logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

Keperawatan Psikiatri S1 Section B

Looking for Keperawatan Psikiatri S1 Section B test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Keperawatan Psikiatri S1 Section B at moodle.unai.edu.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Seorang laki-laki berusia 23 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan mengurung diri di kamar, bicara dan tertawa sendiri, tidak mau mandi

dan makan kurang. Pasien diputus pacarnya sekitar dua minggu yang lalu dan

pernah tinggal kelas waktu di bangku SMP. Pasien sudah diajarkan cara

berkenalan, cara mandi,  menghardik

halusinasi penglihatannya. Pada saat pengkajian, pasien sudah memilih kemampuan

yang dapat dilakukan selama dirawat dan sudah dilatih oleh perawat. Perawat

kemudian memasukkan dalam jadwal kegiatan harian sesuai jam yang diinginkan

oleh pasien.

Termasuk dalam kategori apakah

upaya perawat meningkatkan harga diri pasien dengan cara menjadwalkan kemampuan

yang dilatih pada jadwal kegiatan harian pasien?

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Seorang laki-laki berusia 41 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan tidak mau mandi, mengurung diri di kamar, bicara dan tertawa sendiri,

marah-marah dan berteriak-teriak, memecahkan alat rumah tangga sejak tiga

minggu yang lalu. Pasien pernah dirawat di RSJ tiga bulan yang lalu dan baru

keluar dari rumah sakit dua bulan yang lalu. Pasien tidak minum obat teratur.

Pada saat pengkajian hari ini, keluarga pasien datang. Pasien tampak menunduk,

kontak mata kurang, BAB sembarangan. Pasien sudah diajarkan cara menghardik,

menarik nafas dalam, dan cara berkenalan.

Apakah intervensi yang tepat

untuk keluarga pasien?

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Seorang

pasien laki-laki berusia 22 tahun dirawat di RSJ dengan keluhan sering

mengurung di kamar, berteriak-teriak dan menganggap dirinya jendral, malas

mandi, berbicara sendiri sejak tiga minggu yang lalu. Pada saat perawat sedang

menyelesaikan operan dinas pagi, pasien memukul pasien lain, berteriak memaki

pasien dan perawat, membanting kursi, mulut komat-kamit. Wajah pasien tampak

tegang, kedua tangan dikepalkan, dan intonasi suara tinggi.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk

kasus di atas?

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Seorang perempuan berusia 26 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan bicara dan tertawa sendiri, marah tanpa sebab, tidak mau merawat diri,

makan kurang. Pada saat pengkajian, pasien tampak sedih, lebih banyak melamun,

mengatakan ingin mati saja karena tidak ada gunanya lagi hidup di dunia.

Apakah tujuan asuhan keperawatan

untuk kasus di atas?

100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan mengurung diri di kamar, tidak mau mandi, marah tanpa sebab, merusak

alat rumah tangga. Pasien sudah mampu mandi dan makan secara mandiri,

mengontrol marah dengan cara tarik nafas dalam dan pukul kasur/bantal, dan

masih memiliki satu teman di rumah sakit. Saat pengkajian, keluarga pasien

datang. Pasien mengatakan tidak mau pulang ke rumah karena hanya akan

mempermalukan keluarga.

Apa intervensi yang tepat untuk

keluarga?

0%
100%
0%
0%
0%
View this question

Seorang

laki-laki berusia 26 tahun dirawat di RSJ dengan keluhan tertawa sendiri tetapi

kemudian tiba-tiba membentak orang yang ada di sekitar pasien, merusak alat

rumah tangga, memukul ibu pasien dan memaki-maki tetangganya. Saat pengkajian,

didapati bekas luka pada kedua tangan akibat memecahkan kaca di rumah pasien

tiga hari yang lalu.

Manakah data yang dapat digunakan untuk

menegakkan diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Seorang perempuan berusia 24 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan mengurung diri di kamar, tidak mau mandi, bicara dan tertawa sendiri,

makan sembarangan dan merusak alat rumah tangga. Pengalaman masa lalu yang

menyakitkan bagi pasien adalah saat pasien ditinggal oleh pacarnya dan pacarnya

menikah dengan teman dekatnya saat pasien duduk di bangku perkuliahan. Pasien

pernah dirawat di RSJ satu tahun yang lalu. Pasien bercerai dengan suaminya tujuh

bulan yang lalu. Pasien saat ini tinggal bersama orangtuanya dan tidak minum

obat sejak tiga minggu yang lalu. Pada saat pengkajian, pasien lebih banyak

menyendiri, tidak mau mengikuti kegiatan di ruangan, kontak mata tidak ada,

miskin bicara.

Apakah faktor presipitasi pada

kasus di atas?

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan mengurung diri di kamar, bicara dan tertawa sendiri, marah-marah tanpa

sebab tidak mau mandi dan makan berceceran sejak satu minggu yang lalu. Hasil

pengkajian didapati bahwa pasien pernah menggunakan narkoba sejak SMP, pernah

dirawat di RSJ dengan keluhan yang sama pada dua tahun yang lalu. Pasien di PHK

sebulan yang lalu, pernah tidak naik kelas waktu di SMP, putus pacar saat di

SMA dan putus obat sejak seminggu sebelum masuk rumah sakit. Pasien tampak

bicara sendiri, mulut komat-kamit, dan sering

blocking saat interaksi dengan perawat.

Apakah faktor pencetus untuk

kasus di atas?

100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Seorang laki-laki berusia 38 tahun dibawa ke RSJ dengan

keluhan tidak mau mandi, mengurung diri di kamar, berbicara dan berteriak

sendiri, selalu menangisi dirinya, dan membenturkan kepalanya ke dinding. Pada

saat pengkajian, pasien mengatakan bahwa ia mendengar suara-suara yang

mengejeknya dan menyuruh memukul pasien lain. Pasien tampak sesekali terlihat

berbicara sendiri, rambut acak-acakan, kontak mata kurang, pasien menjawab saat

ditanya oleh perawat dan pasien yang lain.

Apakah masalah keperawatan yang

tepat untuk kasus di atas?

100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Seorang perempuan berusia 27 tahun dirawat di RSJ dengan

keluhan sering mengganggu warga, malas mandi, makan sembarangan, marah tanpa

sebab, berbicara sendiri dan menangis tanpa sebab, pernah meloncat dari

jembatan sungai, keluyuran di malam hari. Pasien merupakan anak tunggal, pernah

dirawat di RSJ dengan keluhan yang sama tiga tahun yang lalu. Tidak minum obat

sejak dua minggu sebelum dirawat di RSJ. Pasien sudah diajarkan menarik nafas

dalam, pukul kasur/bantal, mandi dan menyikat gigi, menghardik. Pada saat

pengkajian, pasien mengalami

blocking

,

mulut komat-kamit, bicara inkoheren.

Apakah tindakan keperawatan yang

tepat untuk kasus di atas?

0%
0%
0%
100%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on moodle.unai.edu?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome