logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

es035-1.jpg

Seorang developer bernama Andi sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter untuk platform Android dan iOS. Ia memilih Flutter karena dapat menggunakan satu basis kode (single codebase) sehingga lebih efisien dalam pengembangan lintas platform. Dalam prosesnya, Andi memahami bahwa seluruh tampilan dalam Flutter dibangun menggunakan widget.

Pada tahap awal, Andi membuat struktur aplikasi menggunakan MaterialApp sebagai root widget untuk mendukung desain material. Ia juga menggunakan Scaffold untuk membuat layout dasar seperti AppBar dan body. Dalam body, ia menambahkan beberapa widget seperti Text, Column, dan Container untuk menampilkan informasi.

Ketika aplikasi berjalan, Andi ingin agar tampilan dapat berubah sesuai interaksi pengguna, seperti saat tombol ditekan atau data diperbarui. Oleh karena itu, ia menggunakan StatefulWidget agar UI dapat diperbarui secara dinamis menggunakan fungsi setState().

Andi juga menyadari bahwa jika tidak ada perubahan data, ia cukup menggunakan StatelessWidget untuk tampilan yang bersifat statis agar lebih ringan dan efisien.

Jelaskan perbedaan penggunaan StatelessWidget dan StatefulWidget dalam Flutter berdasarkan studi kasus di atas!
Переглянути це питання

tf010-1.jpg

StatefulWidget digunakan dalam Flutter ketika tampilan aplikasi perlu berubah sebagai respons terhadap interaksi pengguna. Misalnya, saat pengguna menekan tombol, mengisi form, atau melakukan aksi lain yang memengaruhi tampilan, maka perubahan tersebut perlu dikelola dengan baik.

Untuk mengatur perubahan tersebut, Flutter menyediakan fungsi setState(). Fungsi ini digunakan untuk memberi tahu framework bahwa ada perubahan data yang memengaruhi tampilan, sehingga widget akan dibangun ulang (rebuild) dengan kondisi terbaru.

Sebaliknya, StatelessWidget digunakan untuk tampilan yang bersifat tetap atau tidak berubah setelah pertama kali dibuat. Widget jenis ini biasanya digunakan untuk menampilkan teks, ikon, atau elemen statis lainnya yang tidak memerlukan pembaruan dinamis.

Dengan demikian, StatefulWidget bersifat dinamis karena dapat berubah sesuai dengan kondisi atau interaksi pengguna. Hal ini membuatnya sangat penting dalam pembuatan aplikasi yang interaktif dan responsif.

Pernyataan:

StatefulWidget tidak dapat berubah setelah dibuat.
0%
100%
Переглянути це питання

mc019-1.jpg

Budi sedang mengembangkan aplikasi catatan harian menggunakan Flutter. Ia membuat tampilan yang berisi daftar catatan menggunakan ListView dan Text.

Pada awalnya, Budi menggunakan StatelessWidget, namun ia mengalami masalah karena data catatan tidak dapat berubah saat pengguna menambahkan catatan baru.

Kemudian, Budi mengganti widget tersebut menjadi StatefulWidget dan menggunakan fungsi setState() untuk memperbarui tampilan ketika data berubah.

Setelah perubahan tersebut, aplikasi dapat memperbarui UI secara otomatis setiap kali ada penambahan atau perubahan data.

Widget yang digunakan untuk menangani perubahan data secara dinamis adalah...?
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

mr030-1.jpg

Lina adalah seorang developer Flutter yang sedang mengembangkan aplikasi mobile dengan fitur yang cukup kompleks, seperti pengelolaan data pengguna, transaksi, dan tampilan yang dinamis. Dalam proses pengembangannya, ia menyadari bahwa penggunaan state management sangat penting agar data dapat dikelola dengan baik dan tampilan aplikasi tetap konsisten saat terjadi perubahan.

Pada tahap awal, Lina menggunakan setState() untuk mengelola perubahan data dalam skala kecil. Metode ini cukup efektif untuk aplikasi sederhana, namun ketika aplikasi mulai berkembang dan memiliki banyak halaman serta interaksi antar komponen, penggunaan setState() menjadi kurang efisien dan sulit untuk dipelihara.

Untuk mengatasi hal tersebut, Lina mulai mempelajari dan menerapkan pendekatan lain seperti Provider yang memudahkan pengelolaan state secara global dengan cara yang lebih terstruktur.

Selain itu, ia juga mencoba menggunakan Bloc (Business Logic Component) yang memisahkan logika bisnis dari tampilan sehingga kode menjadi lebih rapi dan mudah diuji.

Dari penjelasan di atas yang termasuk state management dalam Flutter adalah...?
100%
0%
100%
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan website modern, penggunaan HTML, CSS, dan JavaScript memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi. HTML digunakan untuk menyusun struktur dasar halaman web seperti judul, paragraf, gambar, dan tombol.

CSS digunakan untuk mengatur tampilan visual halaman seperti warna, ukuran teks, tata letak, dan animasi. Dengan CSS, tampilan halaman dapat dibuat lebih menarik tanpa harus mengubah struktur HTML.

Sementara itu, JavaScript digunakan untuk menambahkan interaksi pada halaman web, seperti memproses klik tombol, menampilkan pesan, memvalidasi form, atau mengubah elemen halaman secara dinamis.

Seorang siswa mencoba membuat halaman web sederhana yang menampilkan sebuah kotak berwarna merah. Ketika kotak tersebut diklik, warnanya berubah menjadi hijau menggunakan JavaScript.

Perhatikan kode berikut

mc015-1.jpg

Pertanyaan

Berdasarkan kode di atas, perubahan warna kotak dari merah menjadi hijau terjadi karena fungsi JavaScript yang ....
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання
Framework Laravel menggunakan pola arsitektur MVC (Model, View, Controller). Pola ini digunakan untuk memisahkan logika aplikasi agar kode lebih terstruktur dan mudah dipelihara.

Model bertugas untuk mengelola data dan berinteraksi dengan database. Model biasanya merepresentasikan sebuah tabel dalam database dan digunakan untuk melakukan operasi seperti mengambil, menyimpan, atau memperbarui data.

View digunakan untuk menampilkan data kepada pengguna dalam bentuk halaman web. Pada Laravel, view biasanya dibuat menggunakan Blade Template yang memungkinkan pengembang menampilkan data secara dinamis.

Controller berfungsi sebagai penghubung antara model dan view. Controller menerima request dari pengguna, memproses data melalui model, lalu mengirimkan data tersebut ke view untuk ditampilkan.

Perhatikan kode berikut

mr025-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi web menggunakan framework Laravel, pengembang biasanya menggunakan konsep MVC (Model, View, Controller) untuk memisahkan logika program. Model bertugas mengelola data, Controller mengatur alur proses aplikasi, dan View bertugas menampilkan data kepada pengguna.

Laravel menyediakan sistem template bernama Blade yang digunakan untuk membuat tampilan halaman web. Blade mempermudah pengembang dalam menulis kode HTML yang dapat digabungkan dengan logika pemrograman secara lebih rapi dan efisien.

Salah satu fitur Blade adalah template inheritance, yaitu teknik pewarisan template. Dengan fitur ini, pengembang dapat membuat satu template utama yang berisi struktur halaman seperti header, footer, dan layout utama, lalu halaman lain dapat mewarisi template tersebut.

Hal ini membuat kode tampilan menjadi lebih terstruktur dan menghindari pengulangan kode HTML pada setiap halaman.

Perhatikan kode berikut

layout.blade.php

mc016-1.jpg

home.blade.php

mc016-2.jpg

Berdasarkan kode tersebut, fungsi dari @yield('content') adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

mc018-1.jpg

Rina sedang membuat aplikasi Flutter untuk menampilkan daftar produk. Ia menggunakan satu basis kode agar aplikasinya dapat berjalan di Android dan iOS. Dalam aplikasinya, Rina menggunakan MaterialApp sebagai root dan Scaffold untuk membuat struktur halaman.

Di dalam Scaffold, Rina menambahkan AppBar dan body yang berisi Column serta beberapa Text widget. Semua elemen UI dalam Flutter yang ia gunakan ternyata merupakan bagian dari widget.

Rina juga mempelajari bahwa Flutter menggunakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google dan mendukung pemrograman berorientasi objek (OOP).

Dari dokumentasi yang ia baca, bahasa tersebut memiliki sintaks yang modern dan digunakan secara khusus untuk pengembangan Flutter.

Bahasa pemrograman yang digunakan oleh Flutter adalah...?
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

mc018-1.jpg

Rina sedang membuat aplikasi Flutter untuk menampilkan daftar produk. Ia menggunakan satu basis kode agar aplikasinya dapat berjalan di Android dan iOS. Dalam aplikasinya, Rina menggunakan MaterialApp sebagai root dan Scaffold untuk membuat struktur halaman.

Di dalam Scaffold, Rina menambahkan AppBar dan body yang berisi Column serta beberapa Text widget. Semua elemen UI dalam Flutter yang ia gunakan ternyata merupakan bagian dari widget.

Rina juga mempelajari bahwa Flutter menggunakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google dan mendukung pemrograman berorientasi objek (OOP).

Dari dokumentasi yang ia baca, bahasa tersebut memiliki sintaks yang modern dan digunakan secara khusus untuk pengembangan Flutter.

Bahasa pemrograman yang digunakan oleh Flutter adalah...?
100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan aplikasi web modern, proses pengolahan data tidak selalu dilakukan dengan memuat ulang halaman. Teknologi AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) memungkinkan halaman web mengirim dan menerima data dari server tanpa melakukan refresh halaman secara keseluruhan.

AJAX sering digunakan untuk berkomunikasi dengan API (Application Programming Interface). API memungkinkan aplikasi frontend mengambil atau mengirim data ke server menggunakan metode HTTP seperti GET, POST, PUT, dan DELETE.

Pada implementasi CRUD, metode POST biasanya digunakan untuk menambahkan data baru ke database. Data yang dikirim dari form pengguna akan diproses oleh API dan disimpan ke dalam database.

Dengan teknik ini, pengguna dapat menambahkan data baru secara dinamis tanpa harus berpindah halaman atau memuat ulang halaman web.

Perhatikan kode berikut

es033-1.jpg

Jelaskan bagaimana kode di atas menerapkan konsep CRUD menggunakan AJAX dan API, serta jelaskan fungsi dari preventDefault() pada kode tersebut.
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome