✅ Перевірена відповідь на це питання доступна нижче. Наші рішення, перевірені спільнотою, допомагають краще зрозуміти матеріал.
Baca cermat dialog berikut.
Muncul Sangkuriang dengan beberapa anak buahnya.
Sangkuriang : “Pertapa, tidakkah Anda melihat seorang wanita cantik berlari- lari ke tempat ini?”
Sang Prabu : “Tadi saya melihat ibumu berdiri di depanku”
Sangkuriang : “Hai, ocehan apa pula ini?” (anak buah Sangkuriang tertawa)
Sang Prabu : “Dayang Sumbi adalah ibu kandungmu, Sangkuriang.”
Sangkuriang : “Mereka berkomplot, kawan-kawan.” (anak buah Sangkuriang tertawa lagi). “Janganlah ikut campur, hai pertapa. Anda tidak punya kepentingan dalam perkara ini.”
Sang Prabu : “Saya sangat berkepentingan dalam perkara ini, Sangkuriang.”
Sangkuriang : “Berkepentingan? Wah, wah, wah, belakangan ini banyak sekali pertapa yang tak dapat mengendalikan lidahnya, kawan-kawan.” (anak buah tertawa lagi)
Sang Prabu : “Saya tak dapat membiarkan anak menikah dengan ibu kandungnya sendiri.”
Sangkuriang : “Bagaimana Anda tahu bahwa Dayang Sumbi ibu kandungku?”
Sang Prabu : “Karena aku adalah kakekmu, Sangkuriang. Dayang Sumbi adalah anak kandungku.
Sangkuriang : “Kawan-kawan, tidakkah keterlaluan kalau dalam dua hari saya menemukan dua kerabat sekaligus?” (anak buah tertawa)
(kepada Sang Prabu) “Memang Anda pun keterlaluan, mempermainkan orang yang sungguh-sungguh seperti saya. Anda sedang main sandiwara, menyesal sekali, saya tidak tertarik. Saya sedang memikirkan hal lain. Sekarang, jangan halangi jalanku! (mengibaskan Sang Prabu hingga terjatuh ke samping. Dayang Sumbi yang tidak terlindung lagi segera mencabut tusuk kondenya lalu mengarahkan bagian yang runcing ke arah jantungnya)
Tema dalam penggalan naskah drama tersebut adalah . . .