logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

Mata Pelajaran Pilihan

Looking for Mata Pelajaran Pilihan test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Mata Pelajaran Pilihan at lms.smktarunabhakti.sch.id.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

mr017-1.jpg

Rudi mendapatkan proyek dari kliennya untuk membuat video promosi produk dalam format vertikal untuk Instagram Reels dan TikTok. Klien menginginkan transisi yang mulus, teks yang menarik, dan efek suara yang sesuai agar video lebih menarik perhatian.

Saat proses editing di Adobe Premiere Pro, Rudi menghadapi beberapa tantangan:

1. Aspect Ratio Berbeda - Rekaman yang diberikan klien memiliki rasio 16:9, tetapi video yang diminta harus dalam format 9:16.

2. Transisi Tidak Halus - Beberapa klip terasa kurang menyatu karena transisi yang kasar.

3. Pemilihan Font dan Animasi Teks - Klien ingin teks terlihat lebih modern dan menarik perhatian.

Rudi ingin memastikan hasil akhirnya terlihat menarik, profesional, dan sesuai dengan platform media sosial.

Pertanyaan:

Fitur atau teknik apa yang sebaiknya digunakan Rudi dalam proses editingnya?

Pilihan jawaban (pilih lebih dari satu):
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Dita sedang mengedit sebuah video presentasi untuk tugas sekolahnya. Ia ingin menambahkan teks yang muncul perlahan agar tampak lebih menarik. Untuk itu, Dita membuka panel Effect Controls pada software editing.

Di panel tersebut, ia dapat menambahkan keyframe, Dita juga mencoba mengatur opacity. Tidak hanya itu, ia memanfaatkan pengaturan rotation dan scale untuk menyesuaikan ukuran klip sesuai kebutuhan. Dengan fitur-fitur ini, Dita dapat membuat hasil editan yang lebih kreatif dan profesional.

Panel Effect Controls menjadi pusat pengaturan semua efek, Mulai dari pengaturan opacity, rotasi, hingga penambahan keyframe, semuanya bisa diatur dengan detail dan presisi. Dari tabel yang tersedia, cocokanlah deskripsi yang ada dengan pilihan fitur yang sesuai.

Cocokanlah antara Deskripsi dan Pilihan pada tabel di atas, kemudian tentukan jawaban yang paling tepat!

DeskripsiPilihan
1. Mengatur transparan pada objekA. Scale
2. Memutar objekB. Effect Control
3. Menambah keyframeC. Rotation
4. Mengatur ukuran klipD. Opacity
5. Panel untuk semua pengaturan efekE. Keyframe
View this question
grp009-1.jpg

Andi diminta membuat bumper untuk acara sekolah yang berdurasi 10 detik. Ia menambahkan logo sekolah di awal, lalu memberi efek transisi agar logo muncul secara elegan. Setelah itu, ia menambahkan teks "Festival Seni 2025" dengan animasi sederhana.Untuk memperkuat suasana, Andi menggunakan musik pendek yang sesuai dengan tema acara. Semua elemen ia susun di timeline Premiere dengan pengaturan transisi, efek teks, dan audio.Bumper sederhana ini akhirnya menjadi pembuka yang menarik perhatian penonton sebelum acara dimulai.

Jodohkan deskripsi di kolom kiri dengan pilihan di kolom kanan.

DeskripsiPilihan
1. Logo sekolah dimunculkan di awalA. Musik Pendek (Jingle)
2. Efek perpindahan antar elemenB. Efek Transisi
3. Teks judul acaraC. Animasi Teks
4. Suara pendukung suasanaD. Logo Opening
5. Penyusunan elemen di timelineE. Editing Premiere
View this question
Soal Pilihan Ganda Kompleks

mr018-1.jpg

       Saat membuat project baru dengan flutter create nama_project, Flutter membuat folder dan berkas dasar secara otomatis. Di folder root (paling atas) biasanya ada pubspec.yaml, README.md, .gitignore, serta folder lib/, android/, ios/, dan test/. Mengetahui letak berkas penting membantu kita menemukan kode, mengatur dependency, dan memperbaiki error build lebih cepat.

     Pubspec.yaml adalah berkas penting untuk mengatur informasi project seperti nama, versi, batasan environment, daftar dependencies (package yang dipakai aplikasi saat jalan), dev_dependencies (package untuk pengembangan/test), serta daftar assets (gambar, font) di bawah bagian flutter:. Setelah mengedit pubspec.yaml, kita jalankan flutter pub get agar dependency dan asset bisa dipakai di project.

    Folder android/ dan ios/ berisi konfigurasi dan kode native untuk masing-masing platform. Contoh file penting di Android: AndroidManifest.xml, app/build.gradle; di iOS: Info.plist, Podfile. Kalau perlu menambahkan permission (contoh: akses internet) atau mengubah signing untuk rilis, biasanya ubah file di folder platform ini.

      Di dalam lib/ sebaiknya kita mengatur kode menurut fungsi agar rapi, misalnya models/ (kelas data), services/ (fungsi panggil API), screens/ (halaman UI), widgets/ (komponen yang dipakai ulang), dan utils/. Ada juga folder build/ (hasil kompilasi), .dart_tool/ dan pubspec.lock yang terbentuk otomatis. Beberapa perintah yang sering dipakai: flutter run, flutter build apk/appbundle, flutter clean, flutter pub get, flutter test.

Berdasarkan bacaan di atas, isi yang biasa dimasukkan di file pubspec.yaml adalah...?

100%
100%
100%
0%
0%
View this question
Soal Pilihan Ganda   

mc013-1.jpg

      Flutter adalah framework open-source yang di kembangkan oleh Google yang digunakan untuk membuat aplikasi multiplatform, mulai dari Android, iOS, Web, hingga Desktop. Dengan Flutter, developer cukup menulis kode sekali lalu dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Framework ini menggunakan bahasa pemrograman Dart yang dirancang agar efisien dalam membangun aplikasi dengan antarmuka pengguna yang responsif.

       Agar Flutter dapat digunakan, langkah pertama adalah mengunduh Flutter SDK (Software Development Kit) dari situs resmi. Setelah itu, SDK perlu diletakkan pada direktori tertentu dan ditambahkan ke dalam PATH environment agar perintah Flutter bisa dijalankan melalui terminal atau command prompt. Tanpa pengaturan PATH, perintah seperti flutter doctor atau flutter run tidak akan dikenali sistem.

         Selain SDK Flutter, developer juga membutuhkan IDE untuk menulis kode. IDE yang umum digunakan adalah Android Studio dan Visual Studio Code. Android Studio mendukung emulator bawaan yang memungkinkan pengujian aplikasi langsung di komputer, sementara Visual Studio Code lebih ringan dengan dukungan ekstensi Flutter dan Dart yang praktis.

         Untuk memastikan instalasi sudah benar, perintah flutter doctor dijalankan. Perintah ini akan memeriksa apakah Flutter SDK, Android SDK, IDE, dan emulator sudah terdeteksi. Jika ada komponen yang belum lengkap, Flutter doctor akan menampilkan peringatan sehingga developer dapat segera memperbaikinya.

Berdasarkan bacaan di atas, Android Studio mendukung …?
0%
0%
0%
100%
0%
View this question
grp006-1.jpg

Flutter adalah framework open-source yang digunakan untuk membangun aplikasi mobile, web, dan desktop dengan satu basis kode. Salah satu keunggulan Flutter adalah kemampuannya berkomunikasi dengan server menggunakan API (Application Programming Interface). Dengan API, aplikasi dapat mengirim permintaan (request) dan menerima respon (response) dari server.

Untuk melakukan komunikasi dengan API, Flutter biasanya menggunakan package http yang ditambahkan melalui file pubspec.yaml. Package ini mendukung berbagai metode HTTP seperti GET, POST, PUT, PATCH, dan DELETE. Metode GET biasanya digunakan untuk mengambil data dari server, sedangkan POST digunakan untuk mengirim data baru.

Respon dari API umumnya berupa data berformat JSON (JavaScript Object Notation). Data JSON ini harus diubah ke dalam bentuk model agar mudah digunakan dalam aplikasi. Proses konversi dapat dilakukan dengan decode JSON menggunakan fungsi bawaan jsonDecode dari Dart. Setelah data berhasil diproses, maka informasi dapat ditampilkan di widget Flutter, baik StatelessWidget maupun StatefulWidget.

Penggunaan API di Flutter juga memerlukan penanganan asynchronous menggunakan async dan await. Hal ini penting karena proses request dan response membutuhkan waktu, sehingga aplikasi tidak boleh berhenti hanya karena menunggu data dari server. Dengan penanganan asynchronous, aplikasi tetap responsif dan pengguna bisa berinteraksi dengan fitur lainnya sambil menunggu data.

Cocokkan antara metode/istilah Flutter API dengan fungsi yang tepat.. !

View this question
Soal Pilihan Ganda Kompleks

mr022-1.jpg

       Saat membuat project baru dengan flutter create nama_project, Flutter membuat folder dan berkas dasar secara otomatis. Di folder root (paling atas) biasanya ada pubspec.yaml, README.md, .gitignore, serta folder lib/, android/, ios/, dan test/. Mengetahui letak berkas penting membantu kita menemukan kode, mengatur dependency, dan memperbaiki error build lebih cepat.

     Pubspec.yaml adalah berkas penting untuk mengatur informasi project seperti nama, versi, batasan environment, daftar dependencies (package yang dipakai aplikasi saat jalan), dev_dependencies (package untuk pengembangan/test), serta daftar assets (gambar, font) di bawah bagian flutter:. Setelah mengedit pubspec.yaml, kita jalankan flutter pub get agar dependency dan asset bisa dipakai di project.

    Folder android/ dan ios/ berisi konfigurasi dan kode native untuk masing-masing platform. Contoh file penting di Android: AndroidManifest.xml, app/build.gradle; di iOS: Info.plist, Podfile. Kalau perlu menambahkan permission (contoh: akses internet) atau mengubah signing untuk rilis, biasanya ubah file di folder platform ini.

      Di dalam lib/ sebaiknya kita mengatur kode menurut fungsi agar rapi, misalnya models/ (kelas data), services/ (fungsi panggil API), screens/ (halaman UI), widgets/ (komponen yang dipakai ulang), dan utils/. Ada juga folder build/ (hasil kompilasi), .dart_tool/ dan pubspec.lock yang terbentuk otomatis. Beberapa perintah yang sering dipakai: flutter run, flutter build apk/appbundle, flutter clean, flutter pub get, flutter test.

Perintah yang biasa digunakan untuk menambahkan Package atau menginstall Package dan perintah untuk membuat file aplikasi android adalah ...?

0%
100%
0%
0%
100%
View this question

es077-1.jpg

      Salah satu keunggulan Flutter adalah kemampuannya untuk terhubung dengan layanan eksternal melalui API. API memungkinkan aplikasi mengambil data dari server atau mengirim data ke server. Untuk mempermudah integrasi dengan API, Flutter menggunakan package yang dapat ditambahkan melalui pubspec.yaml.

    Salah satu package populer adalah http. Dengan package ini, developer dapat melakukan berbagai request ke server melalui protocol HTTP seperti GET, POST, PUT, PATCH, dan DELETE. sehingga aplikasi dapat mengambil atau mengirim data ke API. Data yang diterima biasanya dalam format JSON, yang kemudian perlu diproses menjadi objek agar dapat ditampilkan di widget Flutter.

      Untuk menggunakan package http, langkah pertama adalah menambahkannya pada file pubspec.yaml. Setelah itu, jalankan perintah flutter pub get agar package terinstal. Pada file Dart, package ini kemudian diimpor dengan import 'package:http/http.dart' as http;.

     Respon dari API umumnya berupa data berformat JSON (JavaScript Object Notation). Data JSON ini harus diubah ke dalam bentuk model agar mudah digunakan dalam aplikasi. Proses konversi dapat dilakukan dengan decode JSON menggunakan fungsi bawaan jsonDecode dari Dart. Setelah data berhasil diproses, maka informasi dapat ditampilkan di widget Flutter, baik StatelessWidget maupun StatefulWidget.

    Penggunaan API di Flutter juga memerlukan penanganan asynchronous menggunakan async dan await. Hal ini penting karena proses request dan response membutuhkan waktu, sehingga aplikasi tidak boleh berhenti hanya karena menunggu data dari server. Dengan penanganan asynchronous, aplikasi tetap responsif dan pengguna bisa berinteraksi dengan fitur lainnya sambil menunggu data.

Apa fungsi utama package http dalam pengembangan aplikasi Flutter ?
View this question
Soal Pilihan Ganda   

mc001-1.jpg

      Flutter adalah framework open-source yang di kembangkan oleh Google yang digunakan untuk membuat aplikasi multiplatform, mulai dari Android, iOS, Web, hingga Desktop. Dengan Flutter, developer cukup menulis kode sekali lalu dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Framework ini menggunakan bahasa pemrograman Dart yang dirancang agar efisien dalam membangun aplikasi dengan antarmuka pengguna yang responsif.

       Agar Flutter dapat digunakan, langkah pertama adalah mengunduh Flutter SDK dari situs resmi. Setelah itu, SDK perlu diletakkan pada direktori tertentu dan ditambahkan ke dalam PATH environment agar perintah Flutter bisa dijalankan melalui terminal atau command prompt. Tanpa pengaturan PATH, perintah seperti flutter doctor atau flutter run tidak akan dikenali sistem.

         Selain SDK Flutter, developer juga membutuhkan IDE untuk menulis kode. IDE yang umum digunakan adalah Android Studio dan Visual Studio Code. Android Studio mendukung emulator bawaan yang memungkinkan pengujian aplikasi langsung di komputer, sementara Visual Studio Code lebih ringan dengan dukungan ekstensi Flutter dan Dart yang praktis.

         Untuk memastikan instalasi sudah benar, perintah flutter doctor dijalankan. Perintah ini akan memeriksa apakah Flutter SDK, Android SDK, IDE, dan emulator sudah terdeteksi. Jika ada komponen yang belum lengkap, Flutter doctor akan menampilkan peringatan sehingga developer dapat segera memperbaikinya.

Berdasarkan bacaan di atas, Flutter dikembangkan oleh …?
0%
100%
0%
0%
0%
View this question
Soal Pilihan Ganda Kompleks

mr016-1.jpg

       Saat membuat project baru dengan flutter create nama_project, Flutter membuat folder dan berkas dasar secara otomatis. Di folder root (paling atas) biasanya ada pubspec.yaml, README.md, .gitignore, serta folder lib/, android/, ios/, dan test/. Mengetahui letak berkas penting membantu kita menemukan kode, mengatur dependency, dan memperbaiki error build lebih cepat.

     Pubspec.yaml adalah berkas penting untuk mengatur informasi project seperti nama, versi, batasan environment, daftar dependencies (package yang dipakai aplikasi saat jalan), dev_dependencies (package untuk pengembangan/test), serta daftar assets (gambar, font) di bawah bagian flutter:. Setelah mengedit pubspec.yaml, kita jalankan flutter pub get agar dependency dan asset bisa dipakai di project.

    Folder android/ dan ios/ berisi konfigurasi dan kode native untuk masing-masing platform. Contoh file penting di Android: AndroidManifest.xml, app/build.gradle; di iOS: Info.plist, Podfile. Kalau perlu menambahkan permission (contoh: akses internet) atau mengubah signing untuk rilis, biasanya ubah file di folder platform ini.

      Di dalam lib/ sebaiknya kita mengatur kode menurut fungsi agar rapi, misalnya models/ (kelas data), services/ (fungsi panggil API), screens/ (halaman UI), widgets/ (komponen yang dipakai ulang), dan utils/. Ada juga folder build/ (hasil kompilasi), .dart_tool/ dan pubspec.lock yang terbentuk otomatis. Beberapa perintah yang sering dipakai: flutter run, flutter build apk/appbundle, flutter clean, flutter pub get, flutter test.

Berdasarkan bacaan di atas, File/ folder yang biasanya ada di root project Flutter adalah ..?

0%
0%
0%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on lms.smktarunabhakti.sch.id?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome