logo

Crowdly

Browser

Add to Chrome

TRY OUT UTBK UI 2026

Looking for TRY OUT UTBK UI 2026 test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for TRY OUT UTBK UI 2026 at 103.30.247.46.

Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!

Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan serta produktivitas karyawan. Namun, di Indonesia, kekerasan di tempat kerja masih menjadi persoalan serius yang sering kali tidak tertangani secara memadai. Berbagai survei menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja pernah mengalami bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, dengan perundungan dan pelecehan verbal sebagai bentuk yang paling sering terjadi.

Workplace bullying atau perundungan di tempat kerja mengacu pada perilaku negatif yang berulang, seperti penghinaan, intimidasi, pengucilan sosial, hingga pemberian tugas yang berlebihan atau tidak relevan. Perilaku ini berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban, menurunkan semangat kerja, dan merusak iklim organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks budaya kerja yang hierarkis, relasi kuasa antara atasan dan bawahan sering kali menjadi faktor yang memicu penyalahgunaan wewenang dan memperparah situasi tersebut.

Selain perundungan, diskriminasi terhadap latar belakang agama, suku, gender, orientasi seksual, maupun kondisi disabilitas juga masih ditemukan di banyak tempat kerja. Diskriminasi dapat muncul dalam bentuk nyata, seperti ketimpangan gaji. Secara halus, diskriminasi dapat berbentuk stereotip dalam pengambilan keputusan dan akses terhadap promosi. Minimnya mekanisme pelaporan yang aman dan budaya organisasi yang permisif menyebabkan korban enggan melapor karena khawatir akan stigma dan dampak terhadap karier mereka.

Kekerasan di tempat kerja tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi individu korban, tetapi juga merugikan organisasi secara luas melalui penurunan produktivitas, meningkatnya stres kerja, dan rusaknya reputasi perusahaan. Oleh karena itu, penerapan kebijakan nol toleransi atau zero tolerance terhadap kekerasan dan diskriminasi mutlak diperlukan. Kebijakan ini perlu disertai pelatihan, edukasi, serta sistem pelaporan yang transparan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja. (sumber: https://mum.id/news/)

 

Menurut bacaan tersebut, alasan para korban perundungan enggan melapor adalah ….

0%
100%
0%
0%
0%
View this question

Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan serta produktivitas karyawan. Namun, di Indonesia, kekerasan di tempat kerja masih menjadi persoalan serius yang sering kali tidak tertangani secara memadai. Berbagai survei menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja pernah mengalami bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, dengan perundungan dan pelecehan verbal sebagai bentuk yang paling sering terjadi.

Workplace bullying atau perundungan di tempat kerja mengacu pada perilaku negatif yang berulang, seperti penghinaan, intimidasi, pengucilan sosial, hingga pemberian tugas yang berlebihan atau tidak relevan. Perilaku ini berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban, menurunkan semangat kerja, dan merusak iklim organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks budaya kerja yang hierarkis, relasi kuasa antara atasan dan bawahan sering kali menjadi faktor yang memicu penyalahgunaan wewenang dan memperparah situasi tersebut.

Selain perundungan, diskriminasi terhadap latar belakang agama, suku, gender, orientasi seksual, maupun kondisi disabilitas juga masih ditemukan di banyak tempat kerja. Diskriminasi dapat muncul dalam bentuk nyata, seperti ketimpangan gaji. Secara halus, diskriminasi dapat berbentuk stereotip dalam pengambilan keputusan dan akses terhadap promosi. Minimnya mekanisme pelaporan yang aman dan budaya organisasi yang permisif menyebabkan korban enggan melapor karena khawatir akan stigma dan dampak terhadap karier mereka.

Kekerasan di tempat kerja tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi individu korban, tetapi juga merugikan organisasi secara luas melalui penurunan produktivitas, meningkatnya stres kerja, dan rusaknya reputasi perusahaan. Oleh karena itu, penerapan kebijakan nol toleransi atau zero tolerance terhadap kekerasan dan diskriminasi mutlak diperlukan. Kebijakan ini perlu disertai pelatihan, edukasi, serta sistem pelaporan yang transparan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja. (sumber: https://mum.id/news/)

 

Berdasarkan bacaan tersebut, mengapa lingkungan kerja yang banyak terjadi perundungan dapat memengaruhi kesejahteraan dan produktivitas?

100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan serta produktivitas karyawan. Namun, di Indonesia, kekerasan di tempat kerja masih menjadi persoalan serius yang sering kali tidak tertangani secara memadai. Berbagai survei menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja pernah mengalami bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, dengan perundungan dan pelecehan verbal sebagai bentuk yang paling sering terjadi.

Workplace bullying atau perundungan di tempat kerja mengacu pada perilaku negatif yang berulang, seperti penghinaan, intimidasi, pengucilan sosial, hingga pemberian tugas yang berlebihan atau tidak relevan. Perilaku ini berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban, menurunkan semangat kerja, dan merusak iklim organisasi secara keseluruhan. Dalam konteks budaya kerja yang hierarkis, relasi kuasa antara atasan dan bawahan sering kali menjadi faktor yang memicu penyalahgunaan wewenang dan memperparah situasi tersebut.

Selain perundungan, diskriminasi terhadap latar belakang agama, suku, gender, orientasi seksual, maupun kondisi disabilitas juga masih ditemukan di banyak tempat kerja. Diskriminasi dapat muncul dalam bentuk nyata, seperti ketimpangan gaji. Secara halus, diskriminasi dapat berbentuk stereotip dalam pengambilan keputusan dan akses terhadap promosi. Minimnya mekanisme pelaporan yang aman dan budaya organisasi yang permisif menyebabkan korban enggan melapor karena khawatir akan stigma dan dampak terhadap karier mereka.

Kekerasan di tempat kerja tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi individu korban, tetapi juga merugikan organisasi secara luas melalui penurunan produktivitas, meningkatnya stres kerja, dan rusaknya reputasi perusahaan. Oleh karena itu, penerapan kebijakan nol toleransi atau zero tolerance terhadap kekerasan dan diskriminasi mutlak diperlukan. Kebijakan ini perlu disertai pelatihan, edukasi, serta sistem pelaporan yang transparan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja. (sumber: https://mum.id/news/)

Gagasan utama pada bacaan di atas adalah ….

0%
0%
0%
0%
100%
View this question

Tempe diakui sebagai makanan asli Indonesia meskipun tidak diketahui secara pasti kapan tempe ditemukan. Tempe merupakan menu sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Masyarakat Yogyakarta dan Surakarta telah mengenal tempe sejak berabad-abad lalu, seperti tertulis dalam manuskrip Serat Centhini yang ditulis oleh Rangga Sutrasna pada masa pemerintahan Sultan Pakubuwana V di Surakarta. Kata tempe berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu tumpi, yang memiliki arti ‘makanan berwarna putih’. Pada abad ke-20, tempe mulai dikenal di pulau-pulau lain di Indonesia bahkan hingga di negara lain.

 

Tempe terbuat dari kacang kedelai putih yang dibersihkan, direndam, direbus, dan dicuci kembali untuk mengelupas kulitnya. Setelah itu, kedelai kembali dikukus dan direbus, lalu didinginkan sebelum diberikan ragi tempe. Kedelai yang sudah diberi ragi kemudian dibungkus atau dikemas sebelum difermentasi hingga akhirnya tumbuh jamur tempe.

 

Tempe dikenal sebagai makanan rakyat. Selain karena harganya yang terjangkau, tempe juga merupakan penunjang ekonomi masyarakat. Produsen tempe tersebar di berbagai daerah dan hampir semua produk tempe nasional dihasilkan dari industri rumah tangga. Dibuat oleh rakyat dan untuk rakyat, tempe merupakan jenis lauk yang disajikan sehari-hari. Saat ini, tempe sudah dikenal di mancanegara, seperti di negara-negara Asia, Amerika Serikat, Meksiko, Eropa, dan Australia. Bahkan di London, terdapat seseorang berkebangsaan Inggris yang berbisnis membuat tempe dan olahan tempe. Tempe masuk ke Amerika sejak 40 tahun lalu. Tempe juga diproduksi di Meksiko oleh seorang wanita yang jatuh cinta dengan tempe ketika mengunjungi Yogyakarta pada tahun 2003.

 

Tempe kian populer karena makin banyak masyarakat sadar akan manfaat dan kebaikan tempe bagi kesehatan. Tempe merupakan makanan bermanfaat bagi masa depan dunia yang menjadi bukti kejeniusan nenek moyang Indonesia. https://kemlu.go.id/files/repositori/80305/173860412267a0fe5a68a62_20230103_Adiboga_Ebook.pdf

 

Berdasarkan bacaan di atas, tempe dikenal sebagai makanan rakyat karena ...

0%
0%
0%
0%
100%
View this question

Tempe diakui sebagai makanan asli Indonesia meskipun tidak diketahui secara pasti kapan tempe ditemukan. Tempe merupakan menu sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Masyarakat Yogyakarta dan Surakarta telah mengenal tempe sejak berabad-abad lalu, seperti tertulis dalam manuskrip Serat Centhini yang ditulis oleh Rangga Sutrasna pada masa pemerintahan Sultan Pakubuwana V di Surakarta. Kata tempe berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu tumpi, yang memiliki arti ‘makanan berwarna putih’. Pada abad ke-20, tempe mulai dikenal di pulau-pulau lain di Indonesia bahkan hingga di negara lain.

 

Tempe terbuat dari kacang kedelai putih yang dibersihkan, direndam, direbus, dan dicuci kembali untuk mengelupas kulitnya. Setelah itu, kedelai kembali dikukus dan direbus, lalu didinginkan sebelum diberikan ragi tempe. Kedelai yang sudah diberi ragi kemudian dibungkus atau dikemas sebelum difermentasi hingga akhirnya tumbuh jamur tempe.

 

Tempe dikenal sebagai makanan rakyat. Selain karena harganya yang terjangkau, tempe juga merupakan penunjang ekonomi masyarakat. Produsen tempe tersebar di berbagai daerah dan hampir semua produk tempe nasional dihasilkan dari industri rumah tangga. Dibuat oleh rakyat dan untuk rakyat, tempe merupakan jenis lauk yang disajikan sehari-hari. Saat ini, tempe sudah dikenal di mancanegara, seperti di negara-negara Asia, Amerika Serikat, Meksiko, Eropa, dan Australia. Bahkan di London, terdapat seseorang berkebangsaan Inggris yang berbisnis membuat tempe dan olahan tempe. Tempe masuk ke Amerika sejak 40 tahun lalu. Tempe juga diproduksi di Meksiko oleh seorang wanita yang jatuh cinta dengan tempe ketika mengunjungi Yogyakarta pada tahun 2003.

 

Tempe kian populer karena makin banyak masyarakat sadar akan manfaat dan kebaikan tempe bagi kesehatan. Tempe merupakan makanan bermanfaat bagi masa depan dunia yang menjadi bukti kejeniusan nenek moyang Indonesia. https://kemlu.go.id/files/repositori/80305/173860412267a0fe5a68a62_20230103_Adiboga_Ebook.pdf

 

Mana pernyataan yang sesuai dengan bacaan di atas?

0%
0%
0%
100%
0%
View this question

Tempe diakui sebagai makanan asli Indonesia meskipun tidak diketahui secara pasti kapan tempe ditemukan. Tempe merupakan menu sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Masyarakat Yogyakarta dan Surakarta telah mengenal tempe sejak berabad-abad lalu, seperti tertulis dalam manuskrip Serat Centhini yang ditulis oleh Rangga Sutrasna pada masa pemerintahan Sultan Pakubuwana V di Surakarta. Kata tempe berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu tumpi, yang memiliki arti ‘makanan berwarna putih’. Pada abad ke-20, tempe mulai dikenal di pulau-pulau lain di Indonesia bahkan hingga di negara lain.

 

Tempe terbuat dari kacang kedelai putih yang dibersihkan, direndam, direbus, dan dicuci kembali untuk mengelupas kulitnya. Setelah itu, kedelai kembali dikukus dan direbus, lalu didinginkan sebelum diberikan ragi tempe. Kedelai yang sudah diberi ragi kemudian dibungkus atau dikemas sebelum difermentasi hingga akhirnya tumbuh jamur tempe.

 

Tempe dikenal sebagai makanan rakyat. Selain karena harganya yang terjangkau, tempe juga merupakan penunjang ekonomi masyarakat. Produsen tempe tersebar di berbagai daerah dan hampir semua produk tempe nasional dihasilkan dari industri rumah tangga. Dibuat oleh rakyat dan untuk rakyat, tempe merupakan jenis lauk yang disajikan sehari-hari. Saat ini, tempe sudah dikenal di mancanegara, seperti di negara-negara Asia, Amerika Serikat, Meksiko, Eropa, dan Australia. Bahkan di London, terdapat seseorang berkebangsaan Inggris yang berbisnis membuat tempe dan olahan tempe. Tempe masuk ke Amerika sejak 40 tahun lalu. Tempe juga diproduksi di Meksiko oleh seorang wanita yang jatuh cinta dengan tempe ketika mengunjungi Yogyakarta pada tahun 2003.

 

Tempe kian populer karena makin banyak masyarakat sadar akan manfaat dan kebaikan tempe bagi kesehatan. Tempe merupakan makanan bermanfaat bagi masa depan dunia yang menjadi bukti kejeniusan nenek moyang Indonesia. https://kemlu.go.id/files/repositori/80305/173860412267a0fe5a68a62_20230103_Adiboga_Ebook.pdf

 

Topik pada bacaan di atas adalah ...

0%
0%
0%
0%
0%
View this question

Laporan World Resources Institute (WRI) menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat pesisir sebagai pusat konservasi ekosistem laut Indonesia. WRI mendorong pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Peneliti WRI dalam laporannya untuk the Conversation mengungkapkan tren pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Dalam laporan berjudul “Trends in Marine Resources and Fisheries Management in Indonesia: A Review”, peneliti WRI menyoroti tiga cara untuk menempatkan manusia sebagai pusat pengelolaan ekosistem laut. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan perencanaan dan pengelolaan kawasan lindung untuk memastikan keterlibatan masyarakat pesisir.

 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi sumber daya laut, khususnya pada kawasan perlindungan laut (KPL). KPL merupakan kawasan laut yang dilindungi untuk tujuan konservasi. Luas KPL lebih dari 23,14 juta hektar. Mayoritas kawasan ini dikelola Pemda. Pemerintah berencana meningkatkan total luas KPL menjadi 32,5 juta hektar pada tahun 2030, atau sekitar 10% dari total wilayah laut di Indonesia.

 

Sementara itu, kawasan konservasi laut (KKL) di Indonesia mencakup Kawasan Konservasi Perairan, yang ditetapkan secara resmi oleh otoritas nasional, serta Langkah Efektif Lain untuk Konservasi Berbasis Kawasan, yang umumnya dikelola oleh masyarakat, otoritas adat, atau pihak swasta. Keduanya bersama-sama membentuk jaringan nasional konservasi laut berbasis kawasan. Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus rumah bagi salah satu ekosistem laut paling beragam di bumi. Perairannya terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yang dijuluki “Amazon Laut”, dan menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove, serta beragam spesies ikan. https://nationalgeographic.grid.id/

 

Laut di Indonesia mendapat julukan sebagai “Amazon Laut” karena …

 

0%
0%
100%
0%
0%
View this question

Laporan World Resources Institute (WRI) menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat pesisir sebagai pusat konservasi ekosistem laut Indonesia. WRI mendorong pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Peneliti WRI dalam laporannya untuk the Conversation mengungkapkan tren pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Dalam laporan berjudul “Trends in Marine Resources and Fisheries Management in Indonesia: A Review”, peneliti WRI menyoroti tiga cara untuk menempatkan manusia sebagai pusat pengelolaan ekosistem laut. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan perencanaan dan pengelolaan kawasan lindung untuk memastikan keterlibatan masyarakat pesisir.

 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi sumber daya laut, khususnya pada kawasan perlindungan laut (KPL). KPL merupakan kawasan laut yang dilindungi untuk tujuan konservasi. Luas KPL lebih dari 23,14 juta hektar. Mayoritas kawasan ini dikelola Pemda. Pemerintah berencana meningkatkan total luas KPL menjadi 32,5 juta hektar pada tahun 2030, atau sekitar 10% dari total wilayah laut di Indonesia.

 

Sementara itu, kawasan konservasi laut (KKL) di Indonesia mencakup Kawasan Konservasi Perairan, yang ditetapkan secara resmi oleh otoritas nasional, serta Langkah Efektif Lain untuk Konservasi Berbasis Kawasan, yang umumnya dikelola oleh masyarakat, otoritas adat, atau pihak swasta. Keduanya bersama-sama membentuk jaringan nasional konservasi laut berbasis kawasan. Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus rumah bagi salah satu ekosistem laut paling beragam di bumi. Perairannya terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yang dijuluki “Amazon Laut”, dan menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove, serta beragam spesies ikan. https://nationalgeographic.grid.id/

 

Pentingnya kawasan perindungan laut (KPL) bagi ekosistem kawasan pesisir di Indonesia adalah …

100%
0%
0%
0%
0%
View this question

Laporan World Resources Institute (WRI) menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat pesisir sebagai pusat konservasi ekosistem laut Indonesia. WRI mendorong pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Peneliti WRI dalam laporannya untuk the Conversation mengungkapkan tren pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Dalam laporan berjudul “Trends in Marine Resources and Fisheries Management in Indonesia: A Review”, peneliti WRI menyoroti tiga cara untuk menempatkan manusia sebagai pusat pengelolaan ekosistem laut. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan perencanaan dan pengelolaan kawasan lindung untuk memastikan keterlibatan masyarakat pesisir.

 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi sumber daya laut, khususnya pada kawasan perlindungan laut (KPL). KPL merupakan kawasan laut yang dilindungi untuk tujuan konservasi. Luas KPL lebih dari 23,14 juta hektar. Mayoritas kawasan ini dikelola Pemda. Pemerintah berencana meningkatkan total luas KPL menjadi 32,5 juta hektar pada tahun 2030, atau sekitar 10% dari total wilayah laut di Indonesia.

 

Sementara itu, kawasan konservasi laut (KKL) di Indonesia mencakup Kawasan Konservasi Perairan, yang ditetapkan secara resmi oleh otoritas nasional, serta Langkah Efektif Lain untuk Konservasi Berbasis Kawasan, yang umumnya dikelola oleh masyarakat, otoritas adat, atau pihak swasta. Keduanya bersama-sama membentuk jaringan nasional konservasi laut berbasis kawasan. Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus rumah bagi salah satu ekosistem laut paling beragam di bumi. Perairannya terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yang dijuluki “Amazon Laut”, dan menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove, serta beragam spesies ikan. https://nationalgeographic.grid.id/

 

Manakah pernyataan yang tidak sesuai dengan isi bacaan di atas?

0%
0%
0%
50%
50%
View this question

Laporan World Resources Institute (WRI) menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat pesisir sebagai pusat konservasi ekosistem laut Indonesia. WRI mendorong pembangunan sosio-ekonomi nasional secara inklusif dan berkelanjutan. Peneliti WRI dalam laporannya untuk the Conversation mengungkapkan tren pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Dalam laporan berjudul “Trends in Marine Resources and Fisheries Management in Indonesia: A Review”, peneliti WRI menyoroti tiga cara untuk menempatkan manusia sebagai pusat pengelolaan ekosistem laut. Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan perencanaan dan pengelolaan kawasan lindung untuk memastikan keterlibatan masyarakat pesisir.

 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi sumber daya laut, khususnya pada kawasan perlindungan laut (KPL). KPL merupakan kawasan laut yang dilindungi untuk tujuan konservasi. Luas KPL lebih dari 23,14 juta hektar. Mayoritas kawasan ini dikelola Pemda. Pemerintah berencana meningkatkan total luas KPL menjadi 32,5 juta hektar pada tahun 2030, atau sekitar 10% dari total wilayah laut di Indonesia.

 

Sementara itu, kawasan konservasi laut (KKL) di Indonesia mencakup Kawasan Konservasi Perairan, yang ditetapkan secara resmi oleh otoritas nasional, serta Langkah Efektif Lain untuk Konservasi Berbasis Kawasan, yang umumnya dikelola oleh masyarakat, otoritas adat, atau pihak swasta. Keduanya bersama-sama membentuk jaringan nasional konservasi laut berbasis kawasan. Dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus rumah bagi salah satu ekosistem laut paling beragam di bumi. Perairannya terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang, yang dijuluki “Amazon Laut”, dan menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove, serta beragam spesies ikan. https://nationalgeographic.grid.id/

 

Gagasan pokok dalam bacaan di atas adalah ….

0%
0%
0%
0%
0%
View this question

Want instant access to all verified answers on 103.30.247.46?

Get Unlimited Answers To Exam Questions - Install Crowdly Extension Now!

Browser

Add to Chrome