Perhatikan teks berikut!Abu Nawas dan Raja yang LaparImage failed to load: mc014-1.jpg
Pada suatu hari, Raja Harun Al-Rasyid sedang berburu di hutan bersama para pengawalnya. Karena terlalu jauh dari istana, Raja pun merasa sangat lapar. la melihat sebuah gubuk kecil dan memutuskan untuk mampir.Ternyata, gubuk itu milik Abu Nawas."Wahai, Abu Nawas, apakah kau punya makanan untukku?" tanya sang Raja.Abu Nawas yang dikenal miskin menjawab, "Maaf, Paduka. Hamba hanya memiliki sepotong roti kering dan air putih."Raja menerima dengan senang hati. Setelah makan roti itu, ia berkata, "Sungguh nikmat roti ini, Abu Nawas. Aku belum pernah makan roti seenak ini di istana."Abu Nawas tersenyum, lalu menjawab, "Tentu saja nikmat, Paduka. Karena roti ini dimakan dalam keadaan lapar, tanpa cara-cara, tanpa piring emas, dan tanpa gangguan para hulubalang!"Raja terdiam sejenak, lalu tertawa terbahak-bahak. la sadar, kenikmatan makanan tidak hanya dari rasa, tetapi dari suasana dan keikhlasan. Karena senang dengan jawaban Abu Nawas, Raja pun memberinya hadiah sekantong emas.Dikutip dari Hikayat Abu NawasLatar tempat yang terdapat dalam cerita tersebut adalah ....