logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

mc020-1.jpg

Sinta sedang membuat aplikasi Flutter dengan tampilan yang mengikuti Material Design. Ia ingin membuat struktur dasar aplikasi yang konsisten di seluruh halaman.

Untuk itu, Sinta menggunakan sebuah widget utama sebagai root dari aplikasi. Widget ini memungkinkan penggunaan tema, routing, dan struktur dasar aplikasi secara keseluruhan.

Selain itu, Sinta menggunakan Scaffold di setiap halaman untuk membuat layout seperti AppBar dan body.

Dengan kombinasi tersebut, aplikasi yang dibuat menjadi lebih terstruktur dan sesuai dengan standar desain modern.

Widget utama yang digunakan sebagai root aplikasi berbasis Material Design adalah...
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання
mr029-1.jpg

Tono sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter yang memiliki beberapa halaman, seperti halaman utama (home), halaman daftar produk, dan halaman detail produk. Dalam aplikasi tersebut, pengguna dapat memilih salah satu produk dari daftar, lalu melihat informasi lengkap pada halaman detail.

Untuk mengatur perpindahan antar halaman, Tono memanfaatkan sistem navigasi yang disediakan oleh Flutter. Ia menggunakan Navigator.push() untuk berpindah dari halaman utama ke halaman detail dengan membawa data tertentu. Setelah pengguna selesai melihat detail produk, mereka dapat kembali ke halaman sebelumnya menggunakan Navigator.pop().

Selain itu, Tono juga mempelajari bahwa dalam Flutter terdapat konsep Route yang berfungsi sebagai jalur atau penghubung antar halaman dalam proses navigasi. Namun, tidak semua fungsi dalam Flutter berkaitan dengan navigasi. Misalnya, setState() digunakan untuk memperbarui tampilan ketika terjadi perubahan data pada widget yang bersifat dinamis. Sementara itu, method build() digunakan untuk membangun dan merender tampilan widget pada layar.

Dengan memahami perbedaan fungsi-fungsi tersebut, Tono dapat mengelola navigasi aplikasi dengan lebih efektif tanpa mencampurkannya dengan fungsi lain yang tidak berkaitan langsung dengan perpindahan halaman.

Navigasi dalam Flutter menggunakan...?
100%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi menggunakan framework Laravel, database biasanya dibuat dan dikelola menggunakan fitur Migration. Migration berfungsi sebagai sistem pengontrol struktur database sehingga pengembang dapat membuat, mengubah, atau menghapus tabel menggunakan kode program.

Migration memudahkan tim pengembang karena struktur database dapat disimpan dalam bentuk kode dan dibagikan kepada anggota tim lainnya. Dengan demikian, setiap pengembang dapat memiliki struktur database yang sama tanpa harus membuat tabel secara manual di database.

Laravel menyediakan Schema Builder yang memungkinkan pengembang membuat tabel dan kolom dengan sintaks PHP. Selain itu, migration juga memiliki metode up() untuk membuat perubahan pada database dan down() untuk membatalkan perubahan tersebut.

Dengan menggunakan migration, proses pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikontrol menggunakan sistem version control.

Perhatikan kode berikut

mr024-1.jpg

Berdasarkan kode migration di atas, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, data yang tersimpan di database sering ditampilkan kepada pengguna dalam bentuk tabel atau daftar. Untuk mengambil data dari server, aplikasi biasanya menggunakan API yang menyediakan data dalam format seperti JSON.

AJAX dapat digunakan untuk mengambil data dari API menggunakan metode GET. Dengan cara ini, halaman web dapat mengambil data dari server secara asynchronous tanpa harus melakukan refresh halaman.

Teknik ini sering digunakan pada dashboard aplikasi, sistem manajemen data, atau halaman daftar produk. Data yang diterima dari API kemudian diproses menggunakan JavaScript dan ditampilkan pada halaman HTML.

Dengan memanfaatkan AJAX dan API, proses pengambilan data menjadi lebih efisien dan interaktif bagi pengguna.

Perhatikan kode berikut

es034-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode tersebut mengimplementasikan konsep Read pada CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan bagaimana data ditampilkan pada halaman web.
Переглянути це питання
Dalam pengembangan website, JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi pada halaman web seperti menangani klik tombol, mengubah tampilan halaman, atau memproses data dari pengguna. Namun, penulisan kode JavaScript murni terkadang cukup panjang dan kompleks.

Untuk mempermudah pengembangan tersebut, pengembang dapat menggunakan framework atau library jQuery. jQuery merupakan library JavaScript yang dirancang untuk menyederhanakan penulisan kode JavaScript, terutama dalam manipulasi DOM, event handling, dan animasi.

Salah satu keunggulan jQuery adalah penggunaan sintaks yang lebih singkat dan mudah dipahami dibandingkan JavaScript biasa. jQuery menggunakan simbol $ sebagai penanda untuk mengakses elemen HTML pada halaman web.

Dengan jQuery, pengembang dapat dengan mudah memilih elemen HTML dan memberikan aksi tertentu seperti menampilkan, menyembunyikan, atau mengubah isi elemen tersebut.

Perhatikan kode berikut

tf007-1.jpg

Kode program tersebut menunjukkan bahwa jQuery digunakan untuk menangani event klik pada tombol dan menyembunyikan elemen HTML dengan id teks ketika tombol diklik
100%
0%
Переглянути це питання

mc019-1.jpg

Budi sedang mengembangkan aplikasi catatan harian menggunakan Flutter. Ia membuat tampilan yang berisi daftar catatan menggunakan ListView dan Text.

Pada awalnya, Budi menggunakan StatelessWidget, namun ia mengalami masalah karena data catatan tidak dapat berubah saat pengguna menambahkan catatan baru.

Kemudian, Budi mengganti widget tersebut menjadi StatefulWidget dan menggunakan fungsi setState() untuk memperbarui tampilan ketika data berubah.

Setelah perubahan tersebut, aplikasi dapat memperbarui UI secara otomatis setiap kali ada penambahan atau perubahan data.

Widget yang digunakan untuk menangani perubahan data secara dinamis adalah...?
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

mc012-1.jpg

MySQL adalah sistem manajemen basis data yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara terstruktur. Dalam sebuah aplikasi, MySQL berfungsi untuk menyimpan berbagai informasi seperti data pengguna, transaksi, maupun laporan. Data disimpan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom.

Sebelum menyimpan data, pengguna harus membuat database dan tabel terlebih dahulu. Perintah yang digunakan untuk membuat database adalah CREATE DATABASE, sedangkan untuk membuat tabel digunakan perintah CREATE TABLE. Setiap tabel memiliki field (kolom) dengan tipe data tertentu seperti INT, VARCHAR, atau DATE.

Setelah tabel dibuat, data dapat dimasukkan menggunakan perintah INSERT INTO. Untuk menampilkan data, digunakan perintah SELECT. Pengguna juga dapat menambahkan kondisi tertentu dengan klausa WHERE agar data yang ditampilkan lebih spesifik.

Pemahaman dasar tentang perintah-perintah tersebut sangat penting bagi siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Dengan memahami konsep database dan query dasar, siswa dapat mengembangkan aplikasi yang mampu mengelola data secara efektif dan terstruktur.

Seorang siswa ingin menampilkan data siswa dengan nilai lebih dari 80. Berdasarkan teks, apa yang perlu ditambahkan pada perintah SELECT?

0%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання

tf010-1.jpg

StatefulWidget digunakan dalam Flutter ketika tampilan aplikasi perlu berubah sebagai respons terhadap interaksi pengguna. Misalnya, saat pengguna menekan tombol, mengisi form, atau melakukan aksi lain yang memengaruhi tampilan, maka perubahan tersebut perlu dikelola dengan baik.

Untuk mengatur perubahan tersebut, Flutter menyediakan fungsi setState(). Fungsi ini digunakan untuk memberi tahu framework bahwa ada perubahan data yang memengaruhi tampilan, sehingga widget akan dibangun ulang (rebuild) dengan kondisi terbaru.

Sebaliknya, StatelessWidget digunakan untuk tampilan yang bersifat tetap atau tidak berubah setelah pertama kali dibuat. Widget jenis ini biasanya digunakan untuk menampilkan teks, ikon, atau elemen statis lainnya yang tidak memerlukan pembaruan dinamis.

Dengan demikian, StatefulWidget bersifat dinamis karena dapat berubah sesuai dengan kondisi atau interaksi pengguna. Hal ini membuatnya sangat penting dalam pembuatan aplikasi yang interaktif dan responsif.

Pernyataan:

StatefulWidget tidak dapat berubah setelah dibuat.
0%
100%
Переглянути це питання
es035-1.jpg

Seorang developer bernama Andi sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter untuk platform Android dan iOS. Ia memilih Flutter karena dapat menggunakan satu basis kode (single codebase) sehingga lebih efisien dalam pengembangan lintas platform. Dalam prosesnya, Andi memahami bahwa seluruh tampilan dalam Flutter dibangun menggunakan widget.

Pada tahap awal, Andi membuat struktur aplikasi menggunakan MaterialApp sebagai root widget untuk mendukung desain material. Ia juga menggunakan Scaffold untuk membuat layout dasar seperti AppBar dan body. Dalam body, ia menambahkan beberapa widget seperti Text, Column, dan Container untuk menampilkan informasi.

Ketika aplikasi berjalan, Andi ingin agar tampilan dapat berubah sesuai interaksi pengguna, seperti saat tombol ditekan atau data diperbarui. Oleh karena itu, ia menggunakan StatefulWidget agar UI dapat diperbarui secara dinamis menggunakan fungsi setState().

Andi juga menyadari bahwa jika tidak ada perubahan data, ia cukup menggunakan StatelessWidget untuk tampilan yang bersifat statis agar lebih ringan dan efisien.

Jelaskan perbedaan penggunaan StatelessWidget dan StatefulWidget dalam Flutter berdasarkan studi kasus di atas!
Переглянути це питання

mr030-1.jpg

Lina adalah seorang developer Flutter yang sedang mengembangkan aplikasi mobile dengan fitur yang cukup kompleks, seperti pengelolaan data pengguna, transaksi, dan tampilan yang dinamis. Dalam proses pengembangannya, ia menyadari bahwa penggunaan state management sangat penting agar data dapat dikelola dengan baik dan tampilan aplikasi tetap konsisten saat terjadi perubahan.

Pada tahap awal, Lina menggunakan setState() untuk mengelola perubahan data dalam skala kecil. Metode ini cukup efektif untuk aplikasi sederhana, namun ketika aplikasi mulai berkembang dan memiliki banyak halaman serta interaksi antar komponen, penggunaan setState() menjadi kurang efisien dan sulit untuk dipelihara.

Untuk mengatasi hal tersebut, Lina mulai mempelajari dan menerapkan pendekatan lain seperti Provider yang memudahkan pengelolaan state secara global dengan cara yang lebih terstruktur.

Selain itu, ia juga mencoba menggunakan Bloc (Business Logic Component) yang memisahkan logika bisnis dari tampilan sehingga kode menjadi lebih rapi dan mudah diuji.

Dari penjelasan di atas yang termasuk state management dalam Flutter adalah...?
0%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome