logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Pendidikan Pancasila

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Pendidikan Pancasila? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Pendidikan Pancasila в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Pilihan Ganda Kompleks

Image failed to load: mr022-1.jpg

Berdasarkan data tersebut, berilah tanda centang (V) pada pernyataan yang benar mengenai usulan dasar negara para tokoh. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

100%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pilihan ganda

mc015-1.jpg

Desa Kembang Murni dihuni oleh warga dari Madura, Jawa, dan Bugis. Keberagaman latar belakang budaya tersebut menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa yang hidup berdampingan dalam satu wilayah.

Beberapa tahun lalu, pernah muncul ketegangan saat pembangunan rumah ibadah karena panitia hanya melibatkan warga dari satu kelompok budaya. Akibatnya, kelompok lain merasa tidak dilibatkan sehingga timbul kesalahpahaman yang memicu ketegangan sosial.

Belajar dari kejadian tersebut, seluruh perwakilan warga dari berbagai latar belakang kemudian diundang dalam rapat desa untuk membahas pembangunan balai desa. Proses musyawarah dilakukan secara terbuka agar semua pihak dapat menyampaikan pendapat dan aspirasi.

Dalam pembangunan balai desa, warga menyumbangkan tenaga, ide, dan dana sesuai kemampuan masing-masing. Kini, balai desa tersebut menjadi pusat kegiatan bersama dan simbol persatuan warga.

Berdasarkan teks tersebut, fungsi keberagaman dalam memperkuat persatuan ditunjukkan oleh tindakan ....

0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання
Essay

es031-1.jpg

Indonesia menjamin hak asasi manusia (HAM) melalui UUD NRI Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Jaminan ini menunjukkan komitmen negara dalam melindungi martabat, kebebasan, dan hak dasar setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang sosial, budaya, maupun agama. Dengan adanya landasan hukum tersebut, HAM menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meskipun demikian, pelaksanaan perlindungan HAM di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Beberapa permasalahan yang sering muncul antara lain diskriminasi terhadap kelompok minoritas, kekerasan terhadap jurnalis, serta keterbatasan akses pendidikan di daerah tertinggal. Kondisi ini menunjukkan bahwa jaminan hukum saja belum cukup apabila tidak disertai dengan implementasi yang konsisten dan merata.

Tantangan-tantangan tersebut perlu ditangani secara serius oleh pemerintah melalui kebijakan yang adil dan berpihak pada perlindungan HAM. Selain itu, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas terhadap setiap pelanggaran HAM agar memberikan efek jera dan rasa keadilan bagi korban. Upaya ini juga harus disertai dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati hak orang lain.

Oleh karena itu, perlindungan HAM yang menyeluruh hanya dapat terwujud apabila pemerintah dan masyarakat bekerja sama. Kolaborasi ini dapat diwujudkan melalui pendidikan HAM, partisipasi aktif warga negara, serta penguatan lembaga-lembaga yang berwenang. Dengan sinergi tersebut, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan kehidupan yang lebih adil, damai, dan bermartabat bagi seluruh rakyatnya.

Berdasarkan narasi tentang jaminan dan tantangan pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, lakukan analisis berikut:

a. Jelaskan dasar hukum jaminan HAM di Indonesia! (3 poin)

b. Sebutkan dan jelaskan dua contoh tantangan pelaksanaan HAM yang terdapat dalam narasi! (4 poin)

c. Jelaskan peran pemerintah dalam mengatasi tantangan tersebut! (3 poin)

d. Jelaskan peran masyarakat dalam mewujudkan perlindungan HAM yang menyeluruh! (2 poin)
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf006-1.jpg

Di SMK Taruna Bhakti, peserta didik berasal dari beragam suku, agama, dan daerah. Keberagaman ini mendorong tumbuhnya sikap toleransi, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan dalam kehidupan sekolah.

Kelompok mayoritas kerap membentuk grup eksklusif dan menggunakan bahasa daerah sehingga peserta didik lain merasa terasing. Kondisi ini berpotensi menimbulkan jarak sosial antarpeserta didik.

Pada pemilihan ketua OSIS, sempat beredar pesan bernada stereotipe terhadap calon dari etnis tertentu. Selain itu, konflik kecil di masyarakat sekitar juga terbawa ke lingkungan sekolah sehingga memperkeruh suasana.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru dan OSIS menggelar forum lintas budaya, menegakkan aturan antidiskriminasi, serta merancang proyek kolaboratif lintas kelas guna memulihkan suasana dan memperkuat toleransi.

Kelompok eksklusif berdasarkan asal daerah dapat menjadi potensi ancaman terhadap keberagaman.

A. Benar

B. Salah
0%
100%
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr027-1.jpg

Dinda adalah peserta didik kelas X yang baru saja pindah dari luar kota dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah barunya. Sebagai siswa baru, Dinda berusaha membangun pertemanan dan beradaptasi dengan budaya belajar di sekolah tersebut.

Namun, dalam kesehariannya, Dinda kerap diabaikan oleh teman-temannya, baik saat diskusi kelompok maupun dalam kegiatan kelas. Ia sering tidak diajak bergabung dan pendapatnya jarang didengarkan. Kondisi ini membuat Dinda merasa terasing dan kurang dihargai sebagai bagian dari kelas.

Ketika Dinda mengadukan permasalahannya, wali kelas hanya menyarankan agar ia lebih bersabar dan mencoba menyesuaikan diri. Di sisi lain, hasil Survei Literasi HAM menunjukkan bahwa dari 100 peserta didik, hanya 43 peserta didik yang memahami hak untuk diperlakukan setara tanpa diskriminasi.

Situasi tersebut menunjukkan adanya pelanggaran hak sosial serta rendahnya kesadaran akan pentingnya sikap saling menghormati. Oleh karena itu, sekolah perlu memperkuat budaya inklusif agar setiap peserta didik merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti seluruh kegiatan sekolah.

Berdasarkan teks tersebut, berilah tanda centang (V) pada pernyataan yang mencerminkan

pelanggaran hak dan upaya penyelesaiannya. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

0%
100%
100%
100%
100%
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr023-1.jpg

Berdasarkan data dan informasi tersebut, berilah tanda centang (V) pada pernyataan yang benar mengenai perubahan rumusan sila pertama Pancasila. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

100%
100%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pilihan Ganda Kompleks

mr021-1.jpg

Proses perumusan dasar negara Indonesia berlangsung dalam konteks masyarakat yang plural dan multikultural. Bangsa Indonesia terdiri atas beragam suku, bahasa, budaya, serta agama yang tersebar di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menuntut adanya suatu fondasi ideologis yang mampu mengintegrasikan perbedaan sekaligus menjamin persatuan nasional.

Para pendiri bangsa menyadari bahwa keberagaman merupakan realitas sosial yang tidak dapat dihindari, sehingga dasar negara yang dirumuskan harus bersifat inklusif dan representatif. Dasar negara tidak boleh mencerminkan kepentingan kelompok tertentu, melainkan harus menjadi titik temu (common platform) bagi seluruh elemen bangsa. Dengan demikian, prinsip persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi pertimbangan utama dalam proses perumusannya.

Dalam dinamika perdebatan yang berlangsung, nilai-nilai musyawarah, toleransi, demokrasi, dan keadilan sosial mengemuka sebagai landasan normatif kehidupan bernegara. Prinsip musyawarah mufakat dipandang sebagai mekanisme pengambilan keputusan yang selaras dengan karakter budaya bangsa, sementara keadilan sosial diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lebih lanjut, dasar negara tidak hanya berfungsi sebagai landasan konstitusional, tetapi juga sebagai pedoman etis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, dasar negara harus memiliki sifat adaptif dan dinamis agar tetap relevan terhadap perkembangan zaman, tanpa kehilangan identitas dan nilai fundamental bangsa Indonesia.

Para pendiri bangsa Indonesia memiliki berbagai gagasan penting mengenai dasar negara yang harus mengakomodasi keberagaman sosial, budaya, dan agama. Berilah tanda centang (v) pada pernyataan yang tepat. (Jawaban benar dapat lebih dari satu)

0%
0%
100%
100%
100%
Переглянути це питання
Essay

es032-1.jpg

UUD 1945 diberlakukan pertama kali setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Pada saat itu, UUD 1945 ditetapkan sebagai dasar hukum tertinggi negara sekaligus pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan. Konstitusi ini menjadi landasan bagi pembentukan lembaga negara serta pengaturan hak dan kewajiban warga negara.

Dalam perkembangannya, Indonesia pernah mengalami perubahan bentuk negara dan sistem ketatanegaraan. Pada masa berlakunya Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS), Indonesia berbentuk negara serikat. Perubahan ini membawa konsekuensi pada sistem pemerintahan dan struktur ketatanegaraan yang berbeda dibandingkan dengan saat berlakunya UUD 1945.

Selanjutnya, Indonesia memberlakukan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 ketika kembali menjadi negara kesatuan. UUDS 1950 digunakan sebagai konstitusi sementara sambil menunggu terbentuknya UUD yang bersifat tetap. Namun, pelaksanaan UUDS 1950 dianggap belum mampu mewujudkan stabilitas politik dan pemerintahan yang diharapkan.

Oleh karena itu, Presiden mengeluarkan Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang menetapkan kembalinya Indonesia kepada UUD 1945. Sejak saat itu, UUD 1945 kembali berlaku dan terus digunakan hingga sekarang, dengan beberapa perubahan melalui amandemen yang dilakukan setelah era Reformasi untuk menyempurnakan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Berdasarkan narasi tentang perkembangan konstitusi di Indonesia, jelaskan secara runtut perjalanan perubahan Undang-Undang Dasar di Indonesia serta makna pentingnya bagi kehidupan bernegara dengan menjawab pertanyaan berikut:

a. Jelaskan kapan dan dalam kondisi apa UUD 1945 pertama kali diberlakukan! (3 poin)

b. Jelaskan latar belakang diberlakukannya Konstitusi RIS dan UUDS 1950 di Indonesia! (4 poin)

c. Jelaskan alasan dikeluarkannya Dekret Presiden 5 Juli 1959! (3 poin)

d. Jelaskan makna amandemen UUD 1945 setelah era Reformasi! (2 poin)
Переглянути це питання
BENAR/SALAH

tf007-1.jpg

Di SMK Taruna Bhakti, peserta didik berasal dari beragam suku, agama, dan daerah. Keberagaman ini mendorong tumbuhnya sikap toleransi, tetapi juga memunculkan berbagai tantangan dalam kehidupan sekolah.

Kelompok mayoritas kerap membentuk grup eksklusif dan menggunakan bahasa daerah sehingga peserta didik lain merasa terasing. Kondisi ini berpotensi menimbulkan jarak sosial antarpeserta didik.

Pada pemilihan ketua OSIS, sempat beredar pesan bernada stereotipe terhadap calon dari etnis tertentu. Selain itu, konflik kecil di masyarakat sekitar juga terbawa ke lingkungan sekolah sehingga memperkeruh suasana.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru dan OSIS menggelar forum lintas budaya, menegakkan aturan antidiskriminasi, serta merancang proyek kolaboratif lintas kelas guna memulihkan suasana dan memperkuat toleransi.

Penyebaran stereotipe terhadap calon OSIS dari etnis tertentu meningkatkan semangat persaingan sehat dan demokratis di sekolah.

A. Benar

B. Salah
0%
100%
Переглянути це питання
Essay

es035-1.jpg

Indonesia memiliki sejumlah peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara. Peraturan tersebut berfungsi sebagai pedoman dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dari berbagai ancaman, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu undang-undang penting adalah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Undang-undang ini mengatur konsep pertahanan negara, peran pemerintah, serta keterlibatan seluruh warga negara dalam upaya bela negara. Melalui aturan ini, ditegaskan bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama.

Selain itu, terdapat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kedua undang-undang tersebut mengatur tugas, fungsi, serta kedudukan TNI dan Polri sebagai alat negara dalam menjaga pertahanan dan keamanan nasional.

Untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks, Indonesia juga memiliki Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Kehadiran kedua undang-undang ini menunjukkan keseriusan negara dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan demi melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Berdasarkan narasi tentang dasar hukum sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia, analisislah peran peraturan perundang-undangan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara dengan menjawab pertanyaan berikut:

a. Jelaskan fungsi undang-undang dalam sistem pertahanan dan keamanan negara! (3 poin)

b. Jelaskan peran Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara! (3 poin)

c. Jelaskan peran TNI dan Polri berdasarkan undang-undang yang mengaturnya! (4 poin)

d. Jelaskan pentingnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 dalam menghadapi ancaman modern! (2 poin)
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome