allah adalah perceraian."

Hadis ini secara tegas memberikan peringatan bahwa meskipun perceraian bukanlah perbuatan haram, ia bukanlah pilihan yang baik. Oleh karena itu, syariat Islam menetapkan prosedur yang ketat dan kompleks untuk perceraian, termasuk masa tunggu (iddah) dan hak-hak yang harus dipenuhi, seperti nafkah. Tujuannya adalah untuk memberikan waktu bagi pasangan untuk berpikir ulang, atau setidaknya, memastikan hak-hak perempuan dan anak-anak terpenuhi.

Pemahaman tentang perceraian sangat penting bagi siswa SMK. Mereka perlu menyadari bahwa pernikahan adalah komitmen seumur hidup yang tidak boleh dianggap enteng. Mereka juga harus memahami konsekuensi dari perceraian, baik dari segi hukum maupun sosial, agar dapat membuat keputusan yang bijak di masa depan. Mempelajari talak tidak hanya mengajarkan tentang perpisahan, tetapi juga tentang tanggung jawab, kesabaran, dan pentingnya menjaga keutuhan keluarga.

Materi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Islam memandang rumah tangga sebagai fondasi masyarakat. Dengan memahami aturan perceraian, siswa dapat lebih menghargai pentingnya membangun keluarga yang kokoh dan harmonis. Ini juga melatih mereka untuk berpikir secara kritis tentang isu-isu sosial dan hukum yang berkaitan dengan keluarga, serta mendorong mereka untuk mencari solusi damai dalam setiap masalah.

Seorang suami mengancam akan mentalak istrinya setiap kali mereka bertengkar. Apa yang dapat ditarik dari tindakan ini dalam pandangan Islam? (Pilih 2 jawaban yang benar)
100%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mr029-1.jpg

Hukum waris Islam, atau faraidh, adalah salah satu ajaran yang paling rinci dan terperinci. Aturan ini tidak dibuat tanpa alasan. Tujuannya adalah untuk memastikan keadilan bagi setiap ahli waris, menjaga silaturahmi, dan mencegah perselisihan yang sering terjadi di antara keluarga. Allah SWT telah menetapkan aturan yang jelas mengenai siapa saja yang berhak menerima warisan dan seberapa besar bagiannya. Dengan demikian, pembagian harta tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan dalam syariat.

Untuk dapat menerima warisan, seorang calon ahli waris harus memenuhi beberapa syarat. Pertama, ia harus hidup saat pewaris meninggal dunia. Ini adalah syarat mutlak, karena orang yang telah meninggal tidak dapat mewarisi. Kedua, harus ada hubungan kekerabatan yang sah, baik melalui nasab (garis keturunan), pernikahan (suami atau istri), maupun perbudakan (walaupun tidak relevan lagi di era modern). Ketiga, tidak ada penghalang yang menggugurkan haknya. Syarat-syarat ini menjadi filter penting untuk memastikan hanya pihak yang berhaklah yang menerima warisan.

Di sisi lain, terdapat beberapa penghalang (mawani') yang dapat menggugurkan hak seseorang untuk menerima warisan, meskipun ia memiliki hubungan kekerabatan dengan pewaris. Penghalang utama yang disepakati oleh mayoritas ulama adalah pembunuhan, di mana ahli waris membunuh pewarisnya dengan sengaja dan tanpa alasan yang dibenarkan. Hal ini untuk mencegah orang-orang yang berbuat jahat demi mendapatkan harta. Penghalang lainnya adalah perbedaan agama, di mana seorang Muslim tidak dapat mewarisi harta dari non-Muslim, begitu juga sebaliknya.

Materi ini sangat relevan bagi siswa SMK, terutama yang mengambil jurusan yang berkaitan dengan hukum atau keuangan. Dengan memahami syarat-syarat dan penghalang waris, mereka tidak hanya akan menguasai teori, tetapi juga dapat menerapkan ilmu ini dalam kehidupan nyata. Pemahaman ini akan membantu mereka menjadi individu yang bertanggung jawab dan mampu menyelesaikan masalah waris di masyarakat dengan berlandaskan pada syariat Islam.

Seorang laki-laki meninggal dunia. Ahli warisnya adalah seorang anak laki-laki dan seorang cucu laki-laki dari anak laki-lakinya yang telah meninggal. Mengapa cucu laki-laki tersebut tidak berhak menerima warisan? (Pilih 2 jawaban yang benar)
100%
100%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

mc012-1.jpg

Dalam QS. Al-A‘raf ayat 172 Allah menjelaskan bahwa seluruh manusia pernah bersaksi di hadapan-Nya sebelum dilahirkan ke dunia. Saat itu manusia memberikan pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya. Perjanjian ini dikenal sebagai misaq atau perjanjian primordial, yang menjadi landasan bahwa setiap manusia memiliki potensi iman sejak lahir.

Pengakuan tersebut menegaskan bahwa iman bukan hanya sekadar keyakinan yang muncul akibat lingkungan, pendidikan, atau pengalaman, tetapi merupakan fitrah yang Allah tanamkan dalam hati manusia. Tugas manusia bukan menciptakan iman, tetapi memelihara dan menghidupkan iman yang telah ditanamkan ke dalam jiwanya.

Ketika fitrah iman tersebut dipelihara, maka ia akan berkembang dalam bentuk amal yang tampak pada perbuatan nyata. Inilah yang disebut cabang-cabang iman (Syu‘abul Iman), yaitu wujud dari pengakuan kepada Allah melalui tindakan anggota tubuh, ucapan lisan, serta sikap batin yang selaras dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Sebaliknya, ketika manusia mengabaikan fitrah tersebut dan tidak diwujudkan melalui amal yang baik, maka keimanannya akan melemah. Oleh karena itu, cabang iman menjadi indikator apakah manusia menjaga perjanjian ruhani dengan Allah atau justru melupakannya. Dengan demikian, amal dan perilaku menjadi tolok ukur yang menghubungkan fitrah iman dengan kehidupan nyata.

QS. Al-A‘raf:172 menjelaskan fitrah iman. Jika fitrah belum diwujudkan melalui amal anggota tubuh, maka status iman seseorang menurut stimulus menjadi…
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

tf003-1.jpg

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, menghubungkan individu ke dalam dunia digital tanpa batas dan memungkinkan interaksi global. Keberadaannya membawa dua konsekuensi. Di satu sisi, ia sangat bermanfaat untuk memfasilitasi komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memberikan kemudahan akses informasi, yang juga dapat dioptimalkan sebagai media belajar dan bisnis.

Namun, di sisi lain, potensi dampak negatifnya sangat besar, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pornografi, hingga radikalisme. Data menunjukkan bahwa konten-konten negatif ini sering beredar luas, seperti kasus ribuan konten hoaks tentang Covid-19 yang sempat dipantau oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki adab dalam menggunakan media sosial. Adab, secara istilah, adalah kebiasaan dan aturan tingkah laku praktis yang bernilai baik yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Maksud dari adab bermedia sosial adalah sikap dan perilaku yang harus dikedepankan ketika berinteraksi dengan orang lain melalui media sosial, bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif yang merugikan diri sendiri dan orang lain

Adab dalam menggunakan media sosial didefinisikan sebagai sikap dan perilaku yang wajib dikedepankan hanya untuk mematuhi aturan platform tanpa mempedulikan nilai kebaikan yang diwariskan secara Islam

A. BENAR

B. SALAH
0%
100%
Переглянути це питання

mr024-1.jpg

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa terlepas dari penggunaan lisan. Lisan menjadi salah satu anugerah Allah yang sangat penting bagi manusia, karena melalui lisan seseorang bisa menyampaikan kebaikan maupun keburukan. Dalam Al-Qur'an dan Hadis, umat Islam sangat ditekankan untuk menjaga lisan, sebab dari lisan bisa lahir ucapan yang membawa pahala ataupun dosa. Oleh karena itu, lisan harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti berzikir, berkata jujur, memberi nasihat, serta mengucapkan salam.

Namun, tidak jarang lisan digunakan untuk hal-hal yang merugikan orang lain, seperti berbohong, berkata kasar, bergosip, dan mengadu domba. Perbuatan tersebut termasuk dosa besar karena dapat merusak hubungan antar sesama dan menimbulkan perpecahan. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa salah satu ciri orang beriman adalah mampu menjaga lisan dan tangannya dari menyakiti orang lain. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kedisiplinan dalam mengendalikan ucapan.

Di sisi lain, penggunaan lisan juga bisa menjadi sarana dakwah yang efektif. Dengan tutur kata yang santun, seorang muslim mampu menyampaikan ajaran Islam dengan penuh kasih sayang. Inilah yang dicontohkan oleh para nabi, khususnya Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan akhlak mulianya. Kata-kata yang lembut, penuh hikmah, dan bijaksana mampu melunakkan hati orang yang keras sekalipun. Hal ini membuktikan bahwa lisan bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga sarana ibadah.

Dengan demikian, menjaga lisan adalah kewajiban setiap muslim. Ucapan harus diarahkan kepada kebaikan, menjauhi perkataan buruk, serta digunakan untuk mempererat persaudaraan. Allah SWT bahkan mengingatkan dalam QS. Qaf ayat 18 bahwa setiap ucapan manusia selalu dicatat oleh malaikat. Oleh sebab itu, seorang muslim hendaknya berhati-hati dalam berbicara, agar lisannya menjadi jalan menuju surga, bukan sebaliknya membawa kepada neraka.

Berdasarkan narasi di atas. Berikut ini, beberapa petunjuk Islam dalam penggunaan lisan, antara lain:

1. Menjauhi kebiasaan berkata bohong dan tidak bermanfaat. Jangan pula berbicara yang berlebihan.

2. Jauhi perbuatan hasad, iri dan dengki.

3. Jangan berbicara dusta atau palsu. Ingat! Tanda-tanda orang munafik, salah satunya, jika berbicara berdusta atau bohong.

4. Jangan gunakan lisanmu untuk menggunjing (Q.S. al-Hujurat/49: 12)

5. Jangan berkata kasar (Q.S. Ali Imran/3: 159). Jauhi pula melakukan celaan dan melaknat orang lain.

6. Jangan berprasangka buruk terhadap orang lain dan Allah SWT.

7. Jawablah panggilan orang tua dengan sopan dan santun (Q.S. al-Isra'/17: 28), serta jauhi banyak berbantah-bantahan.

Dari hasil pernyataan-pernyataan diatas, manakah nomer yang tidak termasuk ke dalam petunjuk Islam dalam penggunaan lisan ....
0%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

Berpikir kritis dan semangat mencintai IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) adalah dua hal yang sangat relevan dan saling berkaitan dalam ajaran Islam. Al-Qur'an secara berulang kali mendorong manusia untuk menggunakan akal, merenung, dan meneliti alam semesta. Ini bukanlah semata anjuran, melainkan perintah yang menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang rasional dan progresif.  Melalui IPTEK, manusia dapat menyingkap rahasia alam, memahami kebesaran Sang Pencipta, dan pada akhirnya, semakin mengukuhkan keimanannya.

Salah satu dalil terpenting yang mendorong semangat ini adalah QS. Ali 'Imran ayat 190-191, yang berbunyi:

es032-1.jpg

Artinya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): 'Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'"

Ayat ini menegaskan bahwa berpikir tentang alam semesta adalah ibadah yang setara dengan zikir. Ia membimbing manusia untuk memahami bahwa alam raya ini tidak diciptakan tanpa tujuan. Sebaliknya, setiap detailnya adalah tanda kebesaran Allah. Hal ini mendorong seorang Muslim untuk terus meneliti dan mengembangkan IPTEK, karena setiap penemuan akan mengantarkannya pada kekaguman yang lebih besar terhadap Sang Pencipta.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 juga memberikan dorongan kuat untuk menguasai ilmu pengetahuan. Ayat ini berbunyi:

es032-2.jpg

Artinya: "Wahai golongan jin dan manusia, jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah! Kalian tidak akan mampu menembusnya melainkan dengan kekuatan (ilmu)."

Ayat ini secara implisit menyatakan bahwa IPTEK adalah "kekuatan" (sultan) yang memungkinkan manusia untuk menembus batas-batas yang tidak terbayangkan. Ini adalah tantangan dan motivasi bagi umat Islam untuk menjadi garda terdepan dalam penguasaan IPTEK, bukan sebagai alat untuk kesombongan, melainkan sebagai sarana untuk membuktikan kebenaran Al-Qur'an dan berkhidmat kepada umat manusia.

Jelaskan hubungan antara berpikir kritis dengan mencintai IPTEK. Mengapa seorang Muslim harus memiliki keduanya secara seimbang untuk menghindari dampak negatif dari kemajuan teknologi?
Переглянути це питання
Dalam pernikahan menurut Syari'at Islam, terlaksananya suatu prosesi akad Nikah (Ijab Qabul) dapat terlihat dari terpenuhi atau tidaknya Rukun dan Syarat Nikah yang sesuai dengan ketentuan Syari'at Islam.

Pentingnya pemahaman terhadap rukun dan syarat nikah ini ditegaskan dalam berbagai dalil, baik dari Al-Qur'an maupun Hadis. Salah satu hadis yang sering dijadikan landasan adalah sabda Rasulullah :

es034-1.jpg

Artinya: "Tidak sah suatu pernikahan tanpa wali dan dua saksi yang adil."

Hadis ini secara tegas menunjukkan bahwa keberadaan wali dan saksi bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Tujuannya adalah untuk menjaga kemuliaan pernikahan, melindungi hak-hak perempuan, dan mencegah pernikahan yang tidak sah atau merugikan. Pernikahan yang tidak memenuhi rukun dan syaratnya akan berakibat pada ketidakabsahan status pernikahan, yang pada gilirannya bisa menimbulkan masalah sosial dan hukum, seperti masalah nasab anak dan hak waris.

Jelaskan syarat-syarat rukun nikah pada calon pengantin laki-laki dan wali nikah!
Переглянути це питання

tf002-1.jpg

Artinya : "Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Allah menyesatkan orang-orang yang zalim, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

QS. Ibrahim ayat 27 menjelaskan bahwa Allah meneguhkan (menguatkan) hati orang beriman dengan perkataan yang teguh baik di dunia maupun di akhirat. Ayat ini menunjukkan bahwa keimanan yang kuat tidak hanya bergantung pada ilmu, tetapi juga pada keteguhan hati dalam berpegang pada kebenaran. Perkataan yang teguh dalam tafsir ulama dimaknai sebagai kalimat tauhid "La ilaha illallah", yang menjadi inti akidah Islam.

Dalam kehidupan modern khususnya di lingkungan pelajar SMK, keteguhan akidah tampak ketika seseorang tidak mudah terpengaruh oleh ajakan buruk, seperti menyontek, tawuran, memakai jimat untuk ujian, atau percaya ramalan nasib. Ketika niat dan keyakinan seseorang bersih hanya karena Allah, maka setiap perbuatannya menjadi bentuk cabang iman dari hati.

Oleh karena itu, iman yang benar bukan hanya tampak dalam ucapan atau penampilan religius, tetapi dalam niat yang lurus, akidah yang benar, dan hati yang yakin kepada Allah. Ketika hati kuat, ucapan dan tindakan pun akan terarah. Ayat ini menegaskan bahwa Allah-lah yang menguatkan hati orang beriman, bukan sekadar usaha manusia semata.

QS. Ibrahim ayat 27 menegaskan bahwa Allah menguatkan hati orang beriman dengan kalimat tauhid.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome