logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Dalam pengembangan website modern, penggunaan HTML, CSS, dan JavaScript memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. HTML digunakan untuk menyusun struktur dasar halaman web seperti judul, paragraf, gambar, dan tombol.

CSS digunakan untuk mengatur tampilan visual halaman seperti warna, ukuran teks, tata letak, dan animasi. Dengan CSS, tampilan halaman dapat dibuat lebih menarik tanpa harus mengubah struktur HTML.

Sementara itu, JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi pada halaman web, seperti memproses klik tombol, menampilkan pesan, memvalidasi form, atau mengubah elemen halaman secara dinamis.

Seorang siswa mencoba membuat halaman web sederhana yang menampilkan sebuah kotak berwarna merah. Ketika kotak tersebut diklik, warnanya berubah menjadi hijau menggunakan JavaScript.

Perhatikan kode berikut

mc015-1.jpg

Pertanyaan

Berdasarkan kode di atas, perubahan warna kotak dari merah menjadi hijau terjadi karena fungsi JavaScript yang ....
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання
Sebuah tim pengembang web sedang membuat halaman sederhana untuk menampilkan sebuah tombol dan teks pada halaman website. Mereka menggunakan HTML untuk membuat struktur halaman, CSS untuk memberikan tampilan visual, dan JavaScript untuk memberikan interaksi pada pengguna.

Pada tahap awal, pengembang membuat sebuah paragraf teks dan sebuah tombol. Teks tersebut memiliki ID tertentu agar dapat diakses oleh JavaScript. Tujuannya adalah ketika tombol ditekan, teks pada halaman akan berubah.

CSS kemudian digunakan untuk memberikan warna pada teks agar lebih menarik. Hal ini menunjukkan bahwa CSS berfungsi untuk mengatur tampilan halaman tanpa mengubah struktur HTML yang sudah dibuat.

JavaScript kemudian digunakan untuk menangani peristiwa ketika tombol diklik. Script tersebut akan mengambil elemen teks menggunakan ID dan mengganti isi teksnya dengan pesan baru.

Perhatikan kode berikut

mc014-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, peran JavaScript pada program di atas adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pada aplikasi berbasis Laravel, form biasanya digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server. Data yang dikirim dari form akan diproses oleh controller menggunakan objek request.

Setelah data diterima oleh controller, sistem dapat menyimpannya ke dalam database menggunakan model. Model berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi dan database.

Proses penyimpanan data ini termasuk dalam operasi Create pada konsep CRUD. Setelah data berhasil disimpan, biasanya sistem akan mengarahkan pengguna ke halaman lain.

Laravel menyediakan fungsi redirect() untuk mengarahkan pengguna ke halaman tertentu setelah proses berhasil dilakukan.

Perhatikan kode berikut

mr026-1.jpg

Berdasarkan kode di atas, pernyataan yang benar adalah ....
0%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi web modern, proses pengolahan data tidak selalu dilakukan dengan memuat ulang halaman. Teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) memungkinkan halaman web mengirim dan menerima data dari server tanpa melakukan refresh halaman secara keseluruhan.

AJAX sering digunakan untuk berkomunikasi dengan API (Application Programming Interface). API memungkinkan aplikasi frontend mengambil atau mengirim data ke server menggunakan metode HTTP seperti GET, POST, PUT, dan DELETE.

Pada implementasi CRUD, metode POST biasanya digunakan untuk menambahkan data baru ke database. Data yang dikirim dari form pengguna akan diproses oleh API dan disimpan ke dalam database.

Dengan teknik ini, pengguna dapat menambahkan data baru secara dinamis tanpa harus berpindah halaman atau memuat ulang halaman web.

Perhatikan kode berikut

es033-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode di atas menerapkan konsep CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan fungsi dari preventDefault() pada kode tersebut.
Переглянути це питання
Pada aplikasi web, form sering digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server, seperti data pendaftaran atau komentar. Pada metode tradisional, ketika tombol submit ditekan, halaman web biasanya akan dimuat ulang untuk memproses data tersebut.

Penggunaan jQuery AJAX memungkinkan data dari form dikirim ke server tanpa harus melakukan reload halaman. Hal ini membuat proses interaksi pengguna menjadi lebih cepat dan responsif.

AJAX bekerja secara asynchronous, sehingga proses komunikasi dengan server dapat dilakukan di latar belakang tanpa mengganggu aktivitas pengguna pada halaman web.

Dengan teknik ini, respon dari server dapat langsung ditampilkan pada halaman web menggunakan JavaScript atau jQuery.

Perhatikan kode berikut

tf006-1.jpg

Pada kode tersebut, fungsi preventDefault() digunakan untuk mencegah form melakukan reload halaman sehingga data dapat dikirim menggunakan jQuery AJAX secara asynchronous.
100%
0%
Переглянути це питання

Sebuah perusahaan memiliki database db_perusahaan dengan dua tabel utama:

?9?      karyawan (id_karyawan, nama_karyawan, departemen, gaji)

?9?      absensi (id_absensi, id_karyawan, tanggal, status)

Kolom id_karyawan pada tabel absensi berelasi dengan id_karyawan pada tabel karyawan. Kolom status berisi nilai seperti "Hadir", "Izin", atau "Alfa".

Manajer ingin memberikan potongan gaji sebesar Rp100.000 kepada karyawan yang memiliki status "Alfa" lebih dari 3 kali selama bulan Februari 2026.

Seorang staf mencoba menuliskan query berikut:

es031-1.jpg

Query tersebut menghasilkan error

Manajer menyadari bahwa untuk menentukan siapa saja yang terkena potongan gaji, diperlukan perhitungan jumlah absensi "Alfa" per karyawan pada periode tertentu sebelum melakukan pembaruan data gaji.

pertanyaan: Jelaskan mengapa query yang dituliskan staf menghasilkan error!
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi menggunakan framework Laravel, database biasanya dibuat dan dikelola menggunakan fitur Migration. Migration berfungsi sebagai sistem pengontrol struktur database sehingga pengembang dapat membuat, mengubah, atau menghapus tabel menggunakan kode program.

Migration memudahkan tim pengembang karena struktur database dapat disimpan dalam bentuk kode dan dibagikan kepada anggota tim lainnya. Dengan demikian, setiap pengembang dapat memiliki struktur database yang sama tanpa harus membuat tabel secara manual di database.

Laravel menyediakan Schema Builder yang memungkinkan pengembang membuat tabel dan kolom dengan sintaks PHP. Selain itu, migration juga memiliki metode up() untuk membuat perubahan pada database dan down() untuk membatalkan perubahan tersebut.

Dengan menggunakan migration, proses pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikontrol menggunakan sistem version control.

Perhatikan kode berikut

mr024-1.jpg

Berdasarkan kode migration di atas, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання

mc020-1.jpg

Sinta sedang membuat aplikasi Flutter dengan tampilan yang mengikuti Material Design. Ia ingin membuat struktur dasar aplikasi yang konsisten di seluruh halaman.

Untuk itu, Sinta menggunakan sebuah widget utama sebagai root dari aplikasi. Widget ini memungkinkan penggunaan tema, routing, dan struktur dasar aplikasi secara keseluruhan.

Selain itu, Sinta menggunakan Scaffold di setiap halaman untuk membuat layout seperti AppBar dan body.

Dengan kombinasi tersebut, aplikasi yang dibuat menjadi lebih terstruktur dan sesuai dengan standar desain modern.

Widget utama yang digunakan sebagai root aplikasi berbasis Material Design adalah...
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, data yang tersimpan di database sering ditampilkan kepada pengguna dalam bentuk tabel atau daftar. Untuk mengambil data dari server, aplikasi biasanya menggunakan API yang menyediakan data dalam format seperti JSON.

AJAX dapat digunakan untuk mengambil data dari API menggunakan metode GET. Dengan cara ini, halaman web dapat mengambil data dari server secara asynchronous tanpa harus melakukan refresh halaman.

Teknik ini sering digunakan pada dashboard aplikasi, sistem manajemen data, atau halaman daftar produk. Data yang diterima dari API kemudian diproses menggunakan JavaScript dan ditampilkan pada halaman HTML.

Dengan memanfaatkan AJAX dan API, proses pengambilan data menjadi lebih efisien dan interaktif bagi pengguna.

Perhatikan kode berikut

es034-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode tersebut mengimplementasikan konsep Read pada CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan bagaimana data ditampilkan pada halaman web.
Переглянути це питання
Framework Laravel menggunakan pola arsitektur MVC (Model, View, Controller). Pola ini digunakan untuk memisahkan logika aplikasi agar kode lebih terstruktur dan mudah dipelihara.

Model bertugas untuk mengelola data dan berinteraksi dengan database. Model biasanya merepresentasikan sebuah tabel dalam database dan digunakan untuk melakukan operasi seperti mengambil, menyimpan, atau memperbarui data.

View digunakan untuk menampilkan data kepada pengguna dalam bentuk halaman web. Pada Laravel, view biasanya dibuat menggunakan Blade Template yang memungkinkan pengembang menampilkan data secara dinamis.

Controller berfungsi sebagai penghubung antara model dan view. Controller menerima request dari pengguna, memproses data melalui model, lalu mengirimkan data tersebut ke view untuk ditampilkan.

Perhatikan kode berikut

mr025-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome