logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Course 1533

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Course 1533? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Course 1533 в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Image failed to load: es031-1.jpg

Akhlak terpuji (akhlak mahmudah) adalah perilaku yang mencerminkan keimanan seseorang, seperti jujur, amanah, sabar, rendah hati, sopan santun, dan dermawan. Akhlak ini sangat dianjurkan dalam Islam karena membawa manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang memiliki akhlak terpuji akan mudah diterima dalam pergaulan dan dihormati banyak orang.

Sebaliknya, akhlak tercela (akhlak mazmumah) merupakan sifat-sifat buruk yang merusak kepribadian, seperti sombong, dengki, malas, marah berlebihan, dan suka berbohong. Sifat ini dilarang dalam Islam karena dapat merusak hubungan sosial, mengganggu ketenangan hidup, dan menjauhkan seseorang dari kebenaran.

Pendidikan akhlak dalam Islam sangat menekankan pentingnya pembiasaan. Karena akhlak bukan hanya teori, tetapi praktik yang dilakukan secara terus-menerus. Pembiasaan perilaku baik akan membentuk kepribadian yang kuat, sedangkan membiarkan perilaku buruk berkembang akan merusak diri dan merugikan orang lain.

Oleh karena itu, peserta didik diharapkan mampu mengenali dan membedakan berbagai perilaku terpuji dan tercela dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman yang benar akan membantu mereka memilih tindakan yang baik dan meninggalkan tindakan buruk sehingga dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan.

Apa manfaat memahami perbedaan antara akhlak terpuji dan akhlak tercela bagi seorang pelajar?
Переглянути це питання

Image failed to load: mc012-1.jpg

Dalam QS. Al-A‘raf ayat 172 Allah menjelaskan bahwa seluruh manusia pernah bersaksi di hadapan-Nya sebelum dilahirkan ke dunia. Saat itu manusia memberikan pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya. Perjanjian ini dikenal sebagai misaq atau perjanjian primordial, yang menjadi landasan bahwa setiap manusia memiliki potensi iman sejak lahir.

Pengakuan tersebut menegaskan bahwa iman bukan hanya sekadar keyakinan yang muncul akibat lingkungan, pendidikan, atau pengalaman, tetapi merupakan fitrah yang Allah tanamkan dalam hati manusia. Tugas manusia bukan menciptakan iman, tetapi memelihara dan menghidupkan iman yang telah ditanamkan ke dalam jiwanya.

Ketika fitrah iman tersebut dipelihara, maka ia akan berkembang dalam bentuk amal yang tampak pada perbuatan nyata. Inilah yang disebut cabang-cabang iman (Syu‘abul Iman), yaitu wujud dari pengakuan kepada Allah melalui tindakan anggota tubuh, ucapan lisan, serta sikap batin yang selaras dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Sebaliknya, ketika manusia mengabaikan fitrah tersebut dan tidak diwujudkan melalui amal yang baik, maka keimanannya akan melemah. Oleh karena itu, cabang iman menjadi indikator apakah manusia menjaga perjanjian ruhani dengan Allah atau justru melupakannya. Dengan demikian, amal dan perilaku menjadi tolok ukur yang menghubungkan fitrah iman dengan kehidupan nyata.

QS. Al-A‘raf:172 menjelaskan fitrah iman. Jika fitrah belum diwujudkan melalui amal anggota tubuh, maka status iman seseorang menurut stimulus menjadi…
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

Image failed to load: mc014-1.jpg

Dunia modern dengan kecanggihan teknologinya, menambah beban lagi bagi manusia, meskipun melalui teknologi pula, manusia dimudahkan hidupnya. Di titik inilah, pentingnya teknologi itu tetap dipandu norma agama dan aturan moral, sehingga orang tidak mudah menyalahgunakan teknologi.

Di antara penyalahgunaan teknologi adalah orang begitu mudah membuka aib orang lain. Hal ini boleh jadi dilatarbelakangi adanya rivalitas (persaingan), persinggungan kepentingan, bahkan sifat iri dengki yang dimiliki. Saat ini, orang begitu mudah tumbang nama baik dan martabatnya dari penyalahgunaan media sosial (medsos), baik dari WhatsApp, Twitter, Instagram maupun Facebook, Telegram, bahkan Blog.

Contohnya, ada raja, presiden atau calon presiden, perdana menteri, atau tokoh berpengaruh, bisa turun tahta sendiri atau diturunkan oleh rakyatnya, akibat aibnya dibuka di tengah-tengah masyarakatnya, melalui medsos atau media internet lainnya. Hal ini bukan hanya terjadi di negara kita, tetapi juga terjadi di negara-negara lain.

Tersimpul, bahwa aib itu harus ditutupi. Jangan mudah menggerakkan jari yang dikaitkan dengan medsos. Teliti dan selektiflah dalam menerima informasi. Jika itu benar, share! Sebaliknya, jika tidak, ya jangan dishare. Begitu juga, tercela sekali, jika ada orang yang mencari-cari kesalahan atau aib seseorang.

Dalam mengupdate status atau mengunggah tulisan di media sosial, umat Islam harus mengikuti perintah dalam Al-Qur'an. Diantaranya dalam Q.S. Al-Hujurat/49: 12. Di bawah ini adalah isi perintahnya, yaitu….     
50%
0%
50%
0%
0%
Переглянути це питання

Image failed to load: mc019-1.jpg

Pernikahan, atau dalam Islam disebut an-nikah, adalah sebuah ikatan suci yang diatur secara rinci oleh syariat. Ia bukan sekadar tradisi sosial, melainkan ibadah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW. Dalam Al-Qur'an dan Hadis, pernikahan dijelaskan sebagai cara untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah-tenteram, penuh cinta, dan kasih sayang. Ini merupakan fondasi bagi umat Islam untuk menjaga keturunan, menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, dan menyempurnakan separuh agama.

Dalam Al-Qur'an, salah satu dalil yang paling sering dikutip adalah Surah Ar-Rum ayat 21, yang berbunyi::

Image failed to load: mc019-2.jpg

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Ayat ini secara jelas menegaskan tujuan pernikahan, yaitu untuk menciptakan ketenangan dan menumbuhkan rasa kasih sayang antar pasangan. Dengan demikian, pernikahan yang ideal tidak hanya didasarkan pada cinta semata, melainkan juga pada prinsip-prinsip syariat dan akal yang sehat. Pemahaman yang komprehensif ini sangat penting bagi siswa, terutama yang berada di jenjang akhir sekolah, karena mereka akan menghadapi realitas kehidupan yang sesungguhnya dalam waktu dekat.

Mempelajari pernikahan dalam Islam bukan hanya tentang rukun dan syarat sahnya akad. Ini juga tentang memahami tanggung jawab suami dan istri, hak dan kewajiban masing-masing, serta hikmah di balik setiap aturan. Hal ini akan membekali siswa dengan fondasi moral dan etika yang kuat untuk membangun keluarga yang harmonis dan menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam pernikahan, seorang suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istri dan anak-anaknya. Mengapa kewajiban ini sangat ditekankan dalam Islam?
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

Image failed to load: tf002-1.jpg

Artinya : "Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Allah menyesatkan orang-orang yang zalim, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

QS. Ibrahim ayat 27 menjelaskan bahwa Allah meneguhkan (menguatkan) hati orang beriman dengan perkataan yang teguh baik di dunia maupun di akhirat. Ayat ini menunjukkan bahwa keimanan yang kuat tidak hanya bergantung pada ilmu, tetapi juga pada keteguhan hati dalam berpegang pada kebenaran. Perkataan yang teguh dalam tafsir ulama dimaknai sebagai kalimat tauhid "La ilaha illallah", yang menjadi inti akidah Islam.

Dalam kehidupan modern khususnya di lingkungan pelajar SMK, keteguhan akidah tampak ketika seseorang tidak mudah terpengaruh oleh ajakan buruk, seperti menyontek, tawuran, memakai jimat untuk ujian, atau percaya ramalan nasib. Ketika niat dan keyakinan seseorang bersih hanya karena Allah, maka setiap perbuatannya menjadi bentuk cabang iman dari hati.

Oleh karena itu, iman yang benar bukan hanya tampak dalam ucapan atau penampilan religius, tetapi dalam niat yang lurus, akidah yang benar, dan hati yang yakin kepada Allah. Ketika hati kuat, ucapan dan tindakan pun akan terarah. Ayat ini menegaskan bahwa Allah-lah yang menguatkan hati orang beriman, bukan sekadar usaha manusia semata.

QS. Ibrahim ayat 27 menegaskan bahwa Allah menguatkan hati orang beriman dengan kalimat tauhid.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

Image failed to load: mc020-1.jpg

Rukun dan syarat nikah adalah dua komponen fundamental yang tidak bisa dipisahkan dalam pernikahan Islam. Rukun adalah hal-hal pokok yang harus ada dan terpenuhi saat akad nikah dilangsungkan, seperti adanya calon suami, calon istri, wali, dua orang saksi, dan ijab kabul. Tanpa salah satu dari rukun ini, pernikahan dianggap tidak sah. Sementara itu, syarat nikah adalah ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi oleh setiap rukun agar pernikahan menjadi sah. Contohnya, syarat bagi calon suami adalah beragama Islam dan bukan mahram bagi calon istri.

Pentingnya pemahaman terhadap rukun dan syarat nikah ini ditegaskan dalam berbagai dalil, baik dari Al-Qur'an maupun Hadis. Salah satu hadis yang sering dijadikan landasan adalah sabda Rasulullah :

Image failed to load: mc020-2.jpg

Artinya: "Tidak sah suatu pernikahan tanpa wali dan dua saksi yang adil."

Hadis ini secara tegas menunjukkan bahwa keberadaan wali dan saksi bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Tujuannya adalah untuk menjaga kemuliaan pernikahan, melindungi hak-hak perempuan, dan mencegah pernikahan yang tidak sah atau merugikan. Pernikahan yang tidak memenuhi rukun dan syaratnya akan berakibat pada ketidakabsahan status pernikahan, yang pada gilirannya bisa menimbulkan masalah sosial dan hukum, seperti masalah nasab anak dan hak waris.

Materi ini sangat relevan bagi siswa SMK, karena mereka akan segera memasuki fase di mana pernikahan menjadi pilihan hidup yang konkret. Pemahaman yang benar tentang rukun dan syarat nikah akan membekali mereka dengan pengetahuan untuk membuat keputusan yang bijak. Mereka akan sadar bahwa pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga tentang ketaatan pada syariat dan tanggung jawab.

Dengan demikian, siswa dapat membedakan antara pernikahan yang sah dan tidak sah, serta memahami konsekuensi dari masing-masing. Ini adalah fondasi penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu membangun keluarga yang harmonis sesuai ajaran Islam.

Apa perbedaan mendasar antara Rukun Nikah dan Syarat Nikah?
0%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання

Image failed to load: tf001-1.jpg

Syu'abul iman (cabang-cabang iman) mencakup keyakinan dalam hati, ucapan yang baik, serta perbuatan yang mencerminkan ketaatan dan akhlak mulia. Pelaksanaan cabang iman bukan hanya kewajiban seorang Muslim, tetapi memiliki banyak manfaat bagi kehidupan pribadi dan sosial.

Salah satu manfaat syu'abul iman adalah membentuk kepribadian yang sabar, jujur, dan peduli terhadap sesama. Orang yang melaksanakan cabang iman akan berusaha menghindari perilaku buruk seperti amarah berlebihan, menghasut, berbohong, dan merugikan orang lain. Hal ini membuat hubungan sosial menjadi lebih sehat.

Selain itu, syu'abul iman mendorong seseorang untuk memiliki moral kerja yang baik, seperti disiplin, tanggung jawab, dan amanah. Sikap ini sangat dibutuhkan di dunia kerja, terutama bagi pelajar SMK yang kelak akan terjun langsung ke dunia industri.

Dengan demikian, mengamalkan syu'abul iman bukan hanya meningkatkan keimanan kepada Allah, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam membangun karakter profesional, harmonis, dan sukses di masa depan.

Syu'abul iman hanya bermanfaat untuk urusan ibadah dan tidak ada hubungannya dengan dunia kerja.

A. Benar

B. Salah
0%
100%
Переглянути це питання

Image failed to load: tf006-1.jpg

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) mendorong manusia untuk terus mengamati, meneliti, dan memahami berbagai fenomena alam. Dalam kehidupan modern, manusia memanfaatkan teknologi untuk mempelajari tata surya, perubahan iklim, hingga eksplorasi ruang angkasa. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam perkembangan peradaban manusia.

Al-Qur'an juga mendorong manusia untuk berpikir dan merenungkan ciptaan Allah. Dalam QS. Ali Imran ayat 190-191, dijelaskan bahwa pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal. Ayat ini mengajarkan manusia untuk menggunakan akal, melakukan perenungan, dan berpikir kritis terhadap fenomena alam sebagai bentuk keimanan kepada Allah.

Selain itu, QS. Ar-Rahman ayat 33 memberikan dorongan kepada manusia dan jin untuk menjelajahi penjuru langit dan bumi jika mampu melakukannya dengan kekuatan atau ilmu. Ayat ini sering dipahami sebagai motivasi bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memahami alam semesta secara lebih luas.

Dengan demikian, Islam tidak memisahkan antara keimanan dan ilmu pengetahuan. Sikap berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta semangat mengembangkan IPTEK dapat menjadi sarana untuk semakin mengenal kebesaran Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.

Aktivitas penelitian terhadap fenomena alam dapat menjadi bentuk implementasi dari perintah berpikir dalam QS. Ali Imran ayat 190-191.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

Image failed to load: tf003-1.jpg

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, menghubungkan individu ke dalam dunia digital tanpa batas dan memungkinkan interaksi global. Keberadaannya membawa dua konsekuensi. Di satu sisi, ia sangat bermanfaat untuk memfasilitasi komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memberikan kemudahan akses informasi, yang juga dapat dioptimalkan sebagai media belajar dan bisnis.

Namun, di sisi lain, potensi dampak negatifnya sangat besar, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pornografi, hingga radikalisme. Data menunjukkan bahwa konten-konten negatif ini sering beredar luas, seperti kasus ribuan konten hoaks tentang Covid-19 yang sempat dipantau oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki adab dalam menggunakan media sosial. Adab, secara istilah, adalah kebiasaan dan aturan tingkah laku praktis yang bernilai baik yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Maksud dari adab bermedia sosial adalah sikap dan perilaku yang harus dikedepankan ketika berinteraksi dengan orang lain melalui media sosial, bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif yang merugikan diri sendiri dan orang lain

Adab dalam menggunakan media sosial didefinisikan sebagai sikap dan perilaku yang wajib dikedepankan hanya untuk mematuhi aturan platform tanpa mempedulikan nilai kebaikan yang diwariskan secara Islam

A. BENAR

B. SALAH
0%
100%
Переглянути це питання

Image failed to load: mr023-1.jpg

Di sekolah, terdapat siswa dari berbagai daerah dengan bahasa dan kebiasaan yang berbeda. Awalnya, sebagian siswa sering mengejek temannya yang menggunakan logat daerah. Hal ini menimbulkan perasaan tersinggung dan membuat suasana belajar tidak nyaman.

Guru kemudian memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga martabat manusia. Ia menekankan bahwa Islam mengajarkan penghormatan terhadap perbedaan, termasuk bahasa dan budaya. Menghina orang lain dilarang karena dapat melukai hati dan merusak hubungan.

Setelah diberikan arahan, siswa mulai memahami pentingnya toleransi. Mereka belajar untuk saling menghargai perbedaan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai bahan ejekan. Akhirnya, suasana sekolah menjadi lebih rukun dan nyaman untuk belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tentang toleransi sangat penting dalam menjaga keharmonisan serta mencegah terjadinya konflik di lingkungan sekolah.

Berdasarkan cerita di atas, sikap yang sebaiknya ditumbuhkan pada siswa tersebut adalah…
0%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome