logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

SUMATIF SEMESTER GANJIL T.A. 2025/2026

Looking for SUMATIF SEMESTER GANJIL T.A. 2025/2026 test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for SUMATIF SEMESTER GANJIL T.A. 2025/2026 at 103.156.216.167.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Perhatikan kutipan teks berikut ini!

            Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan.

                                                                                                                                                      (Hikayat Indra Bangsawan)

Nilai yang paling menonjol dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Cermati ringkasan teks hikayat!

Hikayat Hang Tuah

Pada zaman dahulu, di negeri Melaka, hiduplah seorang pemuda bernama Hang Tuah. Ia adalah seorang hulubalang yang gagah berani dan setia kepada Sultan Mansur Shah. Suatu hari, Sultan memerintahkan Hang Tuah untuk membunuh Hang Jebat, sahabatnya sendiri, karena Hang Jebat dianggap telah memberontak. Dengan hati berat, Hang Tuah menjalankan perintah itu. Namun, setelah membunuh Hang Jebat, Hang Tuah merasa bersalah dan memutuskan untuk meninggalkan istana. Ia pergi ke hutan dan hidup sebagai pertapa.

Di hutan itu, Hang Tuah bertemu dengan seorang pertapa tua yang bijak. Pertapa itu mengajarinya tentang nilai-nilai kehidupan, seperti kesetiaan, keadilan, dan pengorbanan. Hang Tuah belajar bahwa seorang pemimpin harus bijak dalam mengambil keputusan, tidak hanya berdasarkan perintah, tetapi juga berdasarkan hati nurani. Akhirnya, Hang Tuah kembali ke istana dan menjadi hulubalang yang lebih bijak, membantu Sultan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam hikayat ini, diceritakan pula tentang persahabatan Hang Tuah dengan Hang Jebat, yang penuh dengan pengorbanan. Hang Jebat mati demi membela kehormatan, sedangkan Hang Tuah hidup demi kesetiaan. Kisah ini mengajarkan bahwa kehidupan penuh dengan pilihan sulit, dan manusia harus mampu memilih jalan yang benar.

Apa tema utama yang dapat diidentifikasi dari teks hikayat tersebut?
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Perhatikan kutipan hikayat berikut ini!

      Di suatu negeri nun jauh hiduplah seorang tua bersama keluarganya. Pekerjaan si Tua itu sehari-hari menangkap burung dan ayam di hutan. Maka ayam yang ditangkapnya akan dijualnya kepada saudagar-saudagar di pasar.

Syahdan maka pada suatu ketika datanglah seorang yang gagah lagi muda. Maka karena tidak percaya bahwa sang kakek yang tua mampu menangkap ayam, seorang muda itu mengajaknya berlomba mencari ayam di hutan. Maka pada suatu hari pergilah orang tua itu menuju hutan bersama orang sekampung yang hendak menyaksikan ia mencari ayam.

      Maka pada ketika sampai di hutan, orang tua itu langsung menuju pohon paling besar. Maka dilihat olehnya banyak burung bayan menempel di daun dan ranting pohon. Maka ia segera melepas bajunya, lalu sambil membawa golok ia memanjat pohon besar itu. Dalam waktu tidak lama, sudah ada 99 ekor burung bayan dijatuhkannya ke tanah. Maka heranlah orang-orang kampung itu melihatnya dan beroleh malulah orang pemuda yang mengajaknya berlomba.

Nilai yang paling menonjol dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Cermati teks anekdot berikut!

Suatu pagi, Budi pergi ke kantor layanan publik untuk mengurus kartu identitas baru. Di pintu masuk tertempel spanduk besar bertuliskan "Pelayanan Kilat dan Ramah!". Namun setelah tiba di loket, pegawainya malah sibuk bermain ponsel dan berkata, "Silakan tunggu sebentar, Mas… sebentar lagi jam istirahat."

Setelah menunggu hampir satu jam, Budi bertanya, "Pak, kapan saya dilayani?"

Pegawai itu menjawab tanpa menoleh, "Sabar ya, pelayanan kilat itu maksudnya… cepat sekali habis waktunya." Budi hanya bisa geleng-geleng kepala sambil melihat pegawai lain yang juga sibuk memegang ponsel.

Pesan moral yang tersirat dalam teks adalah …
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Cermati teks Hikayat Abdullah Perjalanan ke Singapura!

Air laut bergelora bagai naga yang marah, menyemburkan busa putih ke langit biru. Hati Abdullah pun seperti gunung yang runtuh, melihat badai yang mengamuk tanpa ampun. 'Betapa besarnya kuasa Tuhan, samudera ini bagai mulut neraka yang hendak menelan kapal kami,' gumamnya lirih.

Majas apa yang dominan pada kalimat Air laut bergelora bagai naga yang marah?
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Bacalah teks anekdot berikut!

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi Budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi  : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi  : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang) Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"

Nilai pendidikan pada kutipan anekdot tersebut adalah ....
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Perhatikan kutipan teks berikut ini!

       Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu. Baginda bertitah lagi. "Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang akan menjadi suami tuan puteri."

                                                                                                      (Hikayat Indra Bangsawan)

Nilai budaya yang ada dalam kutipan hikayat di atas adalah ….
0%
0%
100%
0%
0%
View this question
Cermati kutipan hikayat berikut ini!

Beberapa lama setelah itu baginda teringat kepada kedua orang tuanya. Baginda meminta izin kepada kedua istrinya, lalu berangkat dengan lasykarnya ke Negeri Palinggam Desa, yang telah dikuasai oleh Maharaja Dewa Angkasa dari Sepura Desa dan menawan kedua orang tuanya. Dilihatnya Negeri Palinggam Desa sudah hancur, lalu ia mencipta sebuah negeri yang sempurna dan tinggal di sana. Setelah beberapa lama tinggal di sana, lalu Chandra Hasan pun pergi menyerang Maharaja Dewa Angkasa di Negeri Sepura Desa.

Kemustahilan yang terdapat dalam hikayat tersebut adalah …
100%
0%
0%
0%
0%
View this question
Bacalah teks anekdot berikut!

      Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?" tanya Andi kepada petugas.

       "Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri," jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak," sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.

Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ....
0%
0%
0%
0%
0%
View this question
Cermatilah teks anekdot berikut!                                          Kuliah di Jurusan Hukum

Seorang mahasiswa baru bertanya kepada seniornya di fakultas hukum, "Bang, kenapa ya banyak sekali mahasiswa yang masuk jurusan hukum?"

Sang senior tersenyum, "Oh, itu karena mereka ingin mencari keadilan."

Mahasiswa baru itu manggut-manggut. "Lalu, setelah lulus, apakah mereka berhasil menemukan keadilan itu?"

Seniornya tertawa, "Setelah lulus, biasanya mereka sibuk mencari pekerjaan, Dek. Keadilan biar nanti di akhirat saja."

Kelucuan dalam anekdot tersebut terletak pada bagian ...
100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on 103.156.216.167?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome