Looking for KIMIA XI (DL) - 2526 test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for KIMIA XI (DL) - 2526 at elabs-smaraw.labschool-unj.sch.id.
Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!
Pada pelarutan 0,2 mol Kristal NaOH dalam 500 mL air, didapatkan suhu naik dari 270C menjadi 370C. jika kalor jenis larutan 4,2 J/g.C. maka perubahan entalpi pelarutan NaOH adalah ... (massa jenis air = 1 gr/ml)
Diketahui entalpi pembentukan H2O(l) dan H2O(g) berturut-turut : - 264 Kj/mol dan – 222 Kj/mol, maka entalpi reaksi pengembunan 1,8 gram air (Mr = 18) akan ....
Diketahui energi ikatan sebagai berikut :
C – H = 40 Kj/mol
C = O = 80 Kj/mol
O – H = 45 Kj/mol
O = O = 50 Kj/mol
Jika pada reaksi :
C2H2 + O2 → CO2 + H2O (belum setara) ΔH = - 200 Kj/mol
H-C≡C-H + O=O → O=C=O + H-O-H
Maka energi ikatan, C ≡ C adalah ....
Diketahui :
ΔH pembentukan CH3COOH = - 150 kkal
ΔH pembentukan H2O = - 70 kkal
ΔH pembentukan CO2 = - 90 kkal
Nilai dari ΔH untuk reaksi pembakaran CH3COOH adalah ....
CH3COOH + O2 → CO2 + H2O ( Belum Setara )
∆Hf° NH3(g) = -50 kJ mol-1
∆Hf° BF3(g) = -1140 kJ mol-1∆Hf° NH3BF3(g) = -2615 kJ mol-1
Perubahan entalpi reaksi pembuatan 8,5 g NH3BF3 (Mr = 85) dari NH3 dan BF3 adalah.....Kalor yang dihasilkan dari pelarutan CaCl2 (Mr = 111) di dalam air digunakan pada kantong
penghangat P3K.
Reaksi pelarutannya adalah
CaCl2(s) → Ca2+(aq) + 2 Cl-
(aq) ∆H=-83,6kJ
Sebuah kantong penghangat dirancang agar suhunya naik dari 25°C menjadi 35°C ketika
digunakan. Jika kapasitas kalor kantong penghangat beserta isinya adalah 418 J/°C, massa CaCl2 yang
harus ditambahkan ke dalam kantong tersebut adalah…..
Kalor dan Energi dalam Dunia Sehari-hari
Energetika kimia adalah cabang ilmu yang mempelajari perubahan energi yang menyertai reaksi
kimia. Konsep ini sangat fundamental dalam kehidupan kita. Pernahkah Anda berpikir mengapa
makanan memberikan energi, atau mengapa bensin bisa menggerakkan kendaraan? Semua itu
adalah contoh dari pelepasan energi dari reaksi kimia.
Salah satu cara untuk mengukur perubahan energi ini adalah dengan kalorimetri. Prinsip dasar
kalorimetri adalah mengukur perubahan suhu yang terjadi ketika suatu reaksi kimia
berlangsung. Alat yang digunakan disebut kalorimeter. Contoh paling sederhana adalah
kalorimeter cangkir kopi, di mana reaksi terjadi di dalam wadah berinsulasi dan perubahan suhu
diukur untuk menentukan jumlah kalor yang dilepaskan atau diserap. Kalor yang diukur ini
disebut kalor reaksi (q reaksi), yang memiliki nilai berlawanan dengan kalor yang diserap atau
dilepaskan oleh lingkungan (q lingkungan).
Selain kalorimetri, kita juga bisa memprediksi perubahan energi menggunakan Hukum Hess.
Hukum ini menyatakan bahwa total perubahan entalpi untuk suatu reaksi adalah sama, terlepas
dari apakah reaksi terjadi dalam satu langkah atau melalui serangkaian langkah. Dengan
menggunakan Hukum Hess, kita dapat menghitung entalpi reaksi yang sulit diukur secara
langsung. Misalnya, entalpi pembentukan asetilena (C2H2) dapat dihitung dari entalpi
pembakaran C2H2, C(grafit), dan H2. Dengan memahami prinsip-prinsip ini, kita dapat
memprediksi dan mengontrol energi yang terlibat dalam berbagai proses kimia.
Berdasarkan teks, jika sebuah kalorimeter cangkir kopi mencatat kenaikan suhu setelah suatu reaksi, apa yang dapat disimpulkan tentang jenis reaksi tersebut.....O−H = 463 kJ/mol
Jika reaksi pembakaran metana adalah CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g), berapakah
perubahan entalpi reaksi (ΔH) dari reaksi tersebut.....