logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Dalam pengembangan aplikasi web menggunakan framework Laravel, pengembang biasanya menggunakan konsep MVC (Model, View, Controller) untuk memisahkan logika program. Model bertugas mengelola data, Controller mengatur alur proses aplikasi, dan View bertugas menampilkan data kepada pengguna.

Laravel menyediakan sistem template bernama Blade yang digunakan untuk membuat tampilan halaman web. Blade mempermudah pengembang dalam menulis kode HTML yang dapat digabungkan dengan logika pemrograman secara lebih rapi dan efisien.

Salah satu fitur Blade adalah template inheritance, yaitu teknik pewarisan template. Dengan fitur ini, pengembang dapat membuat satu template utama yang berisi struktur halaman seperti header, footer, dan layout utama, lalu halaman lain dapat mewarisi template tersebut.

Hal ini membuat kode tampilan menjadi lebih terstruktur dan menghindari pengulangan kode HTML pada setiap halaman.

Perhatikan kode berikut

layout.blade.php

mc016-1.jpg

home.blade.php

mc016-2.jpg

Berdasarkan kode tersebut, fungsi dari @yield('content') adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Sebuah tim pengembang web sedang membuat halaman sederhana untuk menampilkan sebuah tombol dan teks pada halaman website. Mereka menggunakan HTML untuk membuat struktur halaman, CSS untuk memberikan tampilan visual, dan JavaScript untuk memberikan interaksi pada pengguna.

Pada tahap awal, pengembang membuat sebuah paragraf teks dan sebuah tombol. Teks tersebut memiliki ID tertentu agar dapat diakses oleh JavaScript. Tujuannya adalah ketika tombol ditekan, teks pada halaman akan berubah.

CSS kemudian digunakan untuk memberikan warna pada teks agar lebih menarik. Hal ini menunjukkan bahwa CSS berfungsi untuk mengatur tampilan halaman tanpa mengubah struktur HTML yang sudah dibuat.

JavaScript kemudian digunakan untuk menangani peristiwa ketika tombol diklik. Script tersebut akan mengambil elemen teks menggunakan ID dan mengganti isi teksnya dengan pesan baru.

Perhatikan kode berikut

mc014-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, peran JavaScript pada program di atas adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Pada aplikasi berbasis Laravel, form biasanya digunakan untuk mengirimkan data dari pengguna ke server. Data yang dikirim dari form akan diproses oleh controller menggunakan objek request.

Setelah data diterima oleh controller, sistem dapat menyimpannya ke dalam database menggunakan model. Model berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi dan database.

Proses penyimpanan data ini termasuk dalam operasi Create pada konsep CRUD. Setelah data berhasil disimpan, biasanya sistem akan mengarahkan pengguna ke halaman lain.

Laravel menyediakan fungsi redirect() untuk mengarahkan pengguna ke halaman tertentu setelah proses berhasil dilakukan.

Perhatikan kode berikut

mr026-1.jpg

Berdasarkan kode di atas, pernyataan yang benar adalah ....
0%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan website modern, JavaScript digunakan untuk membuat halaman web menjadi lebih interaktif. Namun, jika setiap permintaan data ke server menyebabkan halaman harus dimuat ulang, maka pengalaman pengguna akan menjadi kurang efisien.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengembang dapat menggunakan AJAX (Asynchronous JavaScript and XML). Teknologi ini memungkinkan halaman web mengambil atau mengirim data ke server tanpa harus memuat ulang seluruh halaman.

Library jQuery menyediakan fungsi yang mempermudah implementasi AJAX, salah satunya menggunakan method $.ajax(). Dengan method ini, pengembang dapat mengirim permintaan data ke server dan menerima respon secara dinamis.

Teknik ini sering digunakan untuk menampilkan data seperti komentar, daftar produk, atau informasi lain tanpa perlu melakukan refresh halaman.

Perhatikan kode berikut

tf005-1.jpg

Kode program tersebut menunjukkan bahwa jQuery AJAX digunakan untuk mengambil data dari server dan menampilkannya pada elemen HTML tanpa harus memuat ulang halaman web.
100%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, data yang tersimpan di database sering ditampilkan kepada pengguna dalam bentuk tabel atau daftar. Untuk mengambil data dari server, aplikasi biasanya menggunakan API yang menyediakan data dalam format seperti JSON.

AJAX dapat digunakan untuk mengambil data dari API menggunakan metode GET. Dengan cara ini, halaman web dapat mengambil data dari server secara asynchronous tanpa harus melakukan refresh halaman.

Teknik ini sering digunakan pada dashboard aplikasi, sistem manajemen data, atau halaman daftar produk. Data yang diterima dari API kemudian diproses menggunakan JavaScript dan ditampilkan pada halaman HTML.

Dengan memanfaatkan AJAX dan API, proses pengambilan data menjadi lebih efisien dan interaktif bagi pengguna.

Perhatikan kode berikut

es034-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode tersebut mengimplementasikan konsep Read pada CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan bagaimana data ditampilkan pada halaman web.
Переглянути це питання
Dalam pengembangan website, JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi pada halaman web seperti menangani klik tombol, mengubah tampilan halaman, atau memproses data dari pengguna. Namun, penulisan kode JavaScript murni terkadang cukup panjang dan kompleks.

Untuk mempermudah pengembangan tersebut, pengembang dapat menggunakan framework atau library jQuery. jQuery merupakan library JavaScript yang dirancang untuk menyederhanakan penulisan kode JavaScript, terutama dalam manipulasi DOM, event handling, dan animasi.

Salah satu keunggulan jQuery adalah penggunaan sintaks yang lebih singkat dan mudah dipahami dibandingkan JavaScript biasa. jQuery menggunakan simbol $ sebagai penanda untuk mengakses elemen HTML pada halaman web.

Dengan jQuery, pengembang dapat dengan mudah memilih elemen HTML dan memberikan aksi tertentu seperti menampilkan, menyembunyikan, atau mengubah isi elemen tersebut.

Perhatikan kode berikut

tf007-1.jpg

Kode program tersebut menunjukkan bahwa jQuery digunakan untuk menangani event klik pada tombol dan menyembunyikan elemen HTML dengan id teks ketika tombol diklik
100%
0%
Переглянути це питання

mc020-1.jpg

Sinta sedang membuat aplikasi Flutter dengan tampilan yang mengikuti Material Design. Ia ingin membuat struktur dasar aplikasi yang konsisten di seluruh halaman.

Untuk itu, Sinta menggunakan sebuah widget utama sebagai root dari aplikasi. Widget ini memungkinkan penggunaan tema, routing, dan struktur dasar aplikasi secara keseluruhan.

Selain itu, Sinta menggunakan Scaffold di setiap halaman untuk membuat layout seperti AppBar dan body.

Dengan kombinasi tersebut, aplikasi yang dibuat menjadi lebih terstruktur dan sesuai dengan standar desain modern.

Widget utama yang digunakan sebagai root aplikasi berbasis Material Design adalah...
0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання
Dalam framework Laravel, Blade Template memiliki berbagai direktif yang membantu pengembang dalam menampilkan data. Direktif tersebut ditandai dengan simbol @ seperti @if@foreach@section, dan @extends.

Direktif @foreach digunakan untuk menampilkan data yang berbentuk array atau koleksi secara berulang. Biasanya direktif ini digunakan ketika ingin menampilkan daftar data seperti daftar siswa, produk, atau artikel.

Controller pada Laravel biasanya mengirimkan data ke view menggunakan fungsi return view(). Data tersebut kemudian dapat diakses dalam file Blade menggunakan sintaks khusus Laravel.

Dengan cara ini, tampilan halaman web dapat menampilkan data secara dinamis sesuai dengan data yang diterima dari controller.

Perhatikan kode berikut

mc017-1.jpg

Berdasarkan kode Blade tersebut, tujuan penggunaan @foreach adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Benar / Salah

tf008-1.jpg

Flutter merupakan framework open-source yang dikembangkan oleh Google dan dirancang untuk mempermudah proses pembuatan aplikasi lintas platform. Dengan menggunakan bahasa pemrograman Dart, Flutter memungkinkan developer untuk membangun antarmuka pengguna (UI) yang menarik dan responsif. Salah satu keunggulan utama Flutter adalah kemampuannya dalam memberikan performa mendekati aplikasi native karena menggunakan engine rendering sendiri.

Dalam pengembangan aplikasi mobile, Flutter menawarkan konsep single codebase, yaitu satu basis kode yang dapat digunakan untuk berbagai platform seperti Android dan iOS. Hal ini tentu sangat menghemat waktu dan tenaga, karena developer tidak perlu menulis kode terpisah untuk masing-masing sistem operasi. Selain itu, fitur hot reload yang dimiliki Flutter memungkinkan pengembang melihat perubahan secara langsung tanpa harus memulai ulang aplikasi.

Tidak hanya terbatas pada perangkat mobile, Flutter juga terus berkembang dan kini mendukung pembuatan aplikasi untuk web, desktop (Windows, macOS, Linux), bahkan embedded devices. Hal ini menjadikan Flutter sebagai solusi yang fleksibel dan modern dalam pengembangan aplikasi di berbagai platform. Dukungan komunitas yang besar serta banyaknya library juga semakin memperkuat posisi Flutter di dunia pengembangan aplikasi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Flutter tidak hanya digunakan untuk membuat aplikasi Android saja, melainkan juga untuk berbagai platform lainnya. Oleh karena itu, pernyataan bahwa Flutter hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android adalah tidak benar.

Pernyataan:

Flutter hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android saja
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi menggunakan framework Laravel, database biasanya dibuat dan dikelola menggunakan fitur Migration. Migration berfungsi sebagai sistem pengontrol struktur database sehingga pengembang dapat membuat, mengubah, atau menghapus tabel menggunakan kode program.

Migration memudahkan tim pengembang karena struktur database dapat disimpan dalam bentuk kode dan dibagikan kepada anggota tim lainnya. Dengan demikian, setiap pengembang dapat memiliki struktur database yang sama tanpa harus membuat tabel secara manual di database.

Laravel menyediakan Schema Builder yang memungkinkan pengembang membuat tabel dan kolom dengan sintaks PHP. Selain itu, migration juga memiliki metode up() untuk membuat perubahan pada database dan down() untuk membatalkan perubahan tersebut.

Dengan menggunakan migration, proses pengelolaan database menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikontrol menggunakan sistem version control.

Perhatikan kode berikut

mr024-1.jpg

Berdasarkan kode migration di atas, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
0%
100%
100%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome