logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

Course 21

Looking for Course 21 test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Course 21 at moodle.ignatiusglobal.sch.id.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali. Pedang di kanan, keris di kiri

Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpalu Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti

Sudah itu mati.

Tema dalam puisi tersebut adalah....     
0%
0%
100%
0%
0%
View this question
Di daerah pesisir beralihnya pola mata pencaharian masyarakat menjadi sorotan utama sejak berkembangnya pariwisata berbasis ekologi. Dahulu, penduduk setempat mengandalkan usaha nelayan atau pertanian kecil-kecilan, tetapi sekarang banyak yang mengalihkan profesi menjadi pengelola homestay, pemandu wisata ekowisata, atau pengusaha kerajinan tangan untuk wisatawan. Perubahan ini membawa peluang ekonomi yang menjanjikan, namun juga menuntut mereka menguasai keterampilan baru: pelayanan, pemasaran digital, pengelolaan lingkungan, dan adaptasi terhadap kebutuhan pengunjung yang beragam.

Di satu sisi, pariwisata ekologi yang digagas dengan prinsip keberlanjutan dapat menjaga kelestarian alam, flora, fauna, dan budaya lokal. Misalnya, penggunaan energi terbarukan di homestay, pengelolaan sampah organik, serta pelestarian kebiasaan lokal seperti musik, tari, dan ritual adat pada acara-acara wisata. Namun di sisi lain, tekanan meningkatnya jumlah wisatawan bisa menyebabkan kerusakan ekosistem pantai, polusi suara, dan komersialisasi budaya yang membuat tradisi kehilangan makna aslinya.

Untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya, penting bagi pemerintah daerah, pemilik usaha, dan masyarakat lokal bekerja sama dalam menyusun regulasi yang jelas. Kebijakan zonasi wisata, pembatasan jumlah pengunjung, pelatihan bagi petugas lokal, serta kampanye sadar lingkungan bagi wisatawan harus menjadi bagian dari rencana strategis. Apabila langkah-langkah tersebut terlaksana dengan baik, pariwisata ekologi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus penjaga identitas budaya dan alam yang lestari.

Apa risiko utama yang muncul apabila pariwisata ekologi berkembang tanpa regulasi yang jelas?
0%
100%
0%
0%
0%
View this question
Di daerah pesisir beralihnya pola mata pencaharian masyarakat menjadi sorotan utama sejak berkembangnya pariwisata berbasis ekologi. Dahulu, penduduk setempat mengandalkan usaha nelayan atau pertanian kecil-kecilan, tetapi sekarang banyak yang mengalihkan profesi menjadi pengelola homestay, pemandu wisata ekowisata, atau pengusaha kerajinan tangan untuk wisatawan. Perubahan ini membawa peluang ekonomi yang menjanjikan, namun juga menuntut mereka menguasai keterampilan baru: pelayanan, pemasaran digital, pengelolaan lingkungan, dan adaptasi terhadap kebutuhan pengunjung yang beragam.

Di satu sisi, pariwisata ekologi yang digagas dengan prinsip keberlanjutan dapat menjaga kelestarian alam, flora, fauna, dan budaya lokal. Misalnya, penggunaan energi terbarukan di homestay, pengelolaan sampah organik, serta pelestarian kebiasaan lokal seperti musik, tari, dan ritual adat pada acara-acara wisata. Namun di sisi lain, tekanan meningkatnya jumlah wisatawan bisa menyebabkan kerusakan ekosistem pantai, polusi suara, dan komersialisasi budaya yang membuat tradisi kehilangan makna aslinya.

Untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya, penting bagi pemerintah daerah, pemilik usaha, dan masyarakat lokal bekerja sama dalam menyusun regulasi yang jelas. Kebijakan zonasi wisata, pembatasan jumlah pengunjung, pelatihan bagi petugas lokal, serta kampanye sadar lingkungan bagi wisatawan harus menjadi bagian dari rencana strategis. Apabila langkah-langkah tersebut terlaksana dengan baik, pariwisata ekologi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus penjaga identitas budaya dan alam yang lestari.

Apa yang bisa disimpulkan dari paragraf kedua tentang dampak pariwisata ekologi terhadap budaya lokal?
0%
0%
0%
100%
0%
View this question
Di daerah pesisir beralihnya pola mata pencaharian masyarakat menjadi sorotan utama sejak berkembangnya pariwisata berbasis ekologi. Dahulu, penduduk setempat mengandalkan usaha nelayan atau pertanian kecil-kecilan, tetapi sekarang banyak yang mengalihkan profesi menjadi pengelola homestay, pemandu wisata ekowisata, atau pengusaha kerajinan tangan untuk wisatawan. Perubahan ini membawa peluang ekonomi yang menjanjikan, namun juga menuntut mereka menguasai keterampilan baru: pelayanan, pemasaran digital, pengelolaan lingkungan, dan adaptasi terhadap kebutuhan pengunjung yang beragam.

Di satu sisi, pariwisata ekologi yang digagas dengan prinsip keberlanjutan dapat menjaga kelestarian alam, flora, fauna, dan budaya lokal. Misalnya, penggunaan energi terbarukan di homestay, pengelolaan sampah organik, serta pelestarian kebiasaan lokal seperti musik, tari, dan ritual adat pada acara-acara wisata. Namun di sisi lain, tekanan meningkatnya jumlah wisatawan bisa menyebabkan kerusakan ekosistem pantai, polusi suara, dan komersialisasi budaya yang membuat tradisi kehilangan makna aslinya.

Untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya, penting bagi pemerintah daerah, pemilik usaha, dan masyarakat lokal bekerja sama dalam menyusun regulasi yang jelas. Kebijakan zonasi wisata, pembatasan jumlah pengunjung, pelatihan bagi petugas lokal, serta kampanye sadar lingkungan bagi wisatawan harus menjadi bagian dari rencana strategis. Apabila langkah-langkah tersebut terlaksana dengan baik, pariwisata ekologi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus penjaga identitas budaya dan alam yang lestari.

Bagaimana pola pengembangan tiap paragraf dalam teks tersebut?

0%
100%
0%
0%
0%
View this question
Di daerah pesisir beralihnya pola mata pencaharian masyarakat menjadi sorotan utama sejak berkembangnya pariwisata berbasis ekologi. Dahulu, penduduk setempat mengandalkan usaha nelayan atau pertanian kecil-kecilan, tetapi sekarang banyak yang mengalihkan profesi menjadi pengelola homestay, pemandu wisata ekowisata, atau pengusaha kerajinan tangan untuk wisatawan. Perubahan ini membawa peluang ekonomi yang menjanjikan, namun juga menuntut mereka menguasai keterampilan baru: pelayanan, pemasaran digital, pengelolaan lingkungan, dan adaptasi terhadap kebutuhan pengunjung yang beragam.

Di satu sisi, pariwisata ekologi yang digagas dengan prinsip keberlanjutan dapat menjaga kelestarian alam, flora, fauna, dan budaya lokal. Misalnya, penggunaan energi terbarukan di homestay, pengelolaan sampah organik, serta pelestarian kebiasaan lokal seperti musik, tari, dan ritual adat pada acara-acara wisata. Namun di sisi lain, tekanan meningkatnya jumlah wisatawan bisa menyebabkan kerusakan ekosistem pantai, polusi suara, dan komersialisasi budaya yang membuat tradisi kehilangan makna aslinya.

Untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatifnya, penting bagi pemerintah daerah, pemilik usaha, dan masyarakat lokal bekerja sama dalam menyusun regulasi yang jelas. Kebijakan zonasi wisata, pembatasan jumlah pengunjung, pelatihan bagi petugas lokal, serta kampanye sadar lingkungan bagi wisatawan harus menjadi bagian dari rencana strategis. Apabila langkah-langkah tersebut terlaksana dengan baik, pariwisata ekologi bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus penjaga identitas budaya dan alam yang lestari.

Menurut teks, manakah pernyataan berikut yang benar? (jawaban bisa lebih dari satu)

PernyataanBenar (B)Salah (S)
Keberlanjutan lingkungan menjadi salah satu prinsip pariwisata ekologi.  
Pertumbuhan usaha kerajinan tangan adalah salah satu akibat langsung dari pertanian kecil-kecilan.  
Peningkatan jumlah wisatawan tidak memiliki dampak negatif jika regulasi diabaikan.  
Petugas lokal perlu dilatih dalam pemasaran digital.  
Pemerintah perlu menetapkan pembatasan kunjungan wisatawan sebagai bagian dari strategi.  

0%
0%
0%
100%
0%
View this question
Desain rumah minimalis saat ini fokus pada kesederhanaan, fungsionalitas, dan estetika bersih dengan garis-garis tegas, penggunaan warna netral (monokrom), serta material modern seperti beton, kaca, dan logam. Konsep ini menekankan tata ruang terbuka (open plan) yang luas, pemanfaatan cahaya alami melalui jendela besar, dan pemilihan furnitur fungsional untuk menciptakan hunian yang lapang dan teratur. Desain kontemporer juga memungkinkan penggabungan elemen minimalis dengan teknologi smart home dan material ramah lingkungan.

      Kata kontemporer dalam teks tersebut dapat memperjelas makna....
0%
100%
0%
0%
0%
View this question
Ayah diam. Lalu ia mengangguk. Aku lega. Aku mulai membayangkan ketika hujan turun ada sehelai amplop terbungkus plastik bening yang hinggap di jendela. Ayah lalu mengantarkanku ke tempat tidur. Seperti biasanya, ayah kemudian bertanya kepadaku, aku mau diceritai apa malam ini? Semenjak ibu pergi, aku selalu meminta agar ayah bercerita kepadaku tentang laut. Ayah kemudian bercerita tentang sebuah kerajaan di bawah laut. Kerajaan itu indah sekali. "Ibu ada di istana itu?" Ayah mengiyakan. Lalu ia melanjutkan ceritanya, hingga kemudian suaranya melambat. Cerita ayah masuk ke dalam mimpiku. Di sana aku melihat ibu sedang bercanda dengan ikan-ikan besar yang baik hati. Dan aku ikut bermain bersama mereka. Ibuku, seperti biasanya, membawaku berenang di atas punggungnya.

Latar tempat yang terjadi dalam teks tersebut adalah....
0%
0%
100%
0%
0%
View this question
Secara meteorologis, El Niño merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Pemanasan ini memicu pergeseran sirkulasi atmosfer di wilayah ekuator. Di bawah kondisi normal, angin pasat bertiup dari timur ke barat melintasi Samudra Pasifik, mendorong air hangat ke arah perairan Indonesia dan membawa uap air yang membentuk awan hujan. Namun, saat El Niño terjadi, angin pasat tersebut melemah atau bahkan berbalik arah. Kondisi inilah yang menjadi alasan utama mengapa massa uap air gagal bergerak ke arah barat (Indonesia), melainkan menumpuk di Pasifik tengah dan pesisir Amerika Selatan.

Melemahnya aliran uap air ke wilayah nusantara akibat El Niño membawa dampak klimatologis yang masif. Peristiwa ini memicu penurunan curah hujan secara drastis di sebagian besar wilayah Indonesia, yang berujung pada kemarau panjang. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), defisit curah hujan selama periode El Niño ekstrem dapat mencapai 40-60% di bawah batas normal. Kekeringan parah ini berdampak langsung pada sektor pertanian, menyebabkan gagal panen ribuan hektare sawah, serta memicu krisis air bersih di berbagai wilayah padat penduduk.

Di samping krisis air dan pangan, El Niño juga bertindak sebagai katalisator bagi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peristiwa El Niño terburuk yang pernah tercatat dalam sejarah modern Indonesia terjadi pada periode 1997--1998. Pada rentang waktu tersebut, cuaca yang teramat kering mengubah vegetasi hutan daratan rendah dan lahan gambut menjadi bahan bakar yang sangat mudah tersulut. Akibatnya, kebakaran hutan melanda lebih dari 9,7 juta hektare wilayah di Sumatra dan Kalimantan, menghasilkan kabut asap pekat yang melumpuhkan aktivitas penerbangan, perekonomian, hingga memicu darurat kesehatan di beberapa negara Asia Tenggara.

Seiring berjalannya waktu, kesadaran akan siklus El Niño mendorong pemerintah dan masyarakat melakukan langkah mitigasi terstruktur ke dalam tiga pendekatan utama. Pertama, mitigasi berbasis infrastruktur fisik yang diwujudkan melalui pembangunan embung sebagai penyimpan cadangan air. Kedua, mitigasi berbasis ekologis yang berfokus pada upaya restorasi lahan gambut agar terhindar dari kebakaran. Ketiga, mitigasi berbasis teknologi yang meliputi penerapan modifikasi cuaca jauh sebelum musim kemarau tiba. Melalui pengelompokan upaya adaptasi dan mitigasi yang berkelanjutan tersebut, dampak kerugian ekologis maupun ekonomi di masa depan diharapkan dapat ditekan dengan lebih efektif.

Berdasarkan teks tentang fenomena El Niño di atas, tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut bernilai Benar atau Salah! Berilah tanda centang (V) pada kolom yang sesuai!

NoPernyataanBenarSalah
1Dalam kondisi atmosfer normal, uap air yang dibawa oleh angin pasat bergerak menuju wilayah Pasifik Tengah dan Amerika Selatan.  
2Berdasarkan laporan BMKG, fenomena El Niño ekstrem mampu memangkas curah hujan di Indonesia hingga setengah dari kondisi normal.  
3Peristiwa El Niño secara langsung menyulut api yang membakar 9,7 juta hektare hutan di Sumatra dan Kalimantan pada tahun 1997-1998.  
4Kabut asap akibat kebakaran hutan pada periode 1997-1998 memiliki skala yang masif hingga memberikan dampak bagi negara-negara tetangga di Asia Tenggara.  
5Penerapan modifikasi cuaca dan restorasi gambut dilakukan pemerintah dengan tujuan mencegah terjadinya siklus pemanasan suhu muka laut El Niño.  

0%
0%
0%
0%
100%
View this question
(1) Koala memiliki bentuk tubuh yang unik dan mudah dikenali. (2) Mereka memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, dengan panjang sekitar 60 hingga 85 cm dan berat sekitar 4 hingga 15 kg. (3) Tubuh bagian atas mereka dilapisi dengan bulu yang lembut dan berwarna abu-abu hingga cokelat keabu-abuan, sementara bagian perut mereka memiliki bulu yang lebih terang.

(4) Koala memiliki daya tarik yang tak terbantahkan bagi banyak orang di seluruh dunia. (5) Wajah mereka yang imut, tingkah laku yang lambat dan tenang, membuat mereka menjadi hewan yang sangat populer sekali. (6) Kepopuleran mereka juga tercermin dalam banyaknya suvenir, mainan, dan produk lain yang mengambil gambar koala sebagai motifnya.

Kalimat tidak efektif dalam teks tersebut terdapat dalam kalimat nomor....
0%
0%
0%
0%
100%
View this question
(1) Kita berada di era di mana makanan manis dan minuman berpemanis mudah ditemukan, konsumsi gula berlebihan telah menjadi kebiasaan umum di kalangan remaja.(2) Namun, sedikit yang menyadari bahwa kebiasaan ini dapat memiliki dampak serius pada kesehatan.(3) Konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan remaja.(4) Untuk mengurangi dampak negatif konsumsi gula berlebih, penting bagi remaja untuk memperhatikan pola makan.(5) Mengganti makanan dan minuman tinggi gula dengan opsi yang lebih sehat seperti air putih, buah segar, dan camilan yang rendah gula dapat membantu menjaga kesehatan mereka.(6) Selain itu, pendidikan tentang pentingnya pola makan seimbang dan batasan konsumsi gula juga penting untuk meningkatkan kesadaran remaja akan dampak kesehatan jangka panjang dari konsumsi gula berlebih.

Identifikasilah pernyataan berikut Benar atau Salah berkaitan dengan pola pengembangan kalimat dalam teks tersebut.

PernyataanBenar (B)Salah (S)
Kalimat (2) menggunakan pola pengembangan pertentangan karena menjelaskan dua hal yang kontras antara kebiasaan remaja dalam mengonsumsi gula berlebihan dan dampak serius yang ditimbulkan ketika mengonsumsi gula secara berlebihan.

  
Kalimat (3) menggunakan pola pengembangan proses karena menjelaskan proses mengonsumsi gula berlebihan sehingga berdampak buruk bagi kesehatan remaja  
Kalimat (6) menggunakan pola pengembangan penambahan karena berisi informasi tambahan upaya untuk mengurangi dampak negatif mengonsumsi gula.

  
0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on moodle.ignatiusglobal.sch.id?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome