logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

mr030-1.jpg

Lina adalah seorang developer Flutter yang sedang mengembangkan aplikasi mobile dengan fitur yang cukup kompleks, seperti pengelolaan data pengguna, transaksi, dan tampilan yang dinamis. Dalam proses pengembangannya, ia menyadari bahwa penggunaan state management sangat penting agar data dapat dikelola dengan baik dan tampilan aplikasi tetap konsisten saat terjadi perubahan.

Pada tahap awal, Lina menggunakan setState() untuk mengelola perubahan data dalam skala kecil. Metode ini cukup efektif untuk aplikasi sederhana, namun ketika aplikasi mulai berkembang dan memiliki banyak halaman serta interaksi antar komponen, penggunaan setState() menjadi kurang efisien dan sulit untuk dipelihara.

Untuk mengatasi hal tersebut, Lina mulai mempelajari dan menerapkan pendekatan lain seperti Provider yang memudahkan pengelolaan state secara global dengan cara yang lebih terstruktur.

Selain itu, ia juga mencoba menggunakan Bloc (Business Logic Component) yang memisahkan logika bisnis dari tampilan sehingga kode menjadi lebih rapi dan mudah diuji.

Dari penjelasan di atas yang termasuk state management dalam Flutter adalah...?
100%
0%
100%
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam framework Laravel, Blade Template memiliki berbagai direktif yang membantu pengembang dalam menampilkan data. Direktif tersebut ditandai dengan simbol @ seperti @if@foreach@section, dan @extends.

Direktif @foreach digunakan untuk menampilkan data yang berbentuk array atau koleksi secara berulang. Biasanya direktif ini digunakan ketika ingin menampilkan daftar data seperti daftar siswa, produk, atau artikel.

Controller pada Laravel biasanya mengirimkan data ke view menggunakan fungsi return view(). Data tersebut kemudian dapat diakses dalam file Blade menggunakan sintaks khusus Laravel.

Dengan cara ini, tampilan halaman web dapat menampilkan data secara dinamis sesuai dengan data yang diterima dari controller.

Perhatikan kode berikut

mc017-1.jpg

Berdasarkan kode Blade tersebut, tujuan penggunaan @foreach adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mc012-1.jpg

MySQL adalah sistem manajemen basis data yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara terstruktur. Dalam sebuah aplikasi, MySQL berfungsi untuk menyimpan berbagai informasi seperti data pengguna, transaksi, maupun laporan. Data disimpan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom.

Sebelum menyimpan data, pengguna harus membuat database dan tabel terlebih dahulu. Perintah yang digunakan untuk membuat database adalah CREATE DATABASE, sedangkan untuk membuat tabel digunakan perintah CREATE TABLE. Setiap tabel memiliki field (kolom) dengan tipe data tertentu seperti INT, VARCHAR, atau DATE.

Setelah tabel dibuat, data dapat dimasukkan menggunakan perintah INSERT INTO. Untuk menampilkan data, digunakan perintah SELECT. Pengguna juga dapat menambahkan kondisi tertentu dengan klausa WHERE agar data yang ditampilkan lebih spesifik.

Pemahaman dasar tentang perintah-perintah tersebut sangat penting bagi siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Dengan memahami konsep database dan query dasar, siswa dapat mengembangkan aplikasi yang mampu mengelola data secara efektif dan terstruktur.

Seorang siswa ingin menampilkan data siswa dengan nilai lebih dari 80. Berdasarkan teks, apa yang perlu ditambahkan pada perintah SELECT?

0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
mr029-1.jpg

Tono sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter yang memiliki beberapa halaman, seperti halaman utama (home), halaman daftar produk, dan halaman detail produk. Dalam aplikasi tersebut, pengguna dapat memilih salah satu produk dari daftar, lalu melihat informasi lengkap pada halaman detail.

Untuk mengatur perpindahan antar halaman, Tono memanfaatkan sistem navigasi yang disediakan oleh Flutter. Ia menggunakan Navigator.push() untuk berpindah dari halaman utama ke halaman detail dengan membawa data tertentu. Setelah pengguna selesai melihat detail produk, mereka dapat kembali ke halaman sebelumnya menggunakan Navigator.pop().

Selain itu, Tono juga mempelajari bahwa dalam Flutter terdapat konsep Route yang berfungsi sebagai jalur atau penghubung antar halaman dalam proses navigasi. Namun, tidak semua fungsi dalam Flutter berkaitan dengan navigasi. Misalnya, setState() digunakan untuk memperbarui tampilan ketika terjadi perubahan data pada widget yang bersifat dinamis. Sementara itu, method build() digunakan untuk membangun dan merender tampilan widget pada layar.

Dengan memahami perbedaan fungsi-fungsi tersebut, Tono dapat mengelola navigasi aplikasi dengan lebih efektif tanpa mencampurkannya dengan fungsi lain yang tidak berkaitan langsung dengan perpindahan halaman.

Navigasi dalam Flutter menggunakan...?
100%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання
es035-1.jpg

Seorang developer bernama Andi sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter untuk platform Android dan iOS. Ia memilih Flutter karena dapat menggunakan satu basis kode (single codebase) sehingga lebih efisien dalam pengembangan lintas platform. Dalam prosesnya, Andi memahami bahwa seluruh tampilan dalam Flutter dibangun menggunakan widget.

Pada tahap awal, Andi membuat struktur aplikasi menggunakan MaterialApp sebagai root widget untuk mendukung desain material. Ia juga menggunakan Scaffold untuk membuat layout dasar seperti AppBar dan body. Dalam body, ia menambahkan beberapa widget seperti Text, Column, dan Container untuk menampilkan informasi.

Ketika aplikasi berjalan, Andi ingin agar tampilan dapat berubah sesuai interaksi pengguna, seperti saat tombol ditekan atau data diperbarui. Oleh karena itu, ia menggunakan StatefulWidget agar UI dapat diperbarui secara dinamis menggunakan fungsi setState().

Andi juga menyadari bahwa jika tidak ada perubahan data, ia cukup menggunakan StatelessWidget untuk tampilan yang bersifat statis agar lebih ringan dan efisien.

Jelaskan perbedaan penggunaan StatelessWidget dan StatefulWidget dalam Flutter berdasarkan studi kasus di atas!
Переглянути це питання

mc020-1.jpg

Sinta sedang membuat aplikasi Flutter dengan tampilan yang mengikuti Material Design. Ia ingin membuat struktur dasar aplikasi yang konsisten di seluruh halaman.

Untuk itu, Sinta menggunakan sebuah widget utama sebagai root dari aplikasi. Widget ini memungkinkan penggunaan tema, routing, dan struktur dasar aplikasi secara keseluruhan.

Selain itu, Sinta menggunakan Scaffold di setiap halaman untuk membuat layout seperti AppBar dan body.

Dengan kombinasi tersebut, aplikasi yang dibuat menjadi lebih terstruktur dan sesuai dengan standar desain modern.

Widget utama yang digunakan sebagai root aplikasi berbasis Material Design adalah...
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

mr027-1.jpg

Dedi sedang membuat tampilan dashboard aplikasi menggunakan Flutter. Ia ingin menyusun beberapa komponen UI secara horizontal dan vertikal.

Untuk itu, ia menggunakan Row untuk susunan horizontal dan Column untuk susunan vertikal.

Ia juga menggunakan Stack untuk menumpuk widget satu sama lain.

Selain itu, ia menggunakan Center untuk memposisikan widget di tengah layar.

Sedangkan Text hanya digunakan untuk menampilkan tulisan.

Dengan kombinasi widget tersebut, Dedi dapat membuat layout yang fleksibel dan dinamis.

Widget yang digunakan khusus untuk menyusun tata letak secara horizontal dan vertikal adalah...?
100%
0%
100%
100%
0%
Переглянути це питання
Framework Laravel menggunakan pola arsitektur MVC (Model, View, Controller). Pola ini digunakan untuk memisahkan logika aplikasi agar kode lebih terstruktur dan mudah dipelihara.

Model bertugas untuk mengelola data dan berinteraksi dengan database. Model biasanya merepresentasikan sebuah tabel dalam database dan digunakan untuk melakukan operasi seperti mengambil, menyimpan, atau memperbarui data.

View digunakan untuk menampilkan data kepada pengguna dalam bentuk halaman web. Pada Laravel, view biasanya dibuat menggunakan Blade Template yang memungkinkan pengembang menampilkan data secara dinamis.

Controller berfungsi sebagai penghubung antara model dan view. Controller menerima request dari pengguna, memproses data melalui model, lalu mengirimkan data tersebut ke view untuk ditampilkan.

Perhatikan kode berikut

mr025-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
100%
0%
100%
Переглянути це питання
Pada aplikasi web, form sering digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server, seperti data pendaftaran atau komentar. Pada metode tradisional, ketika tombol submit ditekan, halaman web biasanya akan dimuat ulang untuk memproses data tersebut.

Penggunaan jQuery AJAX memungkinkan data dari form dikirim ke server tanpa harus melakukan reload halaman. Hal ini membuat proses interaksi pengguna menjadi lebih cepat dan responsif.

AJAX bekerja secara asynchronous, sehingga proses komunikasi dengan server dapat dilakukan di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas pengguna pada halaman web.

Dengan teknik ini, respon dari server dapat langsung ditampilkan pada halaman web menggunakan JavaScript atau jQuery.

Perhatikan kode berikut

tf006-1.jpg

Pada kode tersebut, fungsi preventDefault() digunakan untuk mencegah form melakukan reload halaman sehingga data dapat dikirim menggunakan jQuery AJAX secara asynchronous.
100%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi web modern, proses pengolahan data tidak selalu dilakukan dengan memuat ulang halaman. Teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) memungkinkan halaman web mengirim dan menerima data dari server tanpa melakukan refresh halaman secara keseluruhan.

AJAX sering digunakan untuk berkomunikasi dengan API (Application Programming Interface). API memungkinkan aplikasi frontend mengambil atau mengirim data ke server menggunakan metode HTTP seperti GET, POST, PUT, dan DELETE.

Pada implementasi CRUD, metode POST biasanya digunakan untuk menambahkan data baru ke database. Data yang dikirim dari form pengguna akan diproses oleh API dan disimpan ke dalam database.

Dengan teknik ini, pengguna dapat menambahkan data baru secara dinamis tanpa harus berpindah halaman atau memuat ulang halaman web.

Perhatikan kode berikut

es033-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode di atas menerapkan konsep CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan fungsi dari preventDefault() pada kode tersebut.
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome