logo

Crowdly

Browser

Додати до Chrome

1. TKA MATA PELAJARAN WAJIB

Шукаєте відповіді та рішення тестів для 1. TKA MATA PELAJARAN WAJIB? Перегляньте нашу велику колекцію перевірених відповідей для 1. TKA MATA PELAJARAN WAJIB в snbt-dua.prosusinten.org.

Отримайте миттєвий доступ до точних відповідей та детальних пояснень для питань вашого курсу. Наша платформа, створена спільнотою, допомагає студентам досягати успіху!

 NASKAH / TEKS

     Ro

kok konvensional mengandung ribuan

zat kimia berbahaya yang dihasilkan melalui proses pembakaran tembakau,

termasuk tar, benzena, karbon monoksida, dan logam berat, seperti arsenik dan

timbal. Kombinasi zat ini terbukti menyebabkan kanker paru-paru, penyakit

jantung, dan gangguan sistem pernapasan. Asap hasil pembakaran dari rokok

konvensional juga terbukti dapat menyebabkan pencemaran udara di ruang tertutup

dan menempel pada permukaan benda (

third-hand smoke

). Asap rokok juga

membuat banyak perokok pasif pun terkena imbasnya. Perokok pasif terpapar lebih

dari 4.000 zat berbahaya dari rokok. Kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu

hamil, atau lansia, dapat berisiko mengalami asma, infeksi telinga, pneumonia,

bahkan sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS)

     Sementara itu, vape yang bekerja

dengan memanaskan cairan (

e-liquid

) menghasilkan aerosol. Meskipun tidak

melalui pembakaran tembakau, aerosol dari vape tetap mengandung nikotin dan

logam berat. Belum lagi, zat perasa yang dihasilkan dari pemanasan cairan dapat

memicu peradangan pada saluran napas, seperti popcorn lung. Nikotin masih

terdapat di vape walau tidak sebanyak rokok konvensional. Namun, karena vape

menghasilkan uap, pengguna vape bisa menghirup lebih banyak nikotin dalam

sekali waktu. Otak akan kebanjiran nikotin sehingga berpotensi adanya gangguan

perkembangan otak pada remaja. Dampaknya dapat berupa gangguan konsentrasi,

kecemasan, serta perubahan perilaku impulsif.

     Efek vape mungkin tampak “lebih

ringan” pada awalnya, tetapi belum ada bukti kuat bahwa penggunaannya aman

dalam jangka panjang. Bahkan, banyak dokter paru menyebut vape sebagai “bom

waktu kesehatan” karena dampaknya bisa muncul bertahun-tahun kemudian. Adanya a

nggapan bahwa vape merupakan

alternatif “lebih aman” bagi perokok merupakan hal yang salah besar. Efek

samping vape penting diwaspadai.

Penting untuk memahami bahwa “lebih aman” tidak berarti “aman

sepenuhnya” bagi tubuh. Anggapan inilah yang membuat generasi muda mudah

terjebak kecanduan nikotin dalam bentuk yang berbeda. Bahkan, banyak orang yang

belum pernah mencoba rokok konvensional malah mencoba vape.

Mengapa

penulis memilih istilah “lebih aman” untuk menggambarkan anggapan yang salah dari

vape?

0%
33%
0%
0%
67%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

     Ro

kok konvensional mengandung ribuan

zat kimia berbahaya yang dihasilkan melalui proses pembakaran tembakau,

termasuk tar, benzena, karbon monoksida, dan logam berat, seperti arsenik dan

timbal. Kombinasi zat ini terbukti menyebabkan kanker paru-paru, penyakit

jantung, dan gangguan sistem pernapasan. Asap hasil pembakaran dari rokok

konvensional juga terbukti dapat menyebabkan pencemaran udara di ruang tertutup

dan menempel pada permukaan benda (

third-hand smoke

). Asap rokok juga

membuat banyak perokok pasif pun terkena imbasnya. Perokok pasif terpapar lebih

dari 4.000 zat berbahaya dari rokok. Kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu

hamil, atau lansia, dapat berisiko mengalami asma, infeksi telinga, pneumonia,

bahkan sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS)

     Sementara itu, vape yang bekerja

dengan memanaskan cairan (

e-liquid

) menghasilkan aerosol. Meskipun tidak

melalui pembakaran tembakau, aerosol dari vape tetap mengandung nikotin dan

logam berat. Belum lagi, zat perasa yang dihasilkan dari pemanasan cairan dapat

memicu peradangan pada saluran napas, seperti popcorn lung. Nikotin masih

terdapat di vape walau tidak sebanyak rokok konvensional. Namun, karena vape

menghasilkan uap, pengguna vape bisa menghirup lebih banyak nikotin dalam

sekali waktu. Otak akan kebanjiran nikotin sehingga berpotensi adanya gangguan

perkembangan otak pada remaja. Dampaknya dapat berupa gangguan konsentrasi,

kecemasan, serta perubahan perilaku impulsif.

     Efek vape mungkin tampak “lebih

ringan” pada awalnya, tetapi belum ada bukti kuat bahwa penggunaannya aman

dalam jangka panjang. Bahkan, banyak dokter paru menyebut vape sebagai “bom

waktu kesehatan” karena dampaknya bisa muncul bertahun-tahun kemudian. Adanya a

nggapan bahwa vape merupakan

alternatif “lebih aman” bagi perokok merupakan hal yang salah besar. Efek

samping vape penting diwaspadai.

Penting untuk memahami bahwa “lebih aman” tidak berarti “aman

sepenuhnya” bagi tubuh. Anggapan inilah yang membuat generasi muda mudah

terjebak kecanduan nikotin dalam bentuk yang berbeda. Bahkan, banyak orang yang

belum pernah mencoba rokok konvensional malah mencoba vape.

Manakah

pernyataan sebagai solusi yang dapat menjadi kelanjutan teks di atas?

0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

Siapa Parkir di Situ?

     Rustam

mengumpat kasar. Mukanya merah padam melihat mobil yang untuk ke sekian kali

terparkir di depan pagar rumahnya. “Ini tidak bisa dibiarkan.” Rustam membuka

pagar. Langkahnya lebar-lebar. Tempo hari, Rustam dan istrinya diam saja ketika

mobil itu parkir di sana. Mereka pikir, paling sebentar. Besok-besok juga pasti

sudah tidak ada. Tapi ternyata, didiamkan …, eh, malah keterusan. Setiap malam,

barangkali sepulang kerja, pemiliknya memarkir mobil itu di depan rumah Rustam.

Padahal, tanda parkir “Dilarang Parkir” sudah dipasang Pak Rustam di depan

pagar rumahnya.

     Rustam

berdecak kesal. Dongkol benar tampaknya pensiunan guru itu. Ia lalu berjalan

menuju arah gang sempit yang berada persis di samping rumahnya. Dari info yang

ia dengar kemarin, pemilik mobil itu adalah penghuni baru di kontrakan yang

berada di belakang rumahnya. Secara kebetulan, Haji Subur, pemilik kontrakan,

yang baru pulang salat Subuh di masjid, datang dan menghampirinya.

     “Ada yang

bisa saya bantu, Pak?” tanya Haji Subur dengan dahi mengernyit. Barangkali ia

heran dengan apa yang dilakukan tetangganya subuh-subuh begitu. Rustam pun

menjelaskan maksudnya dengan nada berapi-api, mirip

mahasiswa

yang sedang

berorasi.

     Haji Subur

hanya manggut-manggut. Percuma juga menanggapi orang yang sedang emosi,

pikirnya. Ia lalu mengantar Rustam ke kamar pemilik mobil hitam itu.

     Diketuknya

pintu kamar tiga kali. “Assalamualaikum.”

     “Waalaikumsalam,”

jawab seorang lelaki dari dalam.

     Saat daun

pintu terbuka, tampaklah seorang lelaki berperawakan jangkung, berkulit bersih,

dan berwajah penuh wibawa. “Ada apa?” tanyanya dengan nada arogan. Sebelum

Rustam keburu merepet dengan amarahnya, Haji Subur sudah mendahului bicara.

“Nak Rendi, ini Pak Rustam,” ucap Haji Subur ramah, berusaha mencairkan

suasana. “Beliau ini pemilik rumah di depan jalan raya sana. Beliau keberatan

kalau mobil Nak Rendi diparkir di depan rumahnya.”

     “Nanti

siang juga saya pergi lagi. Cuma nitip kalau malam saja masa tidak boleh.”

     “Tidak

boleh!” teriak Rustam. Akhirnya emosinya meledak juga. “Ga lihat apa, ada tanda

dilarang parkir depan pagar? Kalau tidak punya garasi, atau enggak sanggup sewa

garasi, ya jangan punya mobil.”

     “Loh, kok,

Bapak jadi ngatur-ngatur saya!” Rendi tak kalah nyolot. “Lagian, saya ga lihat

tanda apa pun di depan pagar!”

     Haji Subur

berusaha menengahi. “Nak Rendi, mulai hari ini, tidak boleh lagi parkir di

depan rumah Pak Rustam. Beliau punya hak atas itu. Jadi, silakan cari tempat

parkir lain!” Kali ini nada bicara Haji Subur lebih tegas dan penuh penekanan.

     “Iya, iya.

Nanti saya cari tempat parkir lain.” Pria tiga puluh tahun itu membuang muka.

     “Ya sudah

kalau begitu.” Haji Subur lalu mengajak Rustam beranjak dari tempat itu. Mereka

berjalan beriringan sambil mengobrol. “Harap maklum ya, Pak Rustam. Anak muda

memang kadang suka tidak tahu aturan.”

     “Ya, tidak

apa-apa, Ji! Saya cuma tidak habis pikir sama anak zaman sekarang. Pada bisa

beli mobil bagus, tapi tinggal masih di kontrakan. Mobilnya, kan, jadi,

diparkir sembarangan.”

     Mereka

berpisah di persimpangan jalan. Rustam segera masuk ke rumah, dan menceritakan

semua kepada istrinya. “Syukurlah kalau begitu, Pak. Orang seperti itu memang

harus diberi pelajaran,” kata istrinya dengan wajah puas, penuh kemenangan.

     Namun, kemenangan itu nyatanya

tidak berlangsung lama. Dua hari berikutnya, ada mobil lain yang diam-diam

parkir di depan rumah mereka. Pemiliknya ternyata tinggal jauh di dalam gang

sana. Rustam kembali naik pitam. Pun istrinya kembali menghela napas panjang.

Manakah

relevansi paling kuat dalam kutipan certa dengan ketimpangan yang terjadi di

kehidupan sehari-hari?

0%
67%
0%
0%
33%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

Siapa Parkir di Situ?

     Rustam

mengumpat kasar. Mukanya merah padam melihat mobil yang untuk ke sekian kali

terparkir di depan pagar rumahnya. “Ini tidak bisa dibiarkan.” Rustam membuka

pagar. Langkahnya lebar-lebar. Tempo hari, Rustam dan istrinya diam saja ketika

mobil itu parkir di sana. Mereka pikir, paling sebentar. Besok-besok juga pasti

sudah tidak ada. Tapi ternyata, didiamkan …, eh, malah keterusan. Setiap malam,

barangkali sepulang kerja, pemiliknya memarkir mobil itu di depan rumah Rustam.

Padahal, tanda parkir “Dilarang Parkir” sudah dipasang Pak Rustam di depan

pagar rumahnya.

     Rustam

berdecak kesal. Dongkol benar tampaknya pensiunan guru itu. Ia lalu berjalan

menuju arah gang sempit yang berada persis di samping rumahnya. Dari info yang

ia dengar kemarin, pemilik mobil itu adalah penghuni baru di kontrakan yang

berada di belakang rumahnya. Secara kebetulan, Haji Subur, pemilik kontrakan,

yang baru pulang salat Subuh di masjid, datang dan menghampirinya.

     “Ada yang

bisa saya bantu, Pak?” tanya Haji Subur dengan dahi mengernyit. Barangkali ia

heran dengan apa yang dilakukan tetangganya subuh-subuh begitu. Rustam pun

menjelaskan maksudnya dengan nada berapi-api, mirip

mahasiswa

yang sedang

berorasi.

     Haji Subur

hanya manggut-manggut. Percuma juga menanggapi orang yang sedang emosi,

pikirnya. Ia lalu mengantar Rustam ke kamar pemilik mobil hitam itu.

     Diketuknya

pintu kamar tiga kali. “Assalamualaikum.”

     “Waalaikumsalam,”

jawab seorang lelaki dari dalam.

     Saat daun

pintu terbuka, tampaklah seorang lelaki berperawakan jangkung, berkulit bersih,

dan berwajah penuh wibawa. “Ada apa?” tanyanya dengan nada arogan. Sebelum

Rustam keburu merepet dengan amarahnya, Haji Subur sudah mendahului bicara.

“Nak Rendi, ini Pak Rustam,” ucap Haji Subur ramah, berusaha mencairkan

suasana. “Beliau ini pemilik rumah di depan jalan raya sana. Beliau keberatan

kalau mobil Nak Rendi diparkir di depan rumahnya.”

     “Nanti

siang juga saya pergi lagi. Cuma nitip kalau malam saja masa tidak boleh.”

     “Tidak

boleh!” teriak Rustam. Akhirnya emosinya meledak juga. “Ga lihat apa, ada tanda

dilarang parkir depan pagar? Kalau tidak punya garasi, atau enggak sanggup sewa

garasi, ya jangan punya mobil.”

     “Loh, kok,

Bapak jadi ngatur-ngatur saya!” Rendi tak kalah nyolot. “Lagian, saya ga lihat

tanda apa pun di depan pagar!”

     Haji Subur

berusaha menengahi. “Nak Rendi, mulai hari ini, tidak boleh lagi parkir di

depan rumah Pak Rustam. Beliau punya hak atas itu. Jadi, silakan cari tempat

parkir lain!” Kali ini nada bicara Haji Subur lebih tegas dan penuh penekanan.

     “Iya, iya.

Nanti saya cari tempat parkir lain.” Pria tiga puluh tahun itu membuang muka.

     “Ya sudah

kalau begitu.” Haji Subur lalu mengajak Rustam beranjak dari tempat itu. Mereka

berjalan beriringan sambil mengobrol. “Harap maklum ya, Pak Rustam. Anak muda

memang kadang suka tidak tahu aturan.”

     “Ya, tidak

apa-apa, Ji! Saya cuma tidak habis pikir sama anak zaman sekarang. Pada bisa

beli mobil bagus, tapi tinggal masih di kontrakan. Mobilnya, kan, jadi,

diparkir sembarangan.”

     Mereka

berpisah di persimpangan jalan. Rustam segera masuk ke rumah, dan menceritakan

semua kepada istrinya. “Syukurlah kalau begitu, Pak. Orang seperti itu memang

harus diberi pelajaran,” kata istrinya dengan wajah puas, penuh kemenangan.

     Namun, kemenangan itu nyatanya

tidak berlangsung lama. Dua hari berikutnya, ada mobil lain yang diam-diam

parkir di depan rumah mereka. Pemiliknya ternyata tinggal jauh di dalam gang

sana. Rustam kembali naik pitam. Pun istrinya kembali menghela napas panjang.

Berdasarkan

peristiwa terakhir yang dialami Pak Rustam, kelanjutan cerita yang paling

mungkin terjadi adalah …

0%
0%
0%
0%
100%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

Siapa Parkir di Situ?

     Rustam

mengumpat kasar. Mukanya merah padam melihat mobil yang untuk ke sekian kali

terparkir di depan pagar rumahnya. “Ini tidak bisa dibiarkan.” Rustam membuka

pagar. Langkahnya lebar-lebar. Tempo hari, Rustam dan istrinya diam saja ketika

mobil itu parkir di sana. Mereka pikir, paling sebentar. Besok-besok juga pasti

sudah tidak ada. Tapi ternyata, didiamkan …, eh, malah keterusan. Setiap malam,

barangkali sepulang kerja, pemiliknya memarkir mobil itu di depan rumah Rustam.

Padahal, tanda parkir “Dilarang Parkir” sudah dipasang Pak Rustam di depan

pagar rumahnya.

     Rustam

berdecak kesal. Dongkol benar tampaknya pensiunan guru itu. Ia lalu berjalan

menuju arah gang sempit yang berada persis di samping rumahnya. Dari info yang

ia dengar kemarin, pemilik mobil itu adalah penghuni baru di kontrakan yang

berada di belakang rumahnya. Secara kebetulan, Haji Subur, pemilik kontrakan,

yang baru pulang salat Subuh di masjid, datang dan menghampirinya.

     “Ada yang

bisa saya bantu, Pak?” tanya Haji Subur dengan dahi mengernyit. Barangkali ia

heran dengan apa yang dilakukan tetangganya subuh-subuh begitu. Rustam pun

menjelaskan maksudnya dengan nada berapi-api, mirip

mahasiswa

yang sedang

berorasi.

     Haji Subur

hanya manggut-manggut. Percuma juga menanggapi orang yang sedang emosi,

pikirnya. Ia lalu mengantar Rustam ke kamar pemilik mobil hitam itu.

     Diketuknya

pintu kamar tiga kali. “Assalamualaikum.”

     “Waalaikumsalam,”

jawab seorang lelaki dari dalam.

     Saat daun

pintu terbuka, tampaklah seorang lelaki berperawakan jangkung, berkulit bersih,

dan berwajah penuh wibawa. “Ada apa?” tanyanya dengan nada arogan. Sebelum

Rustam keburu merepet dengan amarahnya, Haji Subur sudah mendahului bicara.

“Nak Rendi, ini Pak Rustam,” ucap Haji Subur ramah, berusaha mencairkan

suasana. “Beliau ini pemilik rumah di depan jalan raya sana. Beliau keberatan

kalau mobil Nak Rendi diparkir di depan rumahnya.”

     “Nanti

siang juga saya pergi lagi. Cuma nitip kalau malam saja masa tidak boleh.”

     “Tidak

boleh!” teriak Rustam. Akhirnya emosinya meledak juga. “Ga lihat apa, ada tanda

dilarang parkir depan pagar? Kalau tidak punya garasi, atau enggak sanggup sewa

garasi, ya jangan punya mobil.”

     “Loh, kok,

Bapak jadi ngatur-ngatur saya!” Rendi tak kalah nyolot. “Lagian, saya ga lihat

tanda apa pun di depan pagar!”

     Haji Subur

berusaha menengahi. “Nak Rendi, mulai hari ini, tidak boleh lagi parkir di

depan rumah Pak Rustam. Beliau punya hak atas itu. Jadi, silakan cari tempat

parkir lain!” Kali ini nada bicara Haji Subur lebih tegas dan penuh penekanan.

     “Iya, iya.

Nanti saya cari tempat parkir lain.” Pria tiga puluh tahun itu membuang muka.

     “Ya sudah

kalau begitu.” Haji Subur lalu mengajak Rustam beranjak dari tempat itu. Mereka

berjalan beriringan sambil mengobrol. “Harap maklum ya, Pak Rustam. Anak muda

memang kadang suka tidak tahu aturan.”

     “Ya, tidak

apa-apa, Ji! Saya cuma tidak habis pikir sama anak zaman sekarang. Pada bisa

beli mobil bagus, tapi tinggal masih di kontrakan. Mobilnya, kan, jadi,

diparkir sembarangan.”

     Mereka

berpisah di persimpangan jalan. Rustam segera masuk ke rumah, dan menceritakan

semua kepada istrinya. “Syukurlah kalau begitu, Pak. Orang seperti itu memang

harus diberi pelajaran,” kata istrinya dengan wajah puas, penuh kemenangan.

     Namun, kemenangan itu nyatanya

tidak berlangsung lama. Dua hari berikutnya, ada mobil lain yang diam-diam

parkir di depan rumah mereka. Pemiliknya ternyata tinggal jauh di dalam gang

sana. Rustam kembali naik pitam. Pun istrinya kembali menghela napas panjang.

Apa

pesan moral yang didapatkan melalui dialog antara Pak Rustam dan Haji Subur?

0%
0%
100%
0%
0%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

Siapa Parkir di Situ?

     Rustam

mengumpat kasar. Mukanya merah padam melihat mobil yang untuk ke sekian kali

terparkir di depan pagar rumahnya. “Ini tidak bisa dibiarkan.” Rustam membuka

pagar. Langkahnya lebar-lebar. Tempo hari, Rustam dan istrinya diam saja ketika

mobil itu parkir di sana. Mereka pikir, paling sebentar. Besok-besok juga pasti

sudah tidak ada. Tapi ternyata, didiamkan …, eh, malah keterusan. Setiap malam,

barangkali sepulang kerja, pemiliknya memarkir mobil itu di depan rumah Rustam.

Padahal, tanda parkir “Dilarang Parkir” sudah dipasang Pak Rustam di depan

pagar rumahnya.

     Rustam

berdecak kesal. Dongkol benar tampaknya pensiunan guru itu. Ia lalu berjalan

menuju arah gang sempit yang berada persis di samping rumahnya. Dari info yang

ia dengar kemarin, pemilik mobil itu adalah penghuni baru di kontrakan yang

berada di belakang rumahnya. Secara kebetulan, Haji Subur, pemilik kontrakan,

yang baru pulang salat Subuh di masjid, datang dan menghampirinya.

     “Ada yang

bisa saya bantu, Pak?” tanya Haji Subur dengan dahi mengernyit. Barangkali ia

heran dengan apa yang dilakukan tetangganya subuh-subuh begitu. Rustam pun

menjelaskan maksudnya dengan nada berapi-api, mirip

mahasiswa

yang sedang

berorasi.

     Haji Subur

hanya manggut-manggut. Percuma juga menanggapi orang yang sedang emosi,

pikirnya. Ia lalu mengantar Rustam ke kamar pemilik mobil hitam itu.

     Diketuknya

pintu kamar tiga kali. “Assalamualaikum.”

     “Waalaikumsalam,”

jawab seorang lelaki dari dalam.

     Saat daun

pintu terbuka, tampaklah seorang lelaki berperawakan jangkung, berkulit bersih,

dan berwajah penuh wibawa. “Ada apa?” tanyanya dengan nada arogan. Sebelum

Rustam keburu merepet dengan amarahnya, Haji Subur sudah mendahului bicara.

“Nak Rendi, ini Pak Rustam,” ucap Haji Subur ramah, berusaha mencairkan

suasana. “Beliau ini pemilik rumah di depan jalan raya sana. Beliau keberatan

kalau mobil Nak Rendi diparkir di depan rumahnya.”

     “Nanti

siang juga saya pergi lagi. Cuma nitip kalau malam saja masa tidak boleh.”

     “Tidak

boleh!” teriak Rustam. Akhirnya emosinya meledak juga. “Ga lihat apa, ada tanda

dilarang parkir depan pagar? Kalau tidak punya garasi, atau enggak sanggup sewa

garasi, ya jangan punya mobil.”

     “Loh, kok,

Bapak jadi ngatur-ngatur saya!” Rendi tak kalah nyolot. “Lagian, saya ga lihat

tanda apa pun di depan pagar!”

     Haji Subur

berusaha menengahi. “Nak Rendi, mulai hari ini, tidak boleh lagi parkir di

depan rumah Pak Rustam. Beliau punya hak atas itu. Jadi, silakan cari tempat

parkir lain!” Kali ini nada bicara Haji Subur lebih tegas dan penuh penekanan.

     “Iya, iya.

Nanti saya cari tempat parkir lain.” Pria tiga puluh tahun itu membuang muka.

     “Ya sudah

kalau begitu.” Haji Subur lalu mengajak Rustam beranjak dari tempat itu. Mereka

berjalan beriringan sambil mengobrol. “Harap maklum ya, Pak Rustam. Anak muda

memang kadang suka tidak tahu aturan.”

     “Ya, tidak

apa-apa, Ji! Saya cuma tidak habis pikir sama anak zaman sekarang. Pada bisa

beli mobil bagus, tapi tinggal masih di kontrakan. Mobilnya, kan, jadi,

diparkir sembarangan.”

     Mereka

berpisah di persimpangan jalan. Rustam segera masuk ke rumah, dan menceritakan

semua kepada istrinya. “Syukurlah kalau begitu, Pak. Orang seperti itu memang

harus diberi pelajaran,” kata istrinya dengan wajah puas, penuh kemenangan.

     Namun, kemenangan itu nyatanya

tidak berlangsung lama. Dua hari berikutnya, ada mobil lain yang diam-diam

parkir di depan rumah mereka. Pemiliknya ternyata tinggal jauh di dalam gang

sana. Rustam kembali naik pitam. Pun istrinya kembali menghela napas panjang.

Apa

yang menjadi pemicu munculnya ketegangan cerita yang mengarah pada peristiwa

penting di akhir?

0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

     Buah kecipir, atau yang

dalam nama ilmiahnya dikenal sebagai

Psophocarpus tetragonolobus

,

merupakan salah satu jenis sayuran tropis yang sangat mudah ditemukan di

Indonesia. Sayuran yang memiliki bentuk unik dengan empat sudut bergerigi ini

sering kali dijadikan lalapan rebus, bahan campuran pecel, atau ditumis sebagai

hidangan pelengkap makan nasi. Sayangnya, meskipun harganya terjangkau dan

rasanya lezat, pamor kecipir masih kalah dibandingkan sayuran hijau lainnya, seperti

bayam atau brokoli.

     Padahal, dari sudut

pandang medis dan ilmu gizi, kecipir merupakan salah satu “superfood” lokal

yang menyimpan segudang nutrisi luar biasa. Hampir seluruh bagian dari tanaman

kecipir, mulai dari daun, bunga, akar, hingga bijinya, dapat dikonsumsi dan

kaya akan protein. Bijinya bahkan memiliki profil asam amino yang sangat mirip

dengan kedelai sehingga sangat berpotensi menjadi alternatif sumber protein

nabati yang unggul untuk mencegah malanutrisi di negara-negara berkembang.

     Mengonsumsi kecipir

secara rutin dapat memberikan asupan vitamin, mineral, serta antioksidan yang

optimal bagi tubuh. Mengandalkan sumber alami dari sayuran seperti ini sama

pentingnya dengan usaha memenuhi kebutuhan gizi harian, layaknya ketika kamu

rutin beli vitamin dan suplemen untuk menjaga vitalitas. Antioksidan

yang terkandung di dalamnya sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang

memicu berbagai penyakit kronis di masa depan.

     Karena kaya akan

vitamin C, kecipir dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Senyawa ini

bekerja dengan cara merangsang produksi sel darah putih (limfosit dan fagosit)

yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi patogen seperti bakteri dan virus.

Vitamin C juga sangat penting untuk sintesis kolagen, yaitu protein struktural

yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan bebas dari kerutan. Selain itu, kandungan

vitamin dalam

superfood

ini bekerja melawan stres oksidatif akibat

paparan polusi, sinar UV, dan radikal bebas. Vitamin A juga memfasilitasi

regenerasi sel kulit baru.

     Kecipir juga merupakan salah satu sumber asam folat

(vitamin B9) alami yang sangat baik dibutuhkan ibu hamil. Senyawa ini

bertanggung jawab dalam proses sintesis DNA dan pembelahan sel. Selain itu, sayuran

ini memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yang berarti mengonsumsinya

tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis setelah makan.

Serat pangan yang terkandung di dalamnya juga memperlambat proses penyerapan

karbohidrat di dalam usus sehingga melancarkan sistem pencernaan dan dapat bisa

dijadikan sahabat terbaik saat menjalankan program diet. Belum lagi adanya

kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi terkandung dalam sayuran hebat

ini. Konsumsi rutin sayuran ini sangat bermanfaat mencegah pengeroposan tulang

(osteoporosis) pada usia lanjut serta mendukung pertumbuhan tulang yang optimal

pada anak-anak dan remaja. Walau secara umum kecipir aman untuk semua orang, namun

individu yang memiliki riwayat alergi berat terhadap kacang-kacangan (legum)

atau memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal kalsium-oksalat sebaiknya

membatasi konsumsinya dan lebih baik mengonsumsi kecipir yang sudah direbus

matang.

Walau secara umum kecipir aman untuk semua

orang, namun individu yang memiliki riwayat alergi berat terhadap

kacang-kacangan (legum) atau memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal

kalsium-oksalat sebaiknya membatasi konsumsinya dan lebih baik mengonsumsi

kecipir yang sudah direbus matang.

Kalimat tersebut merupakan argumen yang

menyampaikan ...

100%
0%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

     Buah kecipir, atau yang

dalam nama ilmiahnya dikenal sebagai

Psophocarpus tetragonolobus

,

merupakan salah satu jenis sayuran tropis yang sangat mudah ditemukan di

Indonesia. Sayuran yang memiliki bentuk unik dengan empat sudut bergerigi ini

sering kali dijadikan lalapan rebus, bahan campuran pecel, atau ditumis sebagai

hidangan pelengkap makan nasi. Sayangnya, meskipun harganya terjangkau dan

rasanya lezat, pamor kecipir masih kalah dibandingkan sayuran hijau lainnya, seperti

bayam atau brokoli.

     Padahal, dari sudut

pandang medis dan ilmu gizi, kecipir merupakan salah satu “superfood” lokal

yang menyimpan segudang nutrisi luar biasa. Hampir seluruh bagian dari tanaman

kecipir, mulai dari daun, bunga, akar, hingga bijinya, dapat dikonsumsi dan

kaya akan protein. Bijinya bahkan memiliki profil asam amino yang sangat mirip

dengan kedelai sehingga sangat berpotensi menjadi alternatif sumber protein

nabati yang unggul untuk mencegah malanutrisi di negara-negara berkembang.

     Mengonsumsi kecipir

secara rutin dapat memberikan asupan vitamin, mineral, serta antioksidan yang

optimal bagi tubuh. Mengandalkan sumber alami dari sayuran seperti ini sama

pentingnya dengan usaha memenuhi kebutuhan gizi harian, layaknya ketika kamu

rutin beli vitamin dan suplemen untuk menjaga vitalitas. Antioksidan

yang terkandung di dalamnya sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang

memicu berbagai penyakit kronis di masa depan.

     Karena kaya akan

vitamin C, kecipir dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Senyawa ini

bekerja dengan cara merangsang produksi sel darah putih (limfosit dan fagosit)

yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi patogen seperti bakteri dan virus.

Vitamin C juga sangat penting untuk sintesis kolagen, yaitu protein struktural

yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan bebas dari kerutan. Selain itu, kandungan

vitamin dalam

superfood

ini bekerja melawan stres oksidatif akibat

paparan polusi, sinar UV, dan radikal bebas. Vitamin A juga memfasilitasi

regenerasi sel kulit baru.

     Kecipir juga merupakan salah satu sumber asam folat

(vitamin B9) alami yang sangat baik dibutuhkan ibu hamil. Senyawa ini

bertanggung jawab dalam proses sintesis DNA dan pembelahan sel. Selain itu, sayuran

ini memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yang berarti mengonsumsinya

tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis setelah makan.

Serat pangan yang terkandung di dalamnya juga memperlambat proses penyerapan

karbohidrat di dalam usus sehingga melancarkan sistem pencernaan dan dapat bisa

dijadikan sahabat terbaik saat menjalankan program diet. Belum lagi adanya

kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi terkandung dalam sayuran hebat

ini. Konsumsi rutin sayuran ini sangat bermanfaat mencegah pengeroposan tulang

(osteoporosis) pada usia lanjut serta mendukung pertumbuhan tulang yang optimal

pada anak-anak dan remaja. Walau secara umum kecipir aman untuk semua orang, namun

individu yang memiliki riwayat alergi berat terhadap kacang-kacangan (legum)

atau memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal kalsium-oksalat sebaiknya

membatasi konsumsinya dan lebih baik mengonsumsi kecipir yang sudah direbus

matang.

Hubungan

makna antara paragraf keempat dan kelima adalah …

0%
0%
0%
100%
0%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

     Buah kecipir, atau yang

dalam nama ilmiahnya dikenal sebagai

Psophocarpus tetragonolobus

,

merupakan salah satu jenis sayuran tropis yang sangat mudah ditemukan di

Indonesia. Sayuran yang memiliki bentuk unik dengan empat sudut bergerigi ini

sering kali dijadikan lalapan rebus, bahan campuran pecel, atau ditumis sebagai

hidangan pelengkap makan nasi. Sayangnya, meskipun harganya terjangkau dan

rasanya lezat, pamor kecipir masih kalah dibandingkan sayuran hijau lainnya, seperti

bayam atau brokoli.

     Padahal, dari sudut

pandang medis dan ilmu gizi, kecipir merupakan salah satu “superfood” lokal

yang menyimpan segudang nutrisi luar biasa. Hampir seluruh bagian dari tanaman

kecipir, mulai dari daun, bunga, akar, hingga bijinya, dapat dikonsumsi dan

kaya akan protein. Bijinya bahkan memiliki profil asam amino yang sangat mirip

dengan kedelai sehingga sangat berpotensi menjadi alternatif sumber protein

nabati yang unggul untuk mencegah malanutrisi di negara-negara berkembang.

     Mengonsumsi kecipir

secara rutin dapat memberikan asupan vitamin, mineral, serta antioksidan yang

optimal bagi tubuh. Mengandalkan sumber alami dari sayuran seperti ini sama

pentingnya dengan usaha memenuhi kebutuhan gizi harian, layaknya ketika kamu

rutin beli vitamin dan suplemen untuk menjaga vitalitas. Antioksidan

yang terkandung di dalamnya sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang

memicu berbagai penyakit kronis di masa depan.

     Karena kaya akan

vitamin C, kecipir dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Senyawa ini

bekerja dengan cara merangsang produksi sel darah putih (limfosit dan fagosit)

yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi patogen seperti bakteri dan virus.

Vitamin C juga sangat penting untuk sintesis kolagen, yaitu protein struktural

yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan bebas dari kerutan. Selain itu, kandungan

vitamin dalam

superfood

ini bekerja melawan stres oksidatif akibat

paparan polusi, sinar UV, dan radikal bebas. Vitamin A juga memfasilitasi

regenerasi sel kulit baru.

     Kecipir juga merupakan salah satu sumber asam folat

(vitamin B9) alami yang sangat baik dibutuhkan ibu hamil. Senyawa ini

bertanggung jawab dalam proses sintesis DNA dan pembelahan sel. Selain itu, sayuran

ini memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yang berarti mengonsumsinya

tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis setelah makan.

Serat pangan yang terkandung di dalamnya juga memperlambat proses penyerapan

karbohidrat di dalam usus sehingga melancarkan sistem pencernaan dan dapat bisa

dijadikan sahabat terbaik saat menjalankan program diet. Belum lagi adanya

kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi terkandung dalam sayuran hebat

ini. Konsumsi rutin sayuran ini sangat bermanfaat mencegah pengeroposan tulang

(osteoporosis) pada usia lanjut serta mendukung pertumbuhan tulang yang optimal

pada anak-anak dan remaja. Walau secara umum kecipir aman untuk semua orang, namun

individu yang memiliki riwayat alergi berat terhadap kacang-kacangan (legum)

atau memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal kalsium-oksalat sebaiknya

membatasi konsumsinya dan lebih baik mengonsumsi kecipir yang sudah direbus

matang.

Setelah  melihat semua kelebihan kecipir, hal apa saja

yang mungkin bisa kita dilakukan terhadap makanan super ini?

Jawaban

benar lebih dari satu.

0%
100%
100%
33%
67%
Переглянути це питання

 NASKAH / TEKS

     Buah kecipir, atau yang

dalam nama ilmiahnya dikenal sebagai

Psophocarpus tetragonolobus

,

merupakan salah satu jenis sayuran tropis yang sangat mudah ditemukan di

Indonesia. Sayuran yang memiliki bentuk unik dengan empat sudut bergerigi ini

sering kali dijadikan lalapan rebus, bahan campuran pecel, atau ditumis sebagai

hidangan pelengkap makan nasi. Sayangnya, meskipun harganya terjangkau dan

rasanya lezat, pamor kecipir masih kalah dibandingkan sayuran hijau lainnya, seperti

bayam atau brokoli.

     Padahal, dari sudut

pandang medis dan ilmu gizi, kecipir merupakan salah satu “superfood” lokal

yang menyimpan segudang nutrisi luar biasa. Hampir seluruh bagian dari tanaman

kecipir, mulai dari daun, bunga, akar, hingga bijinya, dapat dikonsumsi dan

kaya akan protein. Bijinya bahkan memiliki profil asam amino yang sangat mirip

dengan kedelai sehingga sangat berpotensi menjadi alternatif sumber protein

nabati yang unggul untuk mencegah malanutrisi di negara-negara berkembang.

     Mengonsumsi kecipir

secara rutin dapat memberikan asupan vitamin, mineral, serta antioksidan yang

optimal bagi tubuh. Mengandalkan sumber alami dari sayuran seperti ini sama

pentingnya dengan usaha memenuhi kebutuhan gizi harian, layaknya ketika kamu

rutin beli vitamin dan suplemen untuk menjaga vitalitas. Antioksidan

yang terkandung di dalamnya sangat efektif dalam menangkal radikal bebas yang

memicu berbagai penyakit kronis di masa depan.

     Karena kaya akan

vitamin C, kecipir dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Senyawa ini

bekerja dengan cara merangsang produksi sel darah putih (limfosit dan fagosit)

yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi patogen seperti bakteri dan virus.

Vitamin C juga sangat penting untuk sintesis kolagen, yaitu protein struktural

yang menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan bebas dari kerutan. Selain itu, kandungan

vitamin dalam

superfood

ini bekerja melawan stres oksidatif akibat

paparan polusi, sinar UV, dan radikal bebas. Vitamin A juga memfasilitasi

regenerasi sel kulit baru.

     Kecipir juga merupakan salah satu sumber asam folat

(vitamin B9) alami yang sangat baik dibutuhkan ibu hamil. Senyawa ini

bertanggung jawab dalam proses sintesis DNA dan pembelahan sel. Selain itu, sayuran

ini memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yang berarti mengonsumsinya

tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis setelah makan.

Serat pangan yang terkandung di dalamnya juga memperlambat proses penyerapan

karbohidrat di dalam usus sehingga melancarkan sistem pencernaan dan dapat bisa

dijadikan sahabat terbaik saat menjalankan program diet. Belum lagi adanya

kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi terkandung dalam sayuran hebat

ini. Konsumsi rutin sayuran ini sangat bermanfaat mencegah pengeroposan tulang

(osteoporosis) pada usia lanjut serta mendukung pertumbuhan tulang yang optimal

pada anak-anak dan remaja. Walau secara umum kecipir aman untuk semua orang, namun

individu yang memiliki riwayat alergi berat terhadap kacang-kacangan (legum)

atau memiliki kecenderungan pembentukan batu ginjal kalsium-oksalat sebaiknya

membatasi konsumsinya dan lebih baik mengonsumsi kecipir yang sudah direbus

matang.

Apa

ide pokok paragraf pertama pada teks tersebut?

0%
100%
0%
0%
0%
Переглянути це питання

Хочете миттєвий доступ до всіх перевірених відповідей на snbt-dua.prosusinten.org?

Отримайте необмежений доступ до відповідей на екзаменаційні питання - встановіть розширення Crowdly зараз!

Browser

Додати до Chrome