Looking for Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan_9A test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan_9A at sanmarokesmp.santamaria.sch.id.
Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!
Bacalah teks di bawah ini!
Pada masa Orde Baru mengungkapkan praktik-praktik yang dilakukan oleh rezim Presiden Soeharto yang menguntungkan keluarga dan kroninya secara sistematis. Salah satu contoh nyata adalah kebijakan-kebijakan yang memberi keuntungan khusus kepada keluarga Soeharto, seperti pengangkatan keluarga dan rekan dekat ke jabatan penting tanpa mempertimbangkan kompetensi. Misalnya, anak Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), ditunjuk sebagai pionir dalam proyek mobil nasional (Timor Putra Nasional) yang mendapat berbagai fasilitas khusus seperti pembebasan bea masuk dan pajak.
Selain itu, banyak pejabat militer yang dekat dengan Soeharto ditempatkan di berbagai jabatan sipil strategis untuk memperkuat kontrol rezim di semua tingkat pemerintahan. Praktik nepotisme ini berjalan bersamaan dengan korupsi dan kolusi, membentuk sistem KKN yang menjadi ciri khas pemerintahan Orde Baru dan menyebabkan ketidakadilan serta kerusakan pada tata kelola negara.
Praktik nepotisme memperkuat stabilitas politik Orde Baru selama lebih dari tiga dasawarsa, namun juga memicu resistensi dan krisis di kemudian hari karena ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan yang meluas.
Berdasarkan teks diatas, jawablah pertanyaan berikut ini:
Bacalah berita berikut ini!
Presiden Soekarno membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil Pemilihan Umum 1955 pada 5 Maret 1960 dengan alasan DPR tidak memenuhi harapan pemerintah, khususnya dalam menyetujui Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 1960. DPR hanya menyetujui anggaran sebesar 36 miliar rupiah dari total 44 miliar yang diajukan pemerintah, sehingga dianggap tidak mendukung kebijakan dan program pemerintah dalam masa Demokrasi Terpimpin yang sedang diterapkan oleh Soekarno.
Setelah pembubaran DPR oleh Soekarno melalui Penetapan Presiden Nomor 3 Tahun 1960, Soekarno menggantinya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR), yang anggotanya diangkat langsung oleh presiden. DPR-GR ini beroperasi selama sekitar lima tahun dan dianggap lebih sesuai dengan visi Demokrasi Soekarno.
Sebelum pembubaran DPR, Soekarno juga mengeluarkan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 yang membubarkan Dewan Konstituante karena dianggap gagal menetapkan konstitusi baru yang menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara 1950, dan kembali memberlakukan UUD 1945. Masa ini juga ditandai dengan pergantian kabinet menjadi Kabinet Gotong Royong dan sistem politik yang lebih sentralistik di bawah pimpinan Soekarno.
Pembubaran DPR oleh Soekarno menuai kontroversi karena DPR yang dibubarkan adalah parlemen hasil Pemilu demokratis tahun 1955, dan pengangkatan DPR-GR dianggap menguntungkan beberapa pihak, termasuk partai-partai tertentu seperti PKI
Jawablah pertanyaan berikut ini:
Orde baru berakhir setelah terjadinya dekonstrasi oleh rakyat, hal ini merupakan penerapan pancasila terpatnya sila kelima
Surat perintah sebelas maret adalah surat yang diberikan pada masa orde baru untuk digantikan menjadi masa reformasi
Presiden keuda adalah orang yang pernah mencoba untuk menggabungkan beberapa ideologi menjadi satu
Demokrasi terpimpin adalah cara yang dilakukan oleh Presiden Soeharto untuk menguasai pemilihan umum selama 7 periode
Pelanggaran pancasila sila kedua yang dilakukan pada masa orde baru adalah penghilangan paksa orang-orang yang melawan pemerintah
Bentuk pemerintahan yang diterapkan di Indonesia pada masa orde baru adalah ...
Dibawah ini tokoh yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Indonesia adalah ...
Memiliki seorang perdana menteri sebagai kepala pemerintahan dan seorang presiden sebagai kepala negara pernah diterapkan di Indonesia pada masa ...