Looking for Course 3837 test answers and solutions? Browse our comprehensive collection of verified answers for Course 3837 at oase.unud.ac.id.
Get instant access to accurate answers and detailed explanations for your course questions. Our community-driven platform helps students succeed!
Sebuah CEA melaporkan incremental cost = Rp1 juta dan incremental effectiveness = -0,02 QALY. Interpretasi yang tepat adalah:
Sebuah meta-analisis RCT memiliki hasil RR 0,90; 95% CI 0,78–1,04 untuk mortalitas. Penulis menyimpulkan intervensi menurunkan mortalitas karena arah efek menguntungkan. Appraisal terbaik adalah:
Sebuah model evaluasi ekonomi menyatakan populasi “pasien dewasa”, tetapi efektivitas berasal dari pasien risiko tinggi, biaya dari pasien umum, dan utility dari pasien lansia. Appraisal paling tepat adalah:
Sebuah review menggunakan GRADE dan menurunkan certainty of evidence karena inconsistency, indirectness, dan imprecision. Apa implikasi paling tepat?
Sebuah review melaporkan hasil meta-analisis tetapi tidak menampilkan PRISMA flow diagram dan tidak menjelaskan alasan eksklusi artikel full-text. Masalah pelaporan utama adalah:
Dalam sebuah meta-analisis, outcome utama adalah penurunan tekanan darah. Hasil pooled mean difference adalah -2,1 mmHg; 95% CI -3,5 sampai -0,7; p = 0,004. Kesimpulan paling tepat untuk appraisal klinis adalah:
Sebuah review menggunakan Newcastle-Ottawa Scale untuk menilai semua studi yang dimasukkan, padahal sebagian besar studi adalah RCT. Apa kritik yang paling tepat?
Sebuah studi budget impact menyimpulkan obat baru cost-effective karena total anggaran meningkat kecil. Kritik terbaik adalah:
Sebuah CEA rumah sakit memasukkan biaya obat dan biaya laboratorium, tetapi tidak memasukkan biaya rawat inap ulang yang berbeda antar kelompok. Padahal readmission merupakan outcome penting. Kritik paling tepat adalah:
Sebuah evaluasi ekonomi obat kanker menggunakan surrogate outcome progression-free survival tetapi tidak memodelkan overall survival atau quality of life. Kritik terbaik adalah: