logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Pada aplikasi berbasis Laravel, form biasanya digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server. Data yang dikirim dari form akan diproses oleh controller menggunakan objek request.

Setelah data diterima oleh controller, sistem dapat menyimpannya ke dalam database menggunakan model. Model berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi dan database.

Proses penyimpanan data ini termasuk dalam operasi Create pada konsep CRUD. Setelah data berhasil disimpan, biasanya sistem akan mengarahkan pengguna ke halaman lain.

Laravel menyediakan fungsi redirect() untuk mengarahkan pengguna ke halaman tertentu setelah proses berhasil dilakukan.

Perhatikan kode berikut

mr026-1.jpg

Berdasarkan kode di atas, pernyataan yang benar adalah ....
0%
0%
100%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi menggunakan framework Laravel, database biasanya dibuat dan dikelola menggunakan fitur Migration. Migration berfungsi sebagai sistem pengontrol struktur database sehingga pengembang dapat membuat, mengubah, atau menghapus tabel menggunakan kode program.

Migration memudahkan tim pengembang karena struktur database dapat disimpan dalam bentuk kode dan dibagikan kepada anggota tim lainnya. Dengan demikian, setiap pengembang dapat memiliki struktur database yang sama tanpa harus membuat tabel secara manual di database.

Laravel menyediakan Schema Builder yang memungkinkan pengembang membuat tabel dan kolom dengan sintaks PHP. Selain itu, migration juga memiliki metode up() untuk membuat perubahan pada database dan down() untuk membatalkan perubahan tersebut.

Dengan menggunakan migration, proses pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikontrol menggunakan sistem version control.

Perhatikan kode berikut

mr024-1.jpg

Berdasarkan kode migration di atas, pernyataan yang benar adalah ....
0%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання

tf009-1.jpg

Dalam Flutter, seluruh tampilan antarmuka pengguna (UI) dibangun menggunakan konsep widget. Widget merupakan elemen dasar yang digunakan untuk menyusun tampilan aplikasi, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Setiap bagian layar, baik yang terlihat maupun yang mengatur tata letak, semuanya direpresentasikan sebagai widget.

Widget dalam Flutter sangat beragam jenisnya. Ada widget yang berfungsi untuk menampilkan teks seperti Text, widget untuk menyusun layout seperti Column dan Row, serta widget untuk mengatur tampilan seperti Container. Dengan mengombinasikan berbagai widget ini, developer dapat membuat tampilan aplikasi yang menarik dan responsif.

Selain itu, widget juga bersifat reusable, artinya dapat digunakan kembali di berbagai bagian aplikasi. Flutter juga membedakan widget menjadi dua jenis utama, yaitu StatelessWidget dan StatefulWidget, tergantung pada apakah widget tersebut memiliki state (data yang dapat berubah) atau tidak.

Dengan demikian, komponen seperti Text, Button, dan Layout semuanya termasuk dalam kategori widget di Flutter. Semua elemen tersebut bekerja sama untuk membentuk struktur dan tampilan aplikasi secara keseluruhan.

Pernyataan:

Dari penjelasan di atas Text, Button, dan Layout semuanya merupakan widget
100%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, data yang tersimpan di database sering ditampilkan kepada pengguna dalam bentuk tabel atau daftar. Untuk mengambil data dari server, aplikasi biasanya menggunakan API yang menyediakan data dalam format seperti JSON.

AJAX dapat digunakan untuk mengambil data dari API menggunakan metode GET. Dengan cara ini, halaman web dapat mengambil data dari server secara asynchronous tanpa harus melakukan refresh halaman.

Teknik ini sering digunakan pada dashboard aplikasi, sistem manajemen data, atau halaman daftar produk. Data yang diterima dari API kemudian diproses menggunakan JavaScript dan ditampilkan pada halaman HTML.

Dengan memanfaatkan AJAX dan API, proses pengambilan data menjadi lebih efisien dan interaktif bagi pengguna.

Perhatikan kode berikut

es034-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode tersebut mengimplementasikan konsep Read pada CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan bagaimana data ditampilkan pada halaman web.
Переглянути це питання

mr028-1.jpg

Sinta sedang mengembangkan aplikasi Flutter yang membutuhkan data dari server eksternal. Untuk itu, ia menggunakan package http package agar dapat melakukan request API.

Dalam implementasinya, Sinta menggunakan fungsi http.get() untuk mengambil data dari endpoint API. Setelah mendapatkan response, ia mengubah data JSON menjadi objek Dart menggunakan jsonDecode.

Selain itu, Sinta juga memahami bahwa proses request API bersifat asynchronous, sehingga ia menggunakan async dan await agar data dapat diproses dengan benar.

Namun, ia juga perlu menangani kondisi ketika request gagal, misalnya dengan memeriksa statusCode dari response.

Tidak semua widget Flutter digunakan untuk komunikasi dengan API, karena beberapa hanya berfungsi untuk tampilan UI.

Fungsi atau code yang digunakan untuk melakukan request API dan memproses data dari server adalah...?
0%
0%
100%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi web menggunakan framework Laravel, pengembang biasanya menggunakan konsep MVC (Model, View, Controller) untuk memisahkan logika program. Model bertugas mengelola data, Controller mengatur alur proses aplikasi, dan View bertugas menampilkan data kepada pengguna.

Laravel menyediakan sistem template bernama Blade yang digunakan untuk membuat tampilan halaman web. Blade mempermudah pengembang dalam menulis kode HTML yang dapat digabungkan dengan logika pemrograman secara lebih rapi dan efisien.

Salah satu fitur Blade adalah template inheritance, yaitu teknik pewarisan template. Dengan fitur ini, pengembang dapat membuat satu template utama yang berisi struktur halaman seperti header, footer, dan layout utama, lalu halaman lain dapat mewarisi template tersebut.

Hal ini membuat kode tampilan menjadi lebih terstruktur dan menghindari pengulangan kode HTML pada setiap halaman.

Perhatikan kode berikut

layout.blade.php

mc016-1.jpg

home.blade.php

mc016-2.jpg

Berdasarkan kode tersebut, fungsi dari @yield('content') adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

tf010-1.jpg

StatefulWidget digunakan dalam Flutter ketika tampilan aplikasi perlu berubah sebagai respons terhadap interaksi pengguna. Misalnya, saat pengguna menekan tombol, mengisi form, atau melakukan aksi lain yang memengaruhi tampilan, maka perubahan tersebut perlu dikelola dengan baik.

Untuk mengatur perubahan tersebut, Flutter menyediakan fungsi setState(). Fungsi ini digunakan untuk memberi tahu framework bahwa ada perubahan data yang memengaruhi tampilan, sehingga widget akan dibangun ulang (rebuild) dengan kondisi terbaru.

Sebaliknya, StatelessWidget digunakan untuk tampilan yang bersifat tetap atau tidak berubah setelah pertama kali dibuat. Widget jenis ini biasanya digunakan untuk menampilkan teks, ikon, atau elemen statis lainnya yang tidak memerlukan pembaruan dinamis.

Dengan demikian, StatefulWidget bersifat dinamis karena dapat berubah sesuai dengan kondisi atau interaksi pengguna. Hal ini membuatnya sangat penting dalam pembuatan aplikasi yang interaktif dan responsif.

Pernyataan:

StatefulWidget tidak dapat berubah setelah dibuat.
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi menggunakan framework Laravel, database biasanya dibuat dan dikelola menggunakan fitur Migration. Migration berfungsi sebagai sistem pengontrol struktur database sehingga pengembang dapat membuat, mengubah, atau menghapus tabel menggunakan kode program.

Migration memudahkan tim pengembang karena struktur database dapat disimpan dalam bentuk kode dan dibagikan kepada anggota tim lainnya. Dengan demikian, setiap pengembang dapat memiliki struktur database yang sama tanpa harus membuat tabel secara manual di database.

Laravel menyediakan Schema Builder yang memungkinkan pengembang membuat tabel dan kolom dengan sintaks PHP. Selain itu, migration juga memiliki metode up() untuk membuat perubahan pada database dan down() untuk membatalkan perubahan tersebut.

Dengan menggunakan migration, proses pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikontrol menggunakan sistem version control.

Perhatikan kode berikut

mr024-1.jpg

Berdasarkan kode migration di atas, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання
Pada aplikasi berbasis Laravel, form biasanya digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server. Data yang dikirim dari form akan diproses oleh controller menggunakan objek request.

Setelah data diterima oleh controller, sistem dapat menyimpannya ke dalam database menggunakan model. Model berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi dan database.

Proses penyimpanan data ini termasuk dalam operasi Create pada konsep CRUD. Setelah data berhasil disimpan, biasanya sistem akan mengarahkan pengguna ke halaman lain.

Laravel menyediakan fungsi redirect() untuk mengarahkan pengguna ke halaman tertentu setelah proses berhasil dilakukan.

Perhatikan kode berikut

mr026-1.jpg

Berdasarkan kode di atas, pernyataan yang benar adalah ....
0%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam framework Laravel, Blade Template memiliki berbagai direktif yang membantu pengembang dalam menampilkan data. Direktif tersebut ditandai dengan simbol @ seperti @if@foreach@section, dan @extends.

Direktif @foreach digunakan untuk menampilkan data yang berbentuk array atau koleksi secara berulang. Biasanya direktif ini digunakan ketika ingin menampilkan daftar data seperti daftar siswa, produk, atau artikel.

Controller pada Laravel biasanya mengirimkan data ke view menggunakan fungsi return view(). Data tersebut kemudian dapat diakses dalam file Blade menggunakan sintaks khusus Laravel.

Dengan cara ini, tampilan halaman web dapat menampilkan data secara dinamis sesuai dengan data yang diterima dari controller.

Perhatikan kode berikut

mc017-1.jpg

Berdasarkan kode Blade tersebut, tujuan penggunaan @foreach adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome