logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

Konsentrasi Keahlian

Looking for Konsentrasi Keahlian test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Konsentrasi Keahlian at lms.smktarunabhakti.sch.id.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Proxy server bertindak sebagai perantara antara pengguna dan internet.

Dengan menggunakan proxy, administrator bisa mengatur situs apa saja yang boleh atau tidak boleh diakses.

Misalnya, di sebuah sekolah, proxy digunakan untuk membatasi akses siswa ke situs hiburan agar bandwidth tidak habis.

Selain itu, proxy juga dapat mempercepat akses ke situs tertentu karena menyimpan cache dari permintaan sebelumnya.

mc009-1.jpg

Jika sebuah sekolah ingin meningkatkan kecepatan akses ke situs pembelajaran yang sering dikunjungi, fitur proxy server manakah yang paling berperan?

0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Perusahaan startup komunikasi CallIndo sedang mengembangkan layanan telepon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) untuk kebutuhan bisnis. Dengan VoIP, percakapan suara bisa dilakukan melalui jaringan internet, bukan lagi jaringan telepon konvensional.

Di dalam sistem VoIP, salah satu komponen penting adalah Softswitch, yaitu server yang mengatur lalu lintas panggilan. Softswitch berfungsi sebagai penghubung antara pengguna (endpoint) dengan jaringan VoIP. Di dalamnya terdapat ekstensi dan dial plan. Ekstensi adalah nomor unik yang diberikan kepada setiap pengguna, sedangkan dial plan adalah aturan untuk memetakan bagaimana nomor dialed diproses oleh sistem.

Softswitch modern biasanya menggunakan SIP (Session Initiation Protocol) sebagai standar komunikasi. SIP memudahkan proses inisiasi, modifikasi, dan terminasi panggilan suara maupun video. Proses instalasi server softswitch berbasis SIP melibatkan setup sistem operasi, instalasi paket SIP server, konfigurasi jaringan, hingga pengujian panggilan antar ekstensi.

Namun, layanan VoIP juga memiliki risiko keamanan. Banyak kasus VoIP fraud seperti penyalahgunaan ekstensi untuk melakukan panggilan internasional tanpa izin. Karena itu, firewall sangat diperlukan. Firewall membantu memblokir trafik berbahaya, hanya mengizinkan protokol yang diperlukan (seperti SIP dan RTP), serta melindungi server dari serangan brute force.

Tabel: Evaluasi Server Softswitch CallIndo

 

Komponen

Fungsi Utama

Potensi Permasalahan

Solusi yang Dilakukan

EkstensiNomor unik untuk pengguna VoIPPenyalahgunaan ekstensi untuk fraud callAutentikasi & pembatasan akses
Dial PlanAturan pemetaan panggilanKesalahan konfigurasi, panggilan gagalReview & update dial plan
SIP ProtocolInisiasi & terminasi sesi komunikasiSerangan DoS pada port SIPFirewall + rate limiting
FirewallProteksi trafik jaringan VoIPSIP/RTP diblokir secara tidak sengajaPenyesuaian aturan firewall
    

Apa peran utama firewall dalam menjaga keamanan jaringan VoIP berbasis SIP?
0%
0%
100%
100%
0%
View this question
Perusahaan teknologi EduCom sedang berkembang pesat dengan layanan e-learning berbasis web dan VoIP. Pada awalnya, mereka menggunakan shared hosting karena biayanya murah, tetapi performanya tidak stabil karena resource terbagi dengan banyak pengguna lain. Untuk meningkatkan performa, mereka beralih ke VPS, lalu akhirnya menggunakan dedicated hosting agar layanan bisa lebih handal. Pengelolaan hosting mereka dipermudah dengan control panel seperti cPanel.

Selain itu, EduCom harus menjaga keamanan jaringan. Mereka memasang firewall untuk menyaring trafik, menggunakan NAT pada internet gateway agar banyak perangkat bisa mengakses internet, dan menambahkan proxy server untuk caching serta pembatasan akses. Namun, konfigurasi yang salah bisa mengganggu layanan: misalnya firewall terlalu ketat hingga memblokir trafik sah, atau proxy yang menyebabkan koneksi lambat.

Untuk komunikasi suara, EduCom mengadopsi VoIP berbasis softswitch SIP. Dengan softswitch, mereka dapat membuat ekstensi untuk setiap pengguna dan mengatur dial plan agar panggilan bisa dipetakan sesuai aturan tertentu. Misalnya, panggilan lokal langsung terhubung, sementara panggilan internasional harus melewati jalur khusus.

Kasus nyata yang dialami EduCom adalah fraud call, di mana ekstensi tidak aman digunakan untuk melakukan panggilan internasional tanpa izin. Karena itu, selain konfigurasi softswitch yang benar, EduCom juga memperkuat proteksi dengan firewall khusus untuk jaringan VoIP.

Tabel: Infrastruktur EduCom

KomponenFungsi UtamaPotensi Permasalahan
Shared HostingHosting murah untuk website kecilLambat, resource terbagi
VPSVirtual server dengan kontrol lebih luasMembutuhkan skill manajemen server
Dedicated HostingServer fisik khusus dengan performa stabilBiaya tinggi
Control Panel HostingMempermudah pengelolaan serverSalah setting bisa ganggu domain/email
FirewallMenyaring trafik jaringanTrafik sah bisa ikut terblokir
NATMenghubungkan IP private ke internetSalah konfigurasi -> internet down
Proxy ServerCache website & filter aksesKoneksi lambat, data bisa bocor
Ekstensi (VoIP)Nomor unik pengguna VoIPDisalahgunakan untuk fraud call
Dial Plan (VoIP)Aturan pemetaan panggilanSalah aturan -> panggilan gagal
SIP ProtocolInisiasi & terminasi sesi komunikasiSerangan DoS di port SIP

Pertanyaan:

Softswitch SIP pada EduCom menggunakan ekstensi dan dial plan. Jelaskan hubungan antara keduanya serta risiko jika konfigurasi tidak benar.
View this question
Perusahaan teknologi EduCom sedang berkembang pesat dengan layanan e-learning berbasis web dan VoIP. Pada awalnya, mereka menggunakan shared hosting karena biayanya murah, tetapi performanya tidak stabil karena resource terbagi dengan banyak pengguna lain. Untuk meningkatkan performa, mereka beralih ke VPS, lalu akhirnya menggunakan dedicated hosting agar layanan bisa lebih handal. Pengelolaan hosting mereka dipermudah dengan control panel seperti cPanel.

Selain itu, EduCom harus menjaga keamanan jaringan. Mereka memasang firewall untuk menyaring trafik, menggunakan NAT pada internet gateway agar banyak perangkat bisa mengakses internet, dan menambahkan proxy server untuk caching serta pembatasan akses. Namun, konfigurasi yang salah bisa mengganggu layanan: misalnya firewall terlalu ketat hingga memblokir trafik sah, atau proxy yang menyebabkan koneksi lambat.

Untuk komunikasi suara, EduCom mengadopsi VoIP berbasis softswitch SIP. Dengan softswitch, mereka dapat membuat ekstensi untuk setiap pengguna dan mengatur dial plan agar panggilan bisa dipetakan sesuai aturan tertentu. Misalnya, panggilan lokal langsung terhubung, sementara panggilan internasional harus melewati jalur khusus.

Kasus nyata yang dialami EduCom adalah fraud call, di mana ekstensi tidak aman digunakan untuk melakukan panggilan internasional tanpa izin. Karena itu, selain konfigurasi softswitch yang benar, EduCom juga memperkuat proteksi dengan firewall khusus untuk jaringan VoIP.

Tabel: Infrastruktur EduCom

KomponenFungsi UtamaPotensi Permasalahan
Shared HostingHosting murah untuk website kecilLambat, resource terbagi
VPSVirtual server dengan kontrol lebih luasMembutuhkan skill manajemen server
Dedicated HostingServer fisik khusus dengan performa stabilBiaya tinggi
Control Panel HostingMempermudah pengelolaan serverSalah setting bisa ganggu domain/email
FirewallMenyaring trafik jaringanTrafik sah bisa ikut terblokir
NATMenghubungkan IP private ke internetSalah konfigurasi -> internet down
Proxy ServerCache website & filter aksesKoneksi lambat, data bisa bocor
Ekstensi (VoIP)Nomor unik pengguna VoIPDisalahgunakan untuk fraud call
Dial Plan (VoIP)Aturan pemetaan panggilanSalah aturan -> panggilan gagal
SIP ProtocolInisiasi & terminasi sesi komunikasiSerangan DoS di port SIP

Pertanyaan:

Perhatikan tabel infrastruktur EduCom. Jika terjadi fraud call pada ekstensi VoIP dan proxy server menyebabkan akses lambat, buatlah strategi komprehensif untuk mengatasi kedua masalah tersebut.
View this question
Perusahaan teknologi EduCom sedang berkembang pesat dengan layanan e-learning berbasis web dan VoIP. Pada awalnya, mereka menggunakan shared hosting karena biayanya murah, tetapi performanya tidak stabil karena resource terbagi dengan banyak pengguna lain. Untuk meningkatkan performa, mereka beralih ke VPS, lalu akhirnya menggunakan dedicated hosting agar layanan bisa lebih handal. Pengelolaan hosting mereka dipermudah dengan control panel seperti cPanel.

Selain itu, EduCom harus menjaga keamanan jaringan. Mereka memasang firewall untuk menyaring trafik, menggunakan NAT pada internet gateway agar banyak perangkat bisa mengakses internet, dan menambahkan proxy server untuk caching serta pembatasan akses. Namun, konfigurasi yang salah bisa mengganggu layanan: misalnya firewall terlalu ketat hingga memblokir trafik sah, atau proxy yang menyebabkan koneksi lambat.

Untuk komunikasi suara, EduCom mengadopsi VoIP berbasis softswitch SIP. Dengan softswitch, mereka dapat membuat ekstensi untuk setiap pengguna dan mengatur dial plan agar panggilan bisa dipetakan sesuai aturan tertentu. Misalnya, panggilan lokal langsung terhubung, sementara panggilan internasional harus melewati jalur khusus.

Kasus nyata yang dialami EduCom adalah fraud call, di mana ekstensi tidak aman digunakan untuk melakukan panggilan internasional tanpa izin. Karena itu, selain konfigurasi softswitch yang benar, EduCom juga memperkuat proteksi dengan firewall khusus untuk jaringan VoIP.

Tabel: Infrastruktur EduCom

KomponenFungsi UtamaPotensi Permasalahan
Shared HostingHosting murah untuk website kecilLambat, resource terbagi
VPSVirtual server dengan kontrol lebih luasMembutuhkan skill manajemen server
Dedicated HostingServer fisik khusus dengan performa stabilBiaya tinggi
Control Panel HostingMempermudah pengelolaan serverSalah setting bisa ganggu domain/email
FirewallMenyaring trafik jaringanTrafik sah bisa ikut terblokir
NATMenghubungkan IP private ke internetSalah konfigurasi -> internet down
Proxy ServerCache website & filter aksesKoneksi lambat, data bisa bocor
Ekstensi (VoIP)Nomor unik pengguna VoIPDisalahgunakan untuk fraud call
Dial Plan (VoIP)Aturan pemetaan panggilanSalah aturan -> panggilan gagal
SIP ProtocolInisiasi & terminasi sesi komunikasiSerangan DoS di port SIP

Pertanyaan:

Berdasarkan kasus EduCom, analisislah perbedaan shared hosting, VPS, dan dedicated hosting, serta jelaskan situasi kapan perusahaan sebaiknya menggunakan masing-masing jenis hosting.
View this question
Dalam era digital modern, firewall menjadi komponen penting dalam menjaga keamanan jaringan. Firewall berfungsi menyaring lalu lintas data, memblokir akses yang mencurigakan, serta memberikan perlindungan terhadap serangan siber. Namun, konfigurasi yang salah bisa membuat jaringan rawan serangan.

Selain itu, internet gateway menjadi gerbang utama yang menghubungkan jaringan lokal ke internet. Permasalahan pada internet gateway, misalnya IP publik yang tidak terdistribusi dengan baik, dapat menghambat akses internet seluruh pengguna. Oleh karena itu, konfigurasi gateway dan protokol NAT (Network Address Translation) harus dilakukan dengan tepat agar IP private dapat terhubung dengan IP publik.

Sementara itu, proxy server digunakan untuk mengatur lalu lintas, menyimpan cache, dan membatasi akses ke situs tertentu. Namun, masalah bisa muncul jika konfigurasi proxy tidak benar, misalnya akses internet menjadi lambat atau pengguna tidak bisa mengakses situs penting. Administrator jaringan harus mampu menganalisis masalah dan memperbaiki konfigurasi proxy agar sesuai kebutuhan organisasi.

Teknologi firewall, NAT, internet gateway, dan proxy server sangat erat hubungannya dengan keamanan data, efisiensi jaringan, serta kebijakan akses. Dalam konteks perusahaan modern, penguasaan materi ini sangat penting agar layanan IT tetap optimal, aman, dan sesuai standar industri.

Masalah yang DitemuiDampak Utama
Firewall salah konfigurasiBanyak port terbuka, rawan serangan
Internet Gateway errorJaringan lokal tidak bisa ke internet
NAT tidak berfungsiIP private tidak bisa ke IP publik
Proxy server tidak sinkronAkses website lambat
Firewall tidak diperbaruiMalware mudah masuk

Cocokkan kasus/pernyataan di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

View this question
Perkembangan teknologi komunikasi saat ini tidak hanya bergantung pada jaringan telepon tradisional, melainkan telah beralih ke teknologi berbasis internet, salah satunya adalah Voice over IP (VoIP). VoIP memungkinkan panggilan suara melalui jaringan IP, sehingga biaya komunikasi antar cabang perusahaan menjadi lebih murah dan fleksibel.

Dalam sistem VoIP, terdapat konsep ekstensi yang berfungsi sebagai nomor identitas pengguna pada jaringan. Ekstensi memudahkan pengguna melakukan panggilan internal antar divisi tanpa harus menggunakan nomor telepon publik. Misalnya, seorang karyawan dengan ekstensi 201 dapat langsung menghubungi rekan kerjanya di ekstensi 202.

Selain itu, terdapat dial-plan yang berperan sebagai aturan pemanggilan. Dial-plan menentukan bagaimana panggilan diproses, apakah diarahkan ke ekstensi internal, ke nomor luar melalui gateway, atau bahkan diblokir jika tidak sesuai aturan. Konfigurasi dial-plan sangat penting agar sistem tidak disalahgunakan, misalnya untuk melakukan panggilan internasional tanpa izin.

Penerapan ekstensi dan dial-plan biasanya dilakukan di server softswitch seperti Asterisk atau FreeSWITCH. Administrator jaringan harus menguasai sintaks konfigurasi agar sistem VoIP berjalan lancar, aman, dan sesuai kebutuhan organisasi.

Tabel Contoh Dial-Plan pada Server Softswitch

EkstensiTujuan PanggilanArahkan Ke
2XXInternal DivisiSesama Ekstensi
9XXXXPanggilan Luar NegeriSIP Gateway
08XXXXXXPanggilan SelulerGSM Gateway
110Darurat (Polisi)Jalur PSTN

Berdasarkan bacaan dan tabel di atas, apa risiko utama jika dial-plan tidak dikonfigurasi dengan benar pada server softswitch?

0%
0%
17%
83%
0%
View this question
Sebuah perusahaan e-commerce Indonesia mengalami lonjakan trafik saat mengadakan promo "Belanja Online Nasional". Pada tahun sebelumnya, server website mereka sering down karena masih menggunakan shared hosting. Akibatnya, banyak pelanggan tidak bisa menyelesaikan transaksi, sehingga perusahaan mengalami kerugian besar.

Tahun ini, manajemen memutuskan untuk melakukan migrasi ke dedicated hosting server. Mereka berharap dengan server khusus, kapasitas transaksi bisa ditangani tanpa gangguan dari pengguna lain. Walau biaya lebih tinggi, langkah ini dipandang sebagai investasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, tim IT perusahaan juga menggunakan control panel hosting untuk memudahkan manajemen domain, subdomain, serta konfigurasi email perusahaan. Dengan adanya control panel, teknisi yang baru pun lebih cepat mempelajari cara mengelola server.

Namun, dalam perkembangannya, muncul pertanyaan: apakah dedicated server benar-benar menjadi solusi terbaik? Beberapa pakar menyarankan penggunaan cloud hosting agar lebih fleksibel, karena dapat menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan.

mc005-1.jpg

Hari Normal: 50-70 ribu

Saat Promo: 200-300 ribu

Dari kasus di atas, beberapa pakar menyarankan cloud hosting. Apa alasan utama rekomendasi tersebut?

0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Di era digital saat ini, hampir semua perusahaan membutuhkan website sebagai media komunikasi resmi dengan pelanggan. Pengelolaan website biasanya dilakukan melalui control panel hosting seperti cPanel, Plesk, atau DirectAdmin, yang memudahkan administrator dalam mengatur domain, email, database, hingga file website.

Pada perusahaan kecil atau individu, penggunaan shared hosting menjadi pilihan populer karena harganya terjangkau. Namun, sumber daya (RAM, CPU, bandwidth) digunakan secara bersama-sama dengan pengguna lain. Hal ini dapat menimbulkan keterbatasan performa jika ada salah satu pengguna yang memakai sumber daya terlalu besar.

Untuk kebutuhan yang lebih tinggi, organisasi sering beralih ke Virtual Private Server (VPS). VPS memberikan fleksibilitas dan kontrol penuh terhadap konfigurasi server, meskipun secara fisik tetap berbagi dengan pengguna lain. Administrator memiliki akses root dan bisa menyesuaikan instalasi software sesuai kebutuhan.

Sementara itu, dedicated hosting server diperuntukkan bagi perusahaan besar atau aplikasi dengan trafik tinggi. Semua sumber daya server hanya digunakan oleh satu penyewa, sehingga performa lebih stabil, namun biaya lebih tinggi.

Tabel Perbandingan Jenis Hosting

Jenis HostingAkses KontrolSumber DayaBiayaPengguna Ideal
Shared HostingTerbatasBerbagiMurahPersonal / UMKM
VPS HostingPenuh (root)Semi-dedicatedSedangStartup / Developer
Dedicated HostingPenuhEksklusifMahalEnterprise / E-commerce
Cloud HostingFleksibelSkalabelBervariasiAplikasi dinamis

Berdasarkan bacaan dan tabel di atas, mengapa banyak UMKM lebih memilih shared hosting dibandingkan jenis hosting lainnya?

0%
0%
0%
100%
0%
View this question
Sebuah perusahaan e-commerce Indonesia mengalami lonjakan trafik saat mengadakan promo "Belanja Online Nasional". Pada tahun sebelumnya, server website mereka sering down karena masih menggunakan shared hosting. Akibatnya, banyak pelanggan tidak bisa menyelesaikan transaksi, sehingga perusahaan mengalami kerugian besar.

Tahun ini, manajemen memutuskan untuk melakukan migrasi ke dedicated hosting server. Mereka berharap dengan server khusus, kapasitas transaksi bisa ditangani tanpa gangguan dari pengguna lain. Walau biaya lebih tinggi, langkah ini dipandang sebagai investasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, tim IT perusahaan juga menggunakan control panel hosting untuk memudahkan manajemen domain, subdomain, serta konfigurasi email perusahaan. Dengan adanya control panel, teknisi yang baru pun lebih cepat mempelajari cara mengelola server.

Namun, dalam perkembangannya, muncul pertanyaan: apakah dedicated server benar-benar menjadi solusi terbaik? Beberapa pakar menyarankan penggunaan cloud hosting agar lebih fleksibel, karena dapat menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan.

mc003-1.jpg

Hari Normal: 50-70 ribu

Saat Promo: 200-300 ribu

Mengacu pada bacaan dan grafik, apa kelemahan utama perusahaan jika tetap menggunakan shared hosting saat promo berlangsung?

0%
0%
0%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on lms.smktarunabhakti.sch.id?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome