logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

Kejuruan

Шукаєте відповіді та рішення тестів для Kejuruan? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для Kejuruan в lms.smktarunabhakti.sch.id.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

Benar / Salah

tf008-1.jpg

Flutter merupakan framework open-source yang dikembangkan oleh Google dan dirancang untuk mempermudah proses pembuatan aplikasi lintas platform. Dengan menggunakan bahasa pemrograman Dart, Flutter memungkinkan developer untuk membangun antarmuka pengguna (UI) yang menarik dan responsif. Salah satu keunggulan utama Flutter adalah kemampuannya dalam memberikan performa mendekati aplikasi native karena menggunakan engine rendering sendiri.

Dalam pengembangan aplikasi mobile, Flutter menawarkan konsep single codebase, yaitu satu basis kode yang dapat digunakan untuk berbagai platform seperti Android dan iOS. Hal ini tentu sangat menghemat waktu dan tenaga, karena developer tidak perlu menulis kode terpisah untuk masing-masing sistem operasi. Selain itu, fitur hot reload yang dimiliki Flutter memungkinkan pengembang melihat perubahan secara langsung tanpa harus memulai ulang aplikasi.

Tidak hanya terbatas pada perangkat mobile, Flutter juga terus berkembang dan kini mendukung pembuatan aplikasi untuk web, desktop (Windows, macOS, Linux), bahkan embedded devices. Hal ini menjadikan Flutter sebagai solusi yang fleksibel dan modern dalam pengembangan aplikasi di berbagai platform. Dukungan komunitas yang besar serta banyaknya library juga semakin memperkuat posisi Flutter di dunia pengembangan aplikasi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Flutter tidak hanya digunakan untuk membuat aplikasi Android saja, melainkan juga untuk berbagai platform lainnya. Oleh karena itu, pernyataan bahwa Flutter hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android adalah tidak benar.

Pernyataan:

Flutter hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android saja
0%
100%
Переглянути це питання

mc012-1.jpg

MySQL adalah sistem manajemen basis data yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara terstruktur. Dalam sebuah aplikasi, MySQL berfungsi untuk menyimpan berbagai informasi seperti data pengguna, transaksi, maupun laporan. Data disimpan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom.

Sebelum menyimpan data, pengguna harus membuat database dan tabel terlebih dahulu. Perintah yang digunakan untuk membuat database adalah CREATE DATABASE, sedangkan untuk membuat tabel digunakan perintah CREATE TABLE. Setiap tabel memiliki field (kolom) dengan tipe data tertentu seperti INT, VARCHAR, atau DATE.

Setelah tabel dibuat, data dapat dimasukkan menggunakan perintah INSERT INTO. Untuk menampilkan data, digunakan perintah SELECT. Pengguna juga dapat menambahkan kondisi tertentu dengan klausa WHERE agar data yang ditampilkan lebih spesifik.

Pemahaman dasar tentang perintah-perintah tersebut sangat penting bagi siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Dengan memahami konsep database dan query dasar, siswa dapat mengembangkan aplikasi yang mampu mengelola data secara efektif dan terstruktur.

Seorang siswa ingin menampilkan data siswa dengan nilai lebih dari 80. Berdasarkan teks, apa yang perlu ditambahkan pada perintah SELECT?

0%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання
Dalam framework Laravel, Blade Template memiliki berbagai direktif yang membantu pengembang dalam menampilkan data. Direktif tersebut ditandai dengan simbol @ seperti @if@foreach@section, dan @extends.

Direktif @foreach digunakan untuk menampilkan data yang berbentuk array atau koleksi secara berulang. Biasanya direktif ini digunakan ketika ingin menampilkan daftar data seperti daftar siswa, produk, atau artikel.

Controller pada Laravel biasanya mengirimkan data ke view menggunakan fungsi return view(). Data tersebut kemudian dapat diakses dalam file Blade menggunakan sintaks khusus Laravel.

Dengan cara ini, tampilan halaman web dapat menampilkan data secara dinamis sesuai dengan data yang diterima dari controller.

Perhatikan kode berikut

mc017-1.jpg

Berdasarkan kode Blade tersebut, tujuan penggunaan @foreach adalah ....
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

tf010-1.jpg

StatefulWidget digunakan dalam Flutter ketika tampilan aplikasi perlu berubah sebagai respons terhadap interaksi pengguna. Misalnya, saat pengguna menekan tombol, mengisi form, atau melakukan aksi lain yang memengaruhi tampilan, maka perubahan tersebut perlu dikelola dengan baik.

Untuk mengatur perubahan tersebut, Flutter menyediakan fungsi setState(). Fungsi ini digunakan untuk memberi tahu framework bahwa ada perubahan data yang memengaruhi tampilan, sehingga widget akan dibangun ulang (rebuild) dengan kondisi terbaru.

Sebaliknya, StatelessWidget digunakan untuk tampilan yang bersifat tetap atau tidak berubah setelah pertama kali dibuat. Widget jenis ini biasanya digunakan untuk menampilkan teks, ikon, atau elemen statis lainnya yang tidak memerlukan pembaruan dinamis.

Dengan demikian, StatefulWidget bersifat dinamis karena dapat berubah sesuai dengan kondisi atau interaksi pengguna. Hal ini membuatnya sangat penting dalam pembuatan aplikasi yang interaktif dan responsif.

Pernyataan:

StatefulWidget tidak dapat berubah setelah dibuat.
100%
0%
Переглянути це питання

mc019-1.jpg

Budi sedang mengembangkan aplikasi catatan harian menggunakan Flutter. Ia membuat tampilan yang berisi daftar catatan menggunakan ListView dan Text.

Pada awalnya, Budi menggunakan StatelessWidget, namun ia mengalami masalah karena data catatan tidak dapat berubah saat pengguna menambahkan catatan baru.

Kemudian, Budi mengganti widget tersebut menjadi StatefulWidget dan menggunakan fungsi setState() untuk memperbarui tampilan ketika data berubah.

Setelah perubahan tersebut, aplikasi dapat memperbarui UI secara otomatis setiap kali ada penambahan atau perubahan data.

Widget yang digunakan untuk menangani perubahan data secara dinamis adalah...?
0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

Sebuah perusahaan memiliki database db_perusahaan dengan dua tabel utama:

?9?      karyawan (id_karyawan, nama_karyawan, departemen, gaji)

?9?      absensi (id_absensi, id_karyawan, tanggal, status)

Kolom id_karyawan pada tabel absensi berelasi dengan id_karyawan pada tabel karyawan. Kolom status berisi nilai seperti "Hadir", "Izin", atau "Alfa".

Manajer ingin memberikan potongan gaji sebesar Rp100.000 kepada karyawan yang memiliki status "Alfa" lebih dari 3 kali selama bulan Februari 2026.

Seorang staf mencoba menuliskan query berikut:

es031-1.jpg

Query tersebut menghasilkan error

Manajer menyadari bahwa untuk menentukan siapa saja yang terkena potongan gaji, diperlukan perhitungan jumlah absensi "Alfa" per karyawan pada periode tertentu sebelum melakukan pembaruan data gaji.

pertanyaan: Jelaskan mengapa query yang dituliskan staf menghasilkan error!
Переглянути це питання
Sebuah tim pengembang web sedang membuat halaman sederhana untuk menampilkan sebuah tombol dan teks pada halaman website. Mereka menggunakan HTML untuk membuat struktur halaman, CSS untuk memberikan tampilan visual, dan JavaScript untuk memberikan interaksi pada pengguna.

Pada tahap awal, pengembang membuat sebuah paragraf teks dan sebuah tombol. Teks tersebut memiliki ID tertentu agar dapat diakses oleh JavaScript. Tujuannya adalah ketika tombol ditekan, teks pada halaman akan berubah.

CSS kemudian digunakan untuk memberikan warna pada teks agar lebih menarik. Hal ini menunjukkan bahwa CSS berfungsi untuk mengatur tampilan halaman tanpa mengubah struktur HTML yang sudah dibuat.

JavaScript kemudian digunakan untuk menangani peristiwa ketika tombol diklik. Script tersebut akan mengambil elemen teks menggunakan ID dan mengganti isi teksnya dengan pesan baru.

Perhatikan kode berikut

mc014-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, peran JavaScript pada program di atas adalah ....
0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання
Framework Laravel menggunakan pola arsitektur MVC (Model, View, Controller). Pola ini digunakan untuk memisahkan logika aplikasi agar kode lebih terstruktur dan mudah dipelihara.

Model bertugas untuk mengelola data dan berinteraksi dengan database. Model biasanya merepresentasikan sebuah tabel dalam database dan digunakan untuk melakukan operasi seperti mengambil, menyimpan, atau memperbarui data.

View digunakan untuk menampilkan data kepada pengguna dalam bentuk halaman web. Pada Laravel, view biasanya dibuat menggunakan Blade Template yang memungkinkan pengembang menampilkan data secara dinamis.

Controller berfungsi sebagai penghubung antara model dan view. Controller menerima request dari pengguna, memproses data melalui model, lalu mengirimkan data tersebut ke view untuk ditampilkan.

Perhatikan kode berikut

mr025-1.jpg

Berdasarkan kode tersebut, pernyataan yang benar adalah ....
100%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання
Dalam pengembangan website modern, JavaScript digunakan untuk membuat halaman web menjadi lebih interaktif. Namun, jika setiap permintaan data ke server menyebabkan halaman harus dimuat ulang, maka pengalaman pengguna akan menjadi kurang efisien.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengembang dapat menggunakan AJAX (Asynchronous JavaScript and XML). Teknologi ini memungkinkan halaman web mengambil atau mengirim data ke server tanpa harus memuat ulang seluruh halaman.

Library jQuery menyediakan fungsi yang mempermudah implementasi AJAX, salah satunya menggunakan method $.ajax(). Dengan method ini, pengembang dapat mengirim permintaan data ke server dan menerima respon secara dinamis.

Teknik ini sering digunakan untuk menampilkan data seperti komentar, daftar produk, atau informasi lain tanpa perlu melakukan refresh halaman.

Perhatikan kode berikut

tf005-1.jpg

Kode program tersebut menunjukkan bahwa jQuery AJAX digunakan untuk mengambil data dari server dan menampilkannya pada elemen HTML tanpa harus memuat ulang halaman web.
100%
0%
Переглянути це питання
es035-1.jpg

Seorang developer bernama Andi sedang mengembangkan aplikasi mobile menggunakan Flutter untuk platform Android dan iOS. Ia memilih Flutter karena dapat menggunakan satu basis kode (single codebase) sehingga lebih efisien dalam pengembangan lintas platform. Dalam prosesnya, Andi memahami bahwa seluruh tampilan dalam Flutter dibangun menggunakan widget.

Pada tahap awal, Andi membuat struktur aplikasi menggunakan MaterialApp sebagai root widget untuk mendukung desain material. Ia juga menggunakan Scaffold untuk membuat layout dasar seperti AppBar dan body. Dalam body, ia menambahkan beberapa widget seperti Text, Column, dan Container untuk menampilkan informasi.

Ketika aplikasi berjalan, Andi ingin agar tampilan dapat berubah sesuai interaksi pengguna, seperti saat tombol ditekan atau data diperbarui. Oleh karena itu, ia menggunakan StatefulWidget agar UI dapat diperbarui secara dinamis menggunakan fungsi setState().

Andi juga menyadari bahwa jika tidak ada perubahan data, ia cukup menggunakan StatelessWidget untuk tampilan yang bersifat statis agar lebih ringan dan efisien.

Jelaskan perbedaan penggunaan StatelessWidget dan StatefulWidget dalam Flutter berdasarkan studi kasus di atas!
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на lms.smktarunabhakti.sch.id?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome