logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Dalam ilmu faraidh, atau hukum waris Islam, penentuan ahli waris didasark...

✅ Перевірена відповідь на це питання доступна нижче. Наші рішення, перевірені спільнотою, допомагають краще зрозуміти матеріал.

mr028-1.jpg

Dalam ilmu faraidh, atau hukum waris Islam, penentuan ahli waris didasarkan pada hubungan kekerabatan dengan pewaris, baik melalui garis keturunan (nasab), pernikahan, maupun sebab lainnya. Salah satu aspek terpenting dari faraidh adalah memahami pembagian warisan yang adil antara ahli waris laki-laki dan perempuan. Islam telah menetapkan aturan yang spesifik dan rinci, tidak semata-mata mengutamakan salah satu gender, melainkan memberikan hak sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam keluarga.

Dalil-dalil Al-Qur'an secara eksplisit mengatur pembagian ini. Salah satunya adalah Surah An-Nisa' ayat 11 yang berbunyi :

mr028-2.jpg

Artinya: "Allah mensyariatkan (mewajibkan) kepadamu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu, yaitu: bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan; dan jika anak perempuan itu lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; dan jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separuh (harta)."

Ayat ini menjelaskan prinsip dasar yang dikenal sebagai "lil-dzakari mitslu hazhzhil untsyyain" (bagian laki-laki sama dengan bagian dua orang perempuan). Prinsip ini seringkali disalahpahami sebagai bentuk ketidakadilan. Padahal, para ulama menjelaskan bahwa laki-laki memiliki tanggung jawab nafkah yang lebih besar. Ia harus menafkahi istri, anak-anak, bahkan terkadang kerabat perempuan. Sementara itu, bagian yang diterima perempuan sepenuhnya menjadi miliknya tanpa kewajiban nafkah, karena nafkahnya ditanggung oleh suami atau ahli waris laki-laki lainnya.

Dengan demikian, pembagian warisan dalam Islam tidak dapat dilihat secara parsial. Ia adalah bagian dari sistem sosial dan ekonomi yang utuh dan saling terhubung. Mempelajari hal ini sangat relevan bagi siswa SMK, karena mereka dapat melihat bagaimana syariat Islam berfungsi secara praktis dan logis, serta mampu menjawab isu-isu kesetaraan gender dalam konteks Islam dengan pemahaman yang benar.

Mengapa dalam banyak kasus, bagian ahli waris laki-laki lebih besar dari perempuan, meskipun keduanya memiliki derajat kekerabatan yang sama?
100%
100%
0%
0%
0%
Більше питань подібних до цього

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome