logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Pendidikan Pancasila

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Pendidikan Pancasila? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Pendidikan Pancasila в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Essay

es031-1.jpg

Indonesia menjamin hak asasi manusia (HAM) melalui UUD NRI Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Jaminan ini menunjukkan komitmen negara dalam melindungi martabat, kebebasan, dan hak dasar setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang sosial, budaya, maupun agama. Dengan adanya landasan hukum tersebut, HAM menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meskipun demikian, pelaksanaan perlindungan HAM di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Beberapa permasalahan yang sering muncul antara lain diskriminasi terhadap kelompok minoritas, kekerasan terhadap jurnalis, serta keterbatasan akses pendidikan di daerah tertinggal. Kondisi ini menunjukkan bahwa jaminan hukum saja belum cukup apabila tidak disertai dengan implementasi yang konsisten dan merata.

Tantangan-tantangan tersebut perlu ditangani secara serius oleh pemerintah melalui kebijakan yang adil dan berpihak pada perlindungan HAM. Selain itu, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas terhadap setiap pelanggaran HAM agar memberikan efek jera dan rasa keadilan bagi korban. Upaya ini juga harus disertai dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati hak orang lain.

Oleh karena itu, perlindungan HAM yang menyeluruh hanya dapat terwujud apabila pemerintah dan masyarakat bekerja sama. Kolaborasi ini dapat diwujudkan melalui pendidikan HAM, partisipasi aktif warga negara, serta penguatan lembaga-lembaga yang berwenang. Dengan sinergi tersebut, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan kehidupan yang lebih adil, damai, dan bermartabat bagi seluruh rakyatnya.

Berdasarkan narasi tentang jaminan dan tantangan pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, lakukan analisis berikut:

a. Jelaskan dasar hukum jaminan HAM di Indonesia! (3 poin)

b. Sebutkan dan jelaskan dua contoh tantangan pelaksanaan HAM yang terdapat dalam narasi! (4 poin)

c. Jelaskan peran pemerintah dalam mengatasi tantangan tersebut! (3 poin)

d. Jelaskan peran masyarakat dalam mewujudkan perlindungan HAM yang menyeluruh! (2 poin)
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr021-1.jpg

Proses perumusan dasar negara Indonesia berlangsung dalam konteks masyarakat yang plural dan multikultural. Bangsa Indonesia terdiri atas beragam suku, bahasa, budaya, serta agama yang tersebar di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menuntut adanya suatu fondasi ideologis yang mampu mengintegrasikan perbedaan sekaligus menjamin persatuan nasional.

Para pendiri bangsa menyadari bahwa keberagaman merupakan realitas sosial yang tidak dapat dihindari, sehingga dasar negara yang dirumuskan harus bersifat inklusif dan representatif. Dasar negara tidak boleh mencerminkan kepentingan kelompok tertentu, melainkan harus menjadi titik temu (common platform) bagi seluruh elemen bangsa. Dengan demikian, prinsip persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi pertimbangan utama dalam proses perumusannya.

Dalam dinamika perdebatan yang berlangsung, nilai-nilai musyawarah, toleransi, demokrasi, dan keadilan sosial mengemuka sebagai landasan normatif kehidupan bernegara. Prinsip musyawarah mufakat dipandang sebagai mekanisme pengambilan keputusan yang selaras dengan karakter budaya bangsa, sementara keadilan sosial diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lebih lanjut, dasar negara tidak hanya berfungsi sebagai landasan konstitusional, tetapi juga sebagai pedoman etis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, dasar negara harus memiliki sifat adaptif dan dinamis agar tetap relevan terhadap perkembangan zaman, tanpa kehilangan identitas dan nilai fundamental bangsa Indonesia.

Para pendiri bangsa Indonesia memiliki berbagai gagasan penting mengenai dasar negara yang harus mengakomodasi keberagaman sosial, budaya, dan agama. Berilah tanda centang (v) pada pernyataan yang tepat. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

0%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr025-1.jpg

Berdasarkan grafik dan informasi tersebut, berilah tanda centang (v) pada pernyataan yang benar mengenai perubahan rumusan sila pertama Pancasila. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

0%
0%
100%
100%
0%
Переглянути це питання
Essay

es035-1.jpg

Indonesia memiliki sejumlah peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara. Peraturan tersebut berfungsi sebagai pedoman dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dari berbagai ancaman, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu undang-undang penting adalah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Undang-undang ini mengatur konsep pertahanan negara, peran pemerintah, serta keterlibatan seluruh warga negara dalam upaya bela negara. Melalui aturan ini, ditegaskan bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama.

Selain itu, terdapat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kedua undang-undang tersebut mengatur tugas, fungsi, serta kedudukan TNI dan Polri sebagai alat negara dalam menjaga pertahanan dan keamanan nasional.

Untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks, Indonesia juga memiliki Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Kehadiran kedua undang-undang ini menunjukkan keseriusan negara dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan demi melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Berdasarkan narasi tentang dasar hukum sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia, analisislah peran peraturan perundang-undangan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara dengan menjawab pertanyaan berikut:

a. Jelaskan fungsi undang-undang dalam sistem pertahanan dan keamanan negara! (3 poin)

b. Jelaskan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara! (3 poin)

c. Jelaskan peran TNI dan Polri berdasarkan undang-undang yang mengaturnya! (4 poin)

d. Jelaskan pentingnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 dalam menghadapi ancaman modern! (2 poin)
Переглянути це питання
Pilihan ganda

OSIS SMK Tunas Bangsa menyusun program Projek Kolaborasi Budaya yang melibatkan 80 peserta didik dari berbagai daerah dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Tiap kelompok terdiri atas 8 peserta didik dengan ketentuan minimal berasal dari 4 latar belakang budaya berbeda sebagai wujud bhinneka tunggal ika.

Berikut data peserta berdasarkan asal budaya.

mc012-1.jpg

Sebagai ketua OSIS, Anda diminta menentukan jumlah kelompok paling sedikit yang dapat dibentuk sesuai syarat keberagaman tersebut.

Langkah awal yang tepat untuk Anda lakukan adalah....

0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr027-1.jpg

Dinda adalah peserta didik kelas X yang baru saja pindah dari luar kota dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah barunya. Sebagai siswa baru, Dinda berusaha membangun pertemanan dan beradaptasi dengan budaya belajar di sekolah tersebut.

Namun, dalam kesehariannya, Dinda kerap diabaikan oleh teman-temannya, baik saat diskusi kelompok maupun dalam kegiatan kelas. Ia sering tidak diajak bergabung dan pendapatnya jarang didengarkan. Kondisi ini membuat Dinda merasa terasing dan kurang dihargai sebagai bagian dari kelas.

Ketika Dinda mengadukan permasalahannya, wali kelas hanya menyarankan agar ia lebih bersabar dan mencoba menyesuaikan diri. Di sisi lain, hasil Survei Literasi HAM menunjukkan bahwa dari 100 peserta didik, hanya 43 peserta didik yang memahami hak untuk diperlakukan setara tanpa diskriminasi.

Situasi tersebut menunjukkan adanya pelanggaran hak sosial serta rendahnya kesadaran akan pentingnya sikap saling menghormati. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat budaya inklusif agar setiap peserta didik merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti seluruh kegiatan sekolah.

Berdasarkan teks tersebut, berilah tanda centang (V) pada pernyataan yang mencerminkan

pelanggaran hak dan upaya penyelesaiannya. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

0%
100%
100%
0%
0%
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf006-1.jpg

Di SMK Taruna Bhakti, peserta didik berasal dari beragam suku, agama, dan daerah. Keberagaman ini mendorong tumbuhnya sikap toleransi, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan dalam kehidupan sekolah.

Kelompok mayoritas kerap membentuk grup eksklusif dan menggunakan bahasa daerah sehingga peserta didik lain merasa terasing. Kondisi ini berpotensi menimbulkan jarak sosial antarpeserta didik.

Pada pemilihan ketua OSIS, sempat beredar pesan bernada stereotipe terhadap calon dari etnis tertentu. Selain itu, konflik kecil di masyarakat sekitar juga terbawa ke lingkungan sekolah sehingga memperkeruh suasana.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru dan OSIS menggelar forum lintas budaya, menegakkan aturan antidiskriminasi, serta merancang proyek kolaboratif lintas kelas guna memulihkan suasana dan memperkuat toleransi.

Kelompok eksklusif berdasarkan asal daerah dapat menjadi potensi ancaman terhadap keberagaman.

A. Benar

B. Salah
0%
100%
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf004-1.jpg

Sejak Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan sistem ketatanegaraan yang memengaruhi keberlakuan Undang-Undang Dasar. Perubahan tersebut menunjukkan dinamika dalam upaya menyesuaikan sistem pemerintahan dengan kebutuhan bangsa.

Pada periode 1945-1949, UUD 1945 berlaku secara sah setelah proklamasi kemerdekaan. Selanjutnya, pada tahun 1949-1950, Indonesia berubah menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) dan menggunakan Konstitusi RIS sebagai dasar negara.

Memasuki periode 1950-1959, diberlakukan UUDS 1950 dengan sistem pemerintahan parlementer. Namun, pada tahun 1959, Presiden mengeluarkan Dekret 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 dan berlaku hingga tahun 1998.

Pada periode 1999-2002, dilakukan amandemen terhadap UUD 1945 sebanyak empat kali. Amandemen tersebut bertujuan menyempurnakan sistem demokrasi serta membatasi kekuasaan agar lebih sesuai dengan prinsip negara hukum dan demokrasi.

UUDS 1950 bersifat sementara, tetapi digunakan dalam waktu yang lebih lama dibandingkan UUD 1945 periode pertama.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf007-1.jpg

Di SMK Taruna Bhakti, peserta didik berasal dari beragam suku, agama, dan daerah. Keberagaman ini mendorong tumbuhnya sikap toleransi, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan dalam kehidupan sekolah.

Kelompok mayoritas kerap membentuk grup eksklusif dan menggunakan bahasa daerah sehingga peserta didik lain merasa terasing. Kondisi ini berpotensi menimbulkan jarak sosial antarpeserta didik.

Pada pemilihan ketua OSIS, sempat beredar pesan bernada stereotipe terhadap calon dari etnis tertentu. Selain itu, konflik kecil di masyarakat sekitar juga terbawa ke lingkungan sekolah sehingga memperkeruh suasana.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru dan OSIS menggelar forum lintas budaya, menegakkan aturan antidiskriminasi, serta merancang proyek kolaboratif lintas kelas guna memulihkan suasana dan memperkuat toleransi.

Penyebaran stereotipe terhadap calon OSIS dari etnis tertentu meningkatkan semangat persaingan sehat dan demokratis di sekolah.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf002-1.jpg

Pada sebuah SMK/MAK, kepala sekolah dan para guru mengadakan program "Sekolah Tertib Hukum". Program ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian peserta didik terhadap peraturan sekolah.

Melalui program tersebut, peserta didik dibiasakan untuk datang tepat waktu, menjaga fasilitas umum, serta mematuhi tata tertib berpakaian. Kebiasaan ini diharapkan membentuk karakter peserta didik yang tertib dan patuh terhadap aturan.

Selain itu, para guru juga memberikan pembelajaran kontekstual mengenai pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan mengaitkan contoh-contoh nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Dengan adanya program Sekolah Tertib Hukum, sekolah berharap peserta didik memiliki kesadaran hukum sejak dini dan mampu menerapkannya baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Kesadaran hukum dapat dibangun melalui kebiasaan disiplin di lingkungan sekolah.

A. Benar

B. Salah
100%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome